alexametrics
23.4 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Antisipasi Lonjakan Pengunjung di Pandawa Ninggil

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Jalan viral yang disebut sebagai Pandawa Ninggil di Desa Botolinggo, Kecamatan Botolinggo, tengah menjadi perhatian Polres Bondowoso dalam momen Natal dan tahun baru kali ini. Jalan viral yang serupa akses jalan di Pantai Pandawa yang berada di Bali itu cukup viral di Bondowoso, akhir-akhir ini. Jalan yang sisi kanan dan kirinya berupa tebing berlumut tersebut menarik perhatian warga. Terlebih setelah banyak warga berswafoto dan diunggah di sosial media.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Bondowoso AKBP Herman Priyanto mengatakan, Pandawa Ninggil di Botolinggo itu sebenarnya bukan tempat wisata, namun ramai dikunjungi oleh masyarakat. “Di sana bukan destinasi wisata, akan tetapi ramainya mengalahkan destinasi wisata Batu Soon dan Kawah Ijen,” ujar Herman saat dikonfirmasi, (23/12) kemarin.

Guna mengantisipasi keramaian tersebut, kata Herman, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak di Kecamatan Botolinggo untuk melakukan patroli di tempat tersebut. “Kami sudah koordinasi, termasuk dengan teman-teman Satpol PP. Jadi, setiap saat kami lakukan patroli, bukan hanya saat pelaksanaan Nataru. Termasuk hari libur, seperti hari Sabtu dan Minggu, ada petugas yang melakukan patroli di sana,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, kata Herman, pihaknya juga telah memerintahkan petugas patroli untuk mengedukasi pengunjung mengenai bahaya berfoto di jalan umum tersebut. “Di sana telah ditempeli tulisan Bukan Tempat Selfie dan Bukan Tempat Parkir untuk edukasi. Karena di sana jalan umum, bukan destinasi wisata. Dikhawatirkan runtuh juga di sana,” pungkasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Jalan viral yang disebut sebagai Pandawa Ninggil di Desa Botolinggo, Kecamatan Botolinggo, tengah menjadi perhatian Polres Bondowoso dalam momen Natal dan tahun baru kali ini. Jalan viral yang serupa akses jalan di Pantai Pandawa yang berada di Bali itu cukup viral di Bondowoso, akhir-akhir ini. Jalan yang sisi kanan dan kirinya berupa tebing berlumut tersebut menarik perhatian warga. Terlebih setelah banyak warga berswafoto dan diunggah di sosial media.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Bondowoso AKBP Herman Priyanto mengatakan, Pandawa Ninggil di Botolinggo itu sebenarnya bukan tempat wisata, namun ramai dikunjungi oleh masyarakat. “Di sana bukan destinasi wisata, akan tetapi ramainya mengalahkan destinasi wisata Batu Soon dan Kawah Ijen,” ujar Herman saat dikonfirmasi, (23/12) kemarin.

Guna mengantisipasi keramaian tersebut, kata Herman, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak di Kecamatan Botolinggo untuk melakukan patroli di tempat tersebut. “Kami sudah koordinasi, termasuk dengan teman-teman Satpol PP. Jadi, setiap saat kami lakukan patroli, bukan hanya saat pelaksanaan Nataru. Termasuk hari libur, seperti hari Sabtu dan Minggu, ada petugas yang melakukan patroli di sana,” jelasnya.

Selain itu, kata Herman, pihaknya juga telah memerintahkan petugas patroli untuk mengedukasi pengunjung mengenai bahaya berfoto di jalan umum tersebut. “Di sana telah ditempeli tulisan Bukan Tempat Selfie dan Bukan Tempat Parkir untuk edukasi. Karena di sana jalan umum, bukan destinasi wisata. Dikhawatirkan runtuh juga di sana,” pungkasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Jalan viral yang disebut sebagai Pandawa Ninggil di Desa Botolinggo, Kecamatan Botolinggo, tengah menjadi perhatian Polres Bondowoso dalam momen Natal dan tahun baru kali ini. Jalan viral yang serupa akses jalan di Pantai Pandawa yang berada di Bali itu cukup viral di Bondowoso, akhir-akhir ini. Jalan yang sisi kanan dan kirinya berupa tebing berlumut tersebut menarik perhatian warga. Terlebih setelah banyak warga berswafoto dan diunggah di sosial media.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Bondowoso AKBP Herman Priyanto mengatakan, Pandawa Ninggil di Botolinggo itu sebenarnya bukan tempat wisata, namun ramai dikunjungi oleh masyarakat. “Di sana bukan destinasi wisata, akan tetapi ramainya mengalahkan destinasi wisata Batu Soon dan Kawah Ijen,” ujar Herman saat dikonfirmasi, (23/12) kemarin.

Guna mengantisipasi keramaian tersebut, kata Herman, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak di Kecamatan Botolinggo untuk melakukan patroli di tempat tersebut. “Kami sudah koordinasi, termasuk dengan teman-teman Satpol PP. Jadi, setiap saat kami lakukan patroli, bukan hanya saat pelaksanaan Nataru. Termasuk hari libur, seperti hari Sabtu dan Minggu, ada petugas yang melakukan patroli di sana,” jelasnya.

Selain itu, kata Herman, pihaknya juga telah memerintahkan petugas patroli untuk mengedukasi pengunjung mengenai bahaya berfoto di jalan umum tersebut. “Di sana telah ditempeli tulisan Bukan Tempat Selfie dan Bukan Tempat Parkir untuk edukasi. Karena di sana jalan umum, bukan destinasi wisata. Dikhawatirkan runtuh juga di sana,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/