alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Amankan Perayaan Nataru, Pemkab Bondowoso Siapkan Ratusan Petugas Gabungan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Puluhan orang dari unsur kepolisian, TNI, hingga sejumlah instansi pemerintah Kabupaten Bondowoso terlihat berkumpul di halaman Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Bondowoso, kemarin (23/12) pagi. Mereka mengikuti apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Lilin Semeru 2021. Apel tersebut bertujuan untuk memeriksa kesiapan petugas gabungan yang akan diterjunkan selama Natal dan tahun baru.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin. Diikuti secara langsung oleh forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) lainnya, yaitu terdiri atas Kapolres Bondowoso AKBP Herman Priyanto, Komandan Kodim 0822 Letkol Kav Widi Widayat, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, kesiapan masing-masing anggota gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Gerakan Pramuka, Sat Brimob, dan beberapa tim lainnya diperiksa secara keseluruhan. Tidak hanya itu, sejumlah peralatan yang akan mereka gunakan selama pengamanan Natal dan tahun baru juga diperiksa.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menyampaikan, apel ini dilakukan dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan tahun baru. Rencananya, pengamanan tersebut akan dilaksanakan selama 10 hari, yakni mulai 24 Desember hingga 2 Januari 2022 mendatang.

Pihaknya juga mendorong para petugas gabungan dalam melakukan penindakan harus mengedepankan tindakan preventif dan preemtif yang humanis. Serta penegakan hukum secara tegas dan profesional. “Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga menegaskan harus mengantisipasi dan mewaspadai adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah yang dianggap rawan tindak kejahatan atau pelanggaran lainnya. Dirinya mencontohkan, kecelakaan lalu lintas, curat, curanmor, tawuran antarkelompok, ancaman terorisme, serta radikalisme. Karena itulah, pihaknya mendorong agar seluruh jajaran terkait untuk mampu menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Puluhan orang dari unsur kepolisian, TNI, hingga sejumlah instansi pemerintah Kabupaten Bondowoso terlihat berkumpul di halaman Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Bondowoso, kemarin (23/12) pagi. Mereka mengikuti apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Lilin Semeru 2021. Apel tersebut bertujuan untuk memeriksa kesiapan petugas gabungan yang akan diterjunkan selama Natal dan tahun baru.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin. Diikuti secara langsung oleh forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) lainnya, yaitu terdiri atas Kapolres Bondowoso AKBP Herman Priyanto, Komandan Kodim 0822 Letkol Kav Widi Widayat, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, kesiapan masing-masing anggota gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Gerakan Pramuka, Sat Brimob, dan beberapa tim lainnya diperiksa secara keseluruhan. Tidak hanya itu, sejumlah peralatan yang akan mereka gunakan selama pengamanan Natal dan tahun baru juga diperiksa.

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menyampaikan, apel ini dilakukan dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan tahun baru. Rencananya, pengamanan tersebut akan dilaksanakan selama 10 hari, yakni mulai 24 Desember hingga 2 Januari 2022 mendatang.

Pihaknya juga mendorong para petugas gabungan dalam melakukan penindakan harus mengedepankan tindakan preventif dan preemtif yang humanis. Serta penegakan hukum secara tegas dan profesional. “Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga menegaskan harus mengantisipasi dan mewaspadai adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah yang dianggap rawan tindak kejahatan atau pelanggaran lainnya. Dirinya mencontohkan, kecelakaan lalu lintas, curat, curanmor, tawuran antarkelompok, ancaman terorisme, serta radikalisme. Karena itulah, pihaknya mendorong agar seluruh jajaran terkait untuk mampu menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Puluhan orang dari unsur kepolisian, TNI, hingga sejumlah instansi pemerintah Kabupaten Bondowoso terlihat berkumpul di halaman Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Bondowoso, kemarin (23/12) pagi. Mereka mengikuti apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Lilin Semeru 2021. Apel tersebut bertujuan untuk memeriksa kesiapan petugas gabungan yang akan diterjunkan selama Natal dan tahun baru.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin. Diikuti secara langsung oleh forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) lainnya, yaitu terdiri atas Kapolres Bondowoso AKBP Herman Priyanto, Komandan Kodim 0822 Letkol Kav Widi Widayat, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, kesiapan masing-masing anggota gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Gerakan Pramuka, Sat Brimob, dan beberapa tim lainnya diperiksa secara keseluruhan. Tidak hanya itu, sejumlah peralatan yang akan mereka gunakan selama pengamanan Natal dan tahun baru juga diperiksa.

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menyampaikan, apel ini dilakukan dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan tahun baru. Rencananya, pengamanan tersebut akan dilaksanakan selama 10 hari, yakni mulai 24 Desember hingga 2 Januari 2022 mendatang.

Pihaknya juga mendorong para petugas gabungan dalam melakukan penindakan harus mengedepankan tindakan preventif dan preemtif yang humanis. Serta penegakan hukum secara tegas dan profesional. “Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga menegaskan harus mengantisipasi dan mewaspadai adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah yang dianggap rawan tindak kejahatan atau pelanggaran lainnya. Dirinya mencontohkan, kecelakaan lalu lintas, curat, curanmor, tawuran antarkelompok, ancaman terorisme, serta radikalisme. Karena itulah, pihaknya mendorong agar seluruh jajaran terkait untuk mampu menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/