alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Dewan Harus Lebih Maksimalkan Pokir

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pokir merupakan kepanjangan dari pokok-pokok pikiran. Istilah ini digunakan untuk menyebut kewajiban anggota legislatif menjaring aspirasi masyarakat. Aspirasi itu kemudian akan ditindaklanjuti para wakil rakyat ke eksekutif saat perancangan APBD.

DPRD Bondowoso pun berupaya memaksimalkan pokir tersebut, melalui hasil reses seluruh anggota dewan. “Pokir itu ditampung dari aspirasi masyarakat melalui reses,” ungkap Ahmad Dhafir, Ketua DPRD Bondowoso, Selasa (22/6), seusai rapat paripurna bersama Bupati Bondowoso.

Menurut Dhafir, sesuai dengan peraturan perundang-undangan, sejak awal tahun sudah diserahkan oleh legislatif kepada eksekutif untuk direalisasikan tahun berikutnya. “Maksimalnya bulan ketiga sudah harus masuk ke ranah eksekutif. Baru realisasinya tahun berikutnya,” lanjutnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dhafir menambahkan, musrenbang kabupaten idealnya merupakan hasil musrenbang tingkat desa dan kecamatan ditambah hasil pokir masyarakat yang diwadahi oleh anggota DPRD. “Lalu, atas dasar hasil pembahasan tersebut, barulah dibahas secara prioritas,” tuturnya.

Setelah pembahasan secara prioritas selesai dan disahkan menjadi APBD, maka akan direalisasikan tahun berikutnya. “Begitu disahkan DPRD, tidak ada lagi istilah pokir, musrenbang, dll. Karena sudah menjadi APBD,” urainya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pokir merupakan kepanjangan dari pokok-pokok pikiran. Istilah ini digunakan untuk menyebut kewajiban anggota legislatif menjaring aspirasi masyarakat. Aspirasi itu kemudian akan ditindaklanjuti para wakil rakyat ke eksekutif saat perancangan APBD.

DPRD Bondowoso pun berupaya memaksimalkan pokir tersebut, melalui hasil reses seluruh anggota dewan. “Pokir itu ditampung dari aspirasi masyarakat melalui reses,” ungkap Ahmad Dhafir, Ketua DPRD Bondowoso, Selasa (22/6), seusai rapat paripurna bersama Bupati Bondowoso.

Menurut Dhafir, sesuai dengan peraturan perundang-undangan, sejak awal tahun sudah diserahkan oleh legislatif kepada eksekutif untuk direalisasikan tahun berikutnya. “Maksimalnya bulan ketiga sudah harus masuk ke ranah eksekutif. Baru realisasinya tahun berikutnya,” lanjutnya.

Dhafir menambahkan, musrenbang kabupaten idealnya merupakan hasil musrenbang tingkat desa dan kecamatan ditambah hasil pokir masyarakat yang diwadahi oleh anggota DPRD. “Lalu, atas dasar hasil pembahasan tersebut, barulah dibahas secara prioritas,” tuturnya.

Setelah pembahasan secara prioritas selesai dan disahkan menjadi APBD, maka akan direalisasikan tahun berikutnya. “Begitu disahkan DPRD, tidak ada lagi istilah pokir, musrenbang, dll. Karena sudah menjadi APBD,” urainya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pokir merupakan kepanjangan dari pokok-pokok pikiran. Istilah ini digunakan untuk menyebut kewajiban anggota legislatif menjaring aspirasi masyarakat. Aspirasi itu kemudian akan ditindaklanjuti para wakil rakyat ke eksekutif saat perancangan APBD.

DPRD Bondowoso pun berupaya memaksimalkan pokir tersebut, melalui hasil reses seluruh anggota dewan. “Pokir itu ditampung dari aspirasi masyarakat melalui reses,” ungkap Ahmad Dhafir, Ketua DPRD Bondowoso, Selasa (22/6), seusai rapat paripurna bersama Bupati Bondowoso.

Menurut Dhafir, sesuai dengan peraturan perundang-undangan, sejak awal tahun sudah diserahkan oleh legislatif kepada eksekutif untuk direalisasikan tahun berikutnya. “Maksimalnya bulan ketiga sudah harus masuk ke ranah eksekutif. Baru realisasinya tahun berikutnya,” lanjutnya.

Dhafir menambahkan, musrenbang kabupaten idealnya merupakan hasil musrenbang tingkat desa dan kecamatan ditambah hasil pokir masyarakat yang diwadahi oleh anggota DPRD. “Lalu, atas dasar hasil pembahasan tersebut, barulah dibahas secara prioritas,” tuturnya.

Setelah pembahasan secara prioritas selesai dan disahkan menjadi APBD, maka akan direalisasikan tahun berikutnya. “Begitu disahkan DPRD, tidak ada lagi istilah pokir, musrenbang, dll. Karena sudah menjadi APBD,” urainya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/