alexametrics
28.7 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Tawarkan Sensasi Rambut Dipotong Napi

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kini, warga yang ingin merasakan sensasi pangkas rambut ala Bang Napi bisa mengunjungi barbershop Lapas Kelas II B Bondowoso. Berlokasi di samping bangunan lapas, tepatnya Galeri Bang Napi, barbershop itu dibuka tiap harinya.

Mulai pukul 9.00 hingga siang hari. Para pria yang memangkas rambut di barbershop itu tak lain adalah para narapidana warga binaan pemasyarakatan (WBP). Namun, WBP itu sudah melalui tahapan dan proses panjang untuk bisa bekerja di luar gedung lapas. Tetapi, masih berada di satu area Lapas Bondowoso.

“WBP itu sudah disidang tim pengamat pemasyarakatan (TPP) untuk dapat bekerja di luar. Sebelumnya, WBP itu menjadi tamping (narapidana yang dipercaya dan seolah dipekerjakan, Red),” ujar Mamatrono, Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan dan Pendidikan (Binadik) Lapas Bondowoso.

Mobile_AP_Rectangle 2

Mamatrono menambahkan, WBP tersebut akhirnya juga diarahkan pada keterampilan barbershop. “Dan ternyata bisa. Akhirnya dibuka kembali barbershop itu,” imbuhnya.

Sebelumnya, barbershop Lapas Bondowoso sempat vakum selama beberapa bulan. Barbershop tersebut menawarkan paket komplet pangkas rambut. Pelanggan hanya dikenakan Rp 10 ribu untuk pangkas rambut, sekaligus keramas.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kini, warga yang ingin merasakan sensasi pangkas rambut ala Bang Napi bisa mengunjungi barbershop Lapas Kelas II B Bondowoso. Berlokasi di samping bangunan lapas, tepatnya Galeri Bang Napi, barbershop itu dibuka tiap harinya.

Mulai pukul 9.00 hingga siang hari. Para pria yang memangkas rambut di barbershop itu tak lain adalah para narapidana warga binaan pemasyarakatan (WBP). Namun, WBP itu sudah melalui tahapan dan proses panjang untuk bisa bekerja di luar gedung lapas. Tetapi, masih berada di satu area Lapas Bondowoso.

“WBP itu sudah disidang tim pengamat pemasyarakatan (TPP) untuk dapat bekerja di luar. Sebelumnya, WBP itu menjadi tamping (narapidana yang dipercaya dan seolah dipekerjakan, Red),” ujar Mamatrono, Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan dan Pendidikan (Binadik) Lapas Bondowoso.

Mamatrono menambahkan, WBP tersebut akhirnya juga diarahkan pada keterampilan barbershop. “Dan ternyata bisa. Akhirnya dibuka kembali barbershop itu,” imbuhnya.

Sebelumnya, barbershop Lapas Bondowoso sempat vakum selama beberapa bulan. Barbershop tersebut menawarkan paket komplet pangkas rambut. Pelanggan hanya dikenakan Rp 10 ribu untuk pangkas rambut, sekaligus keramas.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kini, warga yang ingin merasakan sensasi pangkas rambut ala Bang Napi bisa mengunjungi barbershop Lapas Kelas II B Bondowoso. Berlokasi di samping bangunan lapas, tepatnya Galeri Bang Napi, barbershop itu dibuka tiap harinya.

Mulai pukul 9.00 hingga siang hari. Para pria yang memangkas rambut di barbershop itu tak lain adalah para narapidana warga binaan pemasyarakatan (WBP). Namun, WBP itu sudah melalui tahapan dan proses panjang untuk bisa bekerja di luar gedung lapas. Tetapi, masih berada di satu area Lapas Bondowoso.

“WBP itu sudah disidang tim pengamat pemasyarakatan (TPP) untuk dapat bekerja di luar. Sebelumnya, WBP itu menjadi tamping (narapidana yang dipercaya dan seolah dipekerjakan, Red),” ujar Mamatrono, Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan dan Pendidikan (Binadik) Lapas Bondowoso.

Mamatrono menambahkan, WBP tersebut akhirnya juga diarahkan pada keterampilan barbershop. “Dan ternyata bisa. Akhirnya dibuka kembali barbershop itu,” imbuhnya.

Sebelumnya, barbershop Lapas Bondowoso sempat vakum selama beberapa bulan. Barbershop tersebut menawarkan paket komplet pangkas rambut. Pelanggan hanya dikenakan Rp 10 ribu untuk pangkas rambut, sekaligus keramas.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/