alexametrics
26.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Persembahkan Buku pada Bulan Bung Karno

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Bulan Juni disebut juga Bulan Bung Karno. Untuk memperingati bulan tersebut, pegiat literasi di Bondowoso me-launching buku berjudul Nasionalisme Bung Karno dan Tan Malaka, di wisma wakil bupati (wabup), kemarin (23/6). Buku itu khusus didedikasikan untuk mengenang Bung Karno.

Taufik Hidayat selaku penulis buku mengatakan, buku yang ditulis sebagai persembahan untuk Bulan Bung Karno ini ditulis karena dirinya sangat menyukai sosok dan pemikiran Bung Karno. Selain itu, juga pemikiran Tan Malaka. Khususnya bagaimana peran keduanya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, meskipun dua tokoh itu memiliki tujuan yang sama untuk membuat Indonesia merdeka, tapi mereka memiliki karakter dan cara tersendiri. Beberapa hal itulah yang akhirnya memotivasi untuk menulis buku yang terdiri atas sepuluh bab ini.

Mobile_AP_Rectangle 2

Adanya buku ini, kata Taufik, sesuai dengan kata Bung Karno pada waktu itu, yakni “jangan sekali-kali melupakan sejarah” atau dikenal dengan Jas Merah. Harapannya, buku tersebut bisa menjadi bacaan wajib bagi generasi muda agar mereka bisa mengetahui perjuangan dan sejarah kemerdekaan Republik Indonesia.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Bulan Juni disebut juga Bulan Bung Karno. Untuk memperingati bulan tersebut, pegiat literasi di Bondowoso me-launching buku berjudul Nasionalisme Bung Karno dan Tan Malaka, di wisma wakil bupati (wabup), kemarin (23/6). Buku itu khusus didedikasikan untuk mengenang Bung Karno.

Taufik Hidayat selaku penulis buku mengatakan, buku yang ditulis sebagai persembahan untuk Bulan Bung Karno ini ditulis karena dirinya sangat menyukai sosok dan pemikiran Bung Karno. Selain itu, juga pemikiran Tan Malaka. Khususnya bagaimana peran keduanya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, meskipun dua tokoh itu memiliki tujuan yang sama untuk membuat Indonesia merdeka, tapi mereka memiliki karakter dan cara tersendiri. Beberapa hal itulah yang akhirnya memotivasi untuk menulis buku yang terdiri atas sepuluh bab ini.

Adanya buku ini, kata Taufik, sesuai dengan kata Bung Karno pada waktu itu, yakni “jangan sekali-kali melupakan sejarah” atau dikenal dengan Jas Merah. Harapannya, buku tersebut bisa menjadi bacaan wajib bagi generasi muda agar mereka bisa mengetahui perjuangan dan sejarah kemerdekaan Republik Indonesia.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Bulan Juni disebut juga Bulan Bung Karno. Untuk memperingati bulan tersebut, pegiat literasi di Bondowoso me-launching buku berjudul Nasionalisme Bung Karno dan Tan Malaka, di wisma wakil bupati (wabup), kemarin (23/6). Buku itu khusus didedikasikan untuk mengenang Bung Karno.

Taufik Hidayat selaku penulis buku mengatakan, buku yang ditulis sebagai persembahan untuk Bulan Bung Karno ini ditulis karena dirinya sangat menyukai sosok dan pemikiran Bung Karno. Selain itu, juga pemikiran Tan Malaka. Khususnya bagaimana peran keduanya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, meskipun dua tokoh itu memiliki tujuan yang sama untuk membuat Indonesia merdeka, tapi mereka memiliki karakter dan cara tersendiri. Beberapa hal itulah yang akhirnya memotivasi untuk menulis buku yang terdiri atas sepuluh bab ini.

Adanya buku ini, kata Taufik, sesuai dengan kata Bung Karno pada waktu itu, yakni “jangan sekali-kali melupakan sejarah” atau dikenal dengan Jas Merah. Harapannya, buku tersebut bisa menjadi bacaan wajib bagi generasi muda agar mereka bisa mengetahui perjuangan dan sejarah kemerdekaan Republik Indonesia.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/