alexametrics
21.3 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Pasar Kejayan Masih Sepi

Hanya Tiga Kios yang Buka

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pasar rakyat yang terletak di Desa Kejayan, Pujer, hingga sekarang belum ramai. Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, kemarin, hanya ada tiga kios yang buka pada siang harinya.

Salah satu kios itu milik Sumargo. Perempuan paruh baya asli Desa Pakisan, Tlogosari, itu membenarkan bahwa sehari-harinya pasar Kejayan belum banyak pembeli. “Ya kalau hari Kamis saja lumayan ramai. Karena kan Pasar Kamisan. Tapi, kalau hari biasa ya sepi-sepi saja,” ujar Sumargo.

Lebih lanjut, sehari-hari di kios depan pasar hanya ada tiga pedagang yang aktif membuka kiosnya. Selebihnya, nyaris tutup semua. “Dulu, awal-awal pembukaan pasar, memang banyak kios yang buka. Tetapi, lama-kelamaan sepi, akhirnya para pedagang pindah ke Pasar Pujer,” imbuh dia.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pasar Kejayan sendiri menjadi pasar yang sudah direvitalisasi. Pada tahun anggaran (TA) 2017 silam alokasinya sebesar Rp 6 miliar dari anggaran pusat. Realisasinya dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pasar rakyat yang terletak di Desa Kejayan, Pujer, hingga sekarang belum ramai. Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, kemarin, hanya ada tiga kios yang buka pada siang harinya.

Salah satu kios itu milik Sumargo. Perempuan paruh baya asli Desa Pakisan, Tlogosari, itu membenarkan bahwa sehari-harinya pasar Kejayan belum banyak pembeli. “Ya kalau hari Kamis saja lumayan ramai. Karena kan Pasar Kamisan. Tapi, kalau hari biasa ya sepi-sepi saja,” ujar Sumargo.

Lebih lanjut, sehari-hari di kios depan pasar hanya ada tiga pedagang yang aktif membuka kiosnya. Selebihnya, nyaris tutup semua. “Dulu, awal-awal pembukaan pasar, memang banyak kios yang buka. Tetapi, lama-kelamaan sepi, akhirnya para pedagang pindah ke Pasar Pujer,” imbuh dia.

Pasar Kejayan sendiri menjadi pasar yang sudah direvitalisasi. Pada tahun anggaran (TA) 2017 silam alokasinya sebesar Rp 6 miliar dari anggaran pusat. Realisasinya dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pasar rakyat yang terletak di Desa Kejayan, Pujer, hingga sekarang belum ramai. Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, kemarin, hanya ada tiga kios yang buka pada siang harinya.

Salah satu kios itu milik Sumargo. Perempuan paruh baya asli Desa Pakisan, Tlogosari, itu membenarkan bahwa sehari-harinya pasar Kejayan belum banyak pembeli. “Ya kalau hari Kamis saja lumayan ramai. Karena kan Pasar Kamisan. Tapi, kalau hari biasa ya sepi-sepi saja,” ujar Sumargo.

Lebih lanjut, sehari-hari di kios depan pasar hanya ada tiga pedagang yang aktif membuka kiosnya. Selebihnya, nyaris tutup semua. “Dulu, awal-awal pembukaan pasar, memang banyak kios yang buka. Tetapi, lama-kelamaan sepi, akhirnya para pedagang pindah ke Pasar Pujer,” imbuh dia.

Pasar Kejayan sendiri menjadi pasar yang sudah direvitalisasi. Pada tahun anggaran (TA) 2017 silam alokasinya sebesar Rp 6 miliar dari anggaran pusat. Realisasinya dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/