alexametrics
25.2 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Antrean Operasi Pasar Minyak Goreng Mengular

Wacanakan Operasi Pasar Khusus untuk Pelaku UMKM

Mobile_AP_Rectangle 1

DABASAH, Radar Ijen – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) kembali menggelar operasi pasar minyak goreng murah di beberapa titik, kemarin (24/2). Antusiasme masyarakat untuk mendapatkan minyak goreng cukup tinggi. Sejumlah masyarakat pun terlihat mengantre untuk mendapatkan barang tersebut.

Sejumlah ibu-ibu dari wilayah kota Bondowoso terlihat rela mengantre dalam beberapa waktu untuk membeli minyak goreng. Bahkan, sejumlah bapak-bapak pun terlihat ikut mengantre. Akibatnya, antrean memanjang hingga jalan raya. Ribuan minyak pun ludes dibeli warga, meski pembelian dibatasi maksimal dua liter setiap orang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, dalam operasi yang bekerja sama dengan distributor di Sidoarjo tersebut, jenis minyak goreng yang disediakan adalah kemasan sederhana, dengan harga Rp 13.500 per liter. Sebanyak 6.000 liter minyak disiapkan untuk kegiatan tersebut di lima titik. Di antaranya area Pasar Tlogosari, Pasar Pujer, Pasar Tamanan, Pasar Jambesari, masing-masing seribu liter. Kemudian, di area Gerbong Maut Alun-Alun RBA Ki Ronggo sebanyak 2.000 liter.

Mobile_AP_Rectangle 2

Salah seorang warga, Fani, mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar yang dilakukan di pusat kota itu. Terlebih, dalam beberapa waktu lalu dia tidak mendapatkan minyak goreng untuk kebutuhan sehari-hari. Sebab, menurutnya, dalam beberapa pekan terakhir, minyak goreng yang harganya sesuai dengan ketentuan pemerintah sulit ditemui. “Meskipun ada, biasanya cepat habis dan stoknya terbatas di toko penyedia minyak goreng itu,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia rela mengantre bersama sejumlah warga lainnya, demi mendapatkan minyak goreng murah sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, pihaknya juga menegaskan tidak berani untuk membeli minyak goreng secara online. “Banyak dijual secara online sebenarnya,” imbuhnya.

- Advertisement -

DABASAH, Radar Ijen – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) kembali menggelar operasi pasar minyak goreng murah di beberapa titik, kemarin (24/2). Antusiasme masyarakat untuk mendapatkan minyak goreng cukup tinggi. Sejumlah masyarakat pun terlihat mengantre untuk mendapatkan barang tersebut.

Sejumlah ibu-ibu dari wilayah kota Bondowoso terlihat rela mengantre dalam beberapa waktu untuk membeli minyak goreng. Bahkan, sejumlah bapak-bapak pun terlihat ikut mengantre. Akibatnya, antrean memanjang hingga jalan raya. Ribuan minyak pun ludes dibeli warga, meski pembelian dibatasi maksimal dua liter setiap orang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, dalam operasi yang bekerja sama dengan distributor di Sidoarjo tersebut, jenis minyak goreng yang disediakan adalah kemasan sederhana, dengan harga Rp 13.500 per liter. Sebanyak 6.000 liter minyak disiapkan untuk kegiatan tersebut di lima titik. Di antaranya area Pasar Tlogosari, Pasar Pujer, Pasar Tamanan, Pasar Jambesari, masing-masing seribu liter. Kemudian, di area Gerbong Maut Alun-Alun RBA Ki Ronggo sebanyak 2.000 liter.

Salah seorang warga, Fani, mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar yang dilakukan di pusat kota itu. Terlebih, dalam beberapa waktu lalu dia tidak mendapatkan minyak goreng untuk kebutuhan sehari-hari. Sebab, menurutnya, dalam beberapa pekan terakhir, minyak goreng yang harganya sesuai dengan ketentuan pemerintah sulit ditemui. “Meskipun ada, biasanya cepat habis dan stoknya terbatas di toko penyedia minyak goreng itu,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia rela mengantre bersama sejumlah warga lainnya, demi mendapatkan minyak goreng murah sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, pihaknya juga menegaskan tidak berani untuk membeli minyak goreng secara online. “Banyak dijual secara online sebenarnya,” imbuhnya.

DABASAH, Radar Ijen – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) kembali menggelar operasi pasar minyak goreng murah di beberapa titik, kemarin (24/2). Antusiasme masyarakat untuk mendapatkan minyak goreng cukup tinggi. Sejumlah masyarakat pun terlihat mengantre untuk mendapatkan barang tersebut.

Sejumlah ibu-ibu dari wilayah kota Bondowoso terlihat rela mengantre dalam beberapa waktu untuk membeli minyak goreng. Bahkan, sejumlah bapak-bapak pun terlihat ikut mengantre. Akibatnya, antrean memanjang hingga jalan raya. Ribuan minyak pun ludes dibeli warga, meski pembelian dibatasi maksimal dua liter setiap orang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, dalam operasi yang bekerja sama dengan distributor di Sidoarjo tersebut, jenis minyak goreng yang disediakan adalah kemasan sederhana, dengan harga Rp 13.500 per liter. Sebanyak 6.000 liter minyak disiapkan untuk kegiatan tersebut di lima titik. Di antaranya area Pasar Tlogosari, Pasar Pujer, Pasar Tamanan, Pasar Jambesari, masing-masing seribu liter. Kemudian, di area Gerbong Maut Alun-Alun RBA Ki Ronggo sebanyak 2.000 liter.

Salah seorang warga, Fani, mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar yang dilakukan di pusat kota itu. Terlebih, dalam beberapa waktu lalu dia tidak mendapatkan minyak goreng untuk kebutuhan sehari-hari. Sebab, menurutnya, dalam beberapa pekan terakhir, minyak goreng yang harganya sesuai dengan ketentuan pemerintah sulit ditemui. “Meskipun ada, biasanya cepat habis dan stoknya terbatas di toko penyedia minyak goreng itu,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia rela mengantre bersama sejumlah warga lainnya, demi mendapatkan minyak goreng murah sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, pihaknya juga menegaskan tidak berani untuk membeli minyak goreng secara online. “Banyak dijual secara online sebenarnya,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/