alexametrics
22.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Tetap Ajak Berkegiatan Fisik dan Psikis

Agar Lansia Sehat dan Bahagia 

Mobile_AP_Rectangle 1

TEGALAMPEL, Radar Ijen – Meski sudah berusia lanjut, para lansia di Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha (UPT PSTW) Bondowoso tetap melakukan aktivitas produktif. Salah satunya tetap melanjutkan kewajiban sebagai manusia untuk selalu belajar.

BACA JUGA : Kembali Geruduk Kantor Desa Buntut Persoalan Modin

Para lansia di UPT PSTW tersebut mulai belajar huruf dan membaca, bagi para lansia yang semasa hidupnya belum mengenal pendidikan formal. Tak hanya itu, aktivitas pendukung juga dilakukan dengan cara membuat kerajinan tangan seperti pembuatan kemoceng. Selain itu, mereka juga bercocok tanam.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pegawai UPT PSTW Nayundha Maharani Ammarsya Putri mengatakan, terdapat beberapa lansia yang masih buta huruf dan tidak bisa membaca. “Ada yang belum bisa menulis, kami ajari untuk menulis,” terang perempuan yang akrab disapa Yundha itu kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Dia menambahkan, aktivitas tersebut diberikan untuk mengisi kekosongan aktivitas bagi lansia di UPT tersebut. Pihaknya juga menuturkan, selain aktivitas tersebut, proses bimbingan pada lansia juga lakukan aktivitas yang bernuansa agama. “Ada yang suaranya bagus, dia yang azan dan selalu zikir di sini,” katanya.

- Advertisement -

TEGALAMPEL, Radar Ijen – Meski sudah berusia lanjut, para lansia di Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha (UPT PSTW) Bondowoso tetap melakukan aktivitas produktif. Salah satunya tetap melanjutkan kewajiban sebagai manusia untuk selalu belajar.

BACA JUGA : Kembali Geruduk Kantor Desa Buntut Persoalan Modin

Para lansia di UPT PSTW tersebut mulai belajar huruf dan membaca, bagi para lansia yang semasa hidupnya belum mengenal pendidikan formal. Tak hanya itu, aktivitas pendukung juga dilakukan dengan cara membuat kerajinan tangan seperti pembuatan kemoceng. Selain itu, mereka juga bercocok tanam.

Pegawai UPT PSTW Nayundha Maharani Ammarsya Putri mengatakan, terdapat beberapa lansia yang masih buta huruf dan tidak bisa membaca. “Ada yang belum bisa menulis, kami ajari untuk menulis,” terang perempuan yang akrab disapa Yundha itu kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Dia menambahkan, aktivitas tersebut diberikan untuk mengisi kekosongan aktivitas bagi lansia di UPT tersebut. Pihaknya juga menuturkan, selain aktivitas tersebut, proses bimbingan pada lansia juga lakukan aktivitas yang bernuansa agama. “Ada yang suaranya bagus, dia yang azan dan selalu zikir di sini,” katanya.

TEGALAMPEL, Radar Ijen – Meski sudah berusia lanjut, para lansia di Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha (UPT PSTW) Bondowoso tetap melakukan aktivitas produktif. Salah satunya tetap melanjutkan kewajiban sebagai manusia untuk selalu belajar.

BACA JUGA : Kembali Geruduk Kantor Desa Buntut Persoalan Modin

Para lansia di UPT PSTW tersebut mulai belajar huruf dan membaca, bagi para lansia yang semasa hidupnya belum mengenal pendidikan formal. Tak hanya itu, aktivitas pendukung juga dilakukan dengan cara membuat kerajinan tangan seperti pembuatan kemoceng. Selain itu, mereka juga bercocok tanam.

Pegawai UPT PSTW Nayundha Maharani Ammarsya Putri mengatakan, terdapat beberapa lansia yang masih buta huruf dan tidak bisa membaca. “Ada yang belum bisa menulis, kami ajari untuk menulis,” terang perempuan yang akrab disapa Yundha itu kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Dia menambahkan, aktivitas tersebut diberikan untuk mengisi kekosongan aktivitas bagi lansia di UPT tersebut. Pihaknya juga menuturkan, selain aktivitas tersebut, proses bimbingan pada lansia juga lakukan aktivitas yang bernuansa agama. “Ada yang suaranya bagus, dia yang azan dan selalu zikir di sini,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/