alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Dibenahi Setelah Viral di Media Sosial

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Jalan berlubang di Gladak Pekke’ (Madura; jembatan putus, Red) di Desa Koncer, Kecamatan Tenggarang, akhirnya diperbaiki. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bondowoso turun setelah jembatan ini ramai dibahas di media sosial.

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, jembatan berlubang itu sempat viral di media sosial. Banyak komentar warganet yang berharap dinas terkait agar sesegera mungkin melakukan perbaikan. Mereka menganggap lubang di jembatan itu sangat membahayakan pengendara. Khususnya bagi pengendara roda dua. Lubang itu tergolong cukup besar, karena ukurannya mencapai diameter 40 sentimeter.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lubang tersebut sudah ada sejak sebulan belakangan. Tetapi, awalnya kecil. Sempat dilakukan penambalan, namun kembali berlubang. Bahkan semakin besar. Untuk keamanan, warga memasang pembatas jalan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hergiar Yuli Pramanto, Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas PUPR, mengatakan, perbaikan tersebut dilakukan berdasarkan laporan yang diterima dari warga melalui media sosial. Dirinya juga memperkirakan lubang yang ada sudah cukup lama sehingga membesar seperti yang terjadi saat ini. Apalagi selama ini belum ada anggaran untuk perbaikan. “Pemda hanya ada anggaran perawatan,” ujarnya.

Ke depannya, sepanjang jalan di jembatan tersebut akan dicor. “Sebenarnya gak boleh dilewati kendaraan-kendaraan berat dulu” terangnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Jalan berlubang di Gladak Pekke’ (Madura; jembatan putus, Red) di Desa Koncer, Kecamatan Tenggarang, akhirnya diperbaiki. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bondowoso turun setelah jembatan ini ramai dibahas di media sosial.

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, jembatan berlubang itu sempat viral di media sosial. Banyak komentar warganet yang berharap dinas terkait agar sesegera mungkin melakukan perbaikan. Mereka menganggap lubang di jembatan itu sangat membahayakan pengendara. Khususnya bagi pengendara roda dua. Lubang itu tergolong cukup besar, karena ukurannya mencapai diameter 40 sentimeter.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lubang tersebut sudah ada sejak sebulan belakangan. Tetapi, awalnya kecil. Sempat dilakukan penambalan, namun kembali berlubang. Bahkan semakin besar. Untuk keamanan, warga memasang pembatas jalan.

Hergiar Yuli Pramanto, Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas PUPR, mengatakan, perbaikan tersebut dilakukan berdasarkan laporan yang diterima dari warga melalui media sosial. Dirinya juga memperkirakan lubang yang ada sudah cukup lama sehingga membesar seperti yang terjadi saat ini. Apalagi selama ini belum ada anggaran untuk perbaikan. “Pemda hanya ada anggaran perawatan,” ujarnya.

Ke depannya, sepanjang jalan di jembatan tersebut akan dicor. “Sebenarnya gak boleh dilewati kendaraan-kendaraan berat dulu” terangnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Jalan berlubang di Gladak Pekke’ (Madura; jembatan putus, Red) di Desa Koncer, Kecamatan Tenggarang, akhirnya diperbaiki. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bondowoso turun setelah jembatan ini ramai dibahas di media sosial.

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, jembatan berlubang itu sempat viral di media sosial. Banyak komentar warganet yang berharap dinas terkait agar sesegera mungkin melakukan perbaikan. Mereka menganggap lubang di jembatan itu sangat membahayakan pengendara. Khususnya bagi pengendara roda dua. Lubang itu tergolong cukup besar, karena ukurannya mencapai diameter 40 sentimeter.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lubang tersebut sudah ada sejak sebulan belakangan. Tetapi, awalnya kecil. Sempat dilakukan penambalan, namun kembali berlubang. Bahkan semakin besar. Untuk keamanan, warga memasang pembatas jalan.

Hergiar Yuli Pramanto, Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas PUPR, mengatakan, perbaikan tersebut dilakukan berdasarkan laporan yang diterima dari warga melalui media sosial. Dirinya juga memperkirakan lubang yang ada sudah cukup lama sehingga membesar seperti yang terjadi saat ini. Apalagi selama ini belum ada anggaran untuk perbaikan. “Pemda hanya ada anggaran perawatan,” ujarnya.

Ke depannya, sepanjang jalan di jembatan tersebut akan dicor. “Sebenarnya gak boleh dilewati kendaraan-kendaraan berat dulu” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/