30.2 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Tetap Museum atau Reaktivasi Jalur KA?

Masuk Tahap Studi Kelayakan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Stasiun Kereta Api Bondowoso yang penuh dengan kenangan tragedi Gerbong Maut memang sudah tidak beroperasi sejak 2004 silam. Oleh sebab itu, tempat tersebut dialihkan menjadi Museum Kereta Api pertama di Jatim. Namun, belakangan muncul wacana bahwa tempat tersebut akan direaktivasi.

BACA JUGA : Menang 4 – 1 atas Australia, Prancis Pimpin Grup D Piala Dunia 2022

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Ijen, Museum Kereta Api Bondowoso dalam beberapa waktu terakhir banyak melakukan pembenahan. Termasuk penambahan sejumlah alat perkeretaapian zaman dahulu. Tujuannya untuk memberikan ruang bagi wisatawan, khususnya pelajar, tentang sejarah kereta api lintas Kalisat-Bondowoso-Panarukan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dikonfirmasi terkait wacana reaktivasi, Broer Rizal, Vice President PT KAI Daop 9 Jember, mengatakan, reaktivasi merupakan kewenangan dari Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Bagian Timur. Namun, pihaknya membenarkan terkait adanya wacana tersebut. “Nanti ketika rencana tersebut lebih matang. Tentu kami akan kami koordinasikan dengan Pemkab Bondowoso,” katanya.

Sementara itu, Humas BTP Wilayah Jawa Bagian Timur Alfaviega Septian Pravangasta menyebut, jalur Kalisat-Bondowoso-Panarukan saat ini masih sedang dilakukan studi kelayakan, bersama empat jalur mati yang lain. Di antaranya, Madiun-Slahung, Klakah-Lumajang-Pasirian, Jombang-Babat-Tuban, dan Bangkalan-Sumenep.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Stasiun Kereta Api Bondowoso yang penuh dengan kenangan tragedi Gerbong Maut memang sudah tidak beroperasi sejak 2004 silam. Oleh sebab itu, tempat tersebut dialihkan menjadi Museum Kereta Api pertama di Jatim. Namun, belakangan muncul wacana bahwa tempat tersebut akan direaktivasi.

BACA JUGA : Menang 4 – 1 atas Australia, Prancis Pimpin Grup D Piala Dunia 2022

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Ijen, Museum Kereta Api Bondowoso dalam beberapa waktu terakhir banyak melakukan pembenahan. Termasuk penambahan sejumlah alat perkeretaapian zaman dahulu. Tujuannya untuk memberikan ruang bagi wisatawan, khususnya pelajar, tentang sejarah kereta api lintas Kalisat-Bondowoso-Panarukan.

Dikonfirmasi terkait wacana reaktivasi, Broer Rizal, Vice President PT KAI Daop 9 Jember, mengatakan, reaktivasi merupakan kewenangan dari Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Bagian Timur. Namun, pihaknya membenarkan terkait adanya wacana tersebut. “Nanti ketika rencana tersebut lebih matang. Tentu kami akan kami koordinasikan dengan Pemkab Bondowoso,” katanya.

Sementara itu, Humas BTP Wilayah Jawa Bagian Timur Alfaviega Septian Pravangasta menyebut, jalur Kalisat-Bondowoso-Panarukan saat ini masih sedang dilakukan studi kelayakan, bersama empat jalur mati yang lain. Di antaranya, Madiun-Slahung, Klakah-Lumajang-Pasirian, Jombang-Babat-Tuban, dan Bangkalan-Sumenep.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Stasiun Kereta Api Bondowoso yang penuh dengan kenangan tragedi Gerbong Maut memang sudah tidak beroperasi sejak 2004 silam. Oleh sebab itu, tempat tersebut dialihkan menjadi Museum Kereta Api pertama di Jatim. Namun, belakangan muncul wacana bahwa tempat tersebut akan direaktivasi.

BACA JUGA : Menang 4 – 1 atas Australia, Prancis Pimpin Grup D Piala Dunia 2022

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Ijen, Museum Kereta Api Bondowoso dalam beberapa waktu terakhir banyak melakukan pembenahan. Termasuk penambahan sejumlah alat perkeretaapian zaman dahulu. Tujuannya untuk memberikan ruang bagi wisatawan, khususnya pelajar, tentang sejarah kereta api lintas Kalisat-Bondowoso-Panarukan.

Dikonfirmasi terkait wacana reaktivasi, Broer Rizal, Vice President PT KAI Daop 9 Jember, mengatakan, reaktivasi merupakan kewenangan dari Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Bagian Timur. Namun, pihaknya membenarkan terkait adanya wacana tersebut. “Nanti ketika rencana tersebut lebih matang. Tentu kami akan kami koordinasikan dengan Pemkab Bondowoso,” katanya.

Sementara itu, Humas BTP Wilayah Jawa Bagian Timur Alfaviega Septian Pravangasta menyebut, jalur Kalisat-Bondowoso-Panarukan saat ini masih sedang dilakukan studi kelayakan, bersama empat jalur mati yang lain. Di antaranya, Madiun-Slahung, Klakah-Lumajang-Pasirian, Jombang-Babat-Tuban, dan Bangkalan-Sumenep.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/