alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Vaksinasi, Lansia Masih Kurang Banyak

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Vaksin bagi orang lanjut usia (lansia) dan pelayanan publik di Kabupaten Bondowoso sudah dilaksanakan. Namun, saat ini masih banyak lansia yang belum mendapatkan vaksinasi. Ketersediaan logistik vaksin masih menjadi kendala.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso dr Muhammad Imron menyampaikan, vaksinasi di Bondowoso secara keseluruhan sudah mencapai sekitar 34 ribu dosis. Artinya, sebanyak 34 ribu orang sudah mendapatkan vaksinasi. “Itu sudah total mulai dari awal,” tegasnya. Ada vaksin yang baru tiba untuk sekitar 1.500 orang.

Dijelaskannya, vaksinasi tahap pertama, yakni untuk tenaga kesehatan (nakes), sudah selesai semua. Sementara, untuk vaksinasi tahap kedua, yakni petugas pelayan publik dan lansia, belum semuanya mendapatkan. “Vaksin untuk lansia masih sedikit,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jumlah logistik masih menjadi kendala utama mengapa vaksinasi belum usai. Apalagi, menurut Imron, untuk mendapatkan vaksin, pihaknya mengikuti teknis atau standard operating procedure (SOP) Provinsi Jawa Timur. “Kami ini nanti tidak langsung di-handle oleh polda, melainkan oleh rekanan pihak ketiga,” ujarnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Vaksin bagi orang lanjut usia (lansia) dan pelayanan publik di Kabupaten Bondowoso sudah dilaksanakan. Namun, saat ini masih banyak lansia yang belum mendapatkan vaksinasi. Ketersediaan logistik vaksin masih menjadi kendala.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso dr Muhammad Imron menyampaikan, vaksinasi di Bondowoso secara keseluruhan sudah mencapai sekitar 34 ribu dosis. Artinya, sebanyak 34 ribu orang sudah mendapatkan vaksinasi. “Itu sudah total mulai dari awal,” tegasnya. Ada vaksin yang baru tiba untuk sekitar 1.500 orang.

Dijelaskannya, vaksinasi tahap pertama, yakni untuk tenaga kesehatan (nakes), sudah selesai semua. Sementara, untuk vaksinasi tahap kedua, yakni petugas pelayan publik dan lansia, belum semuanya mendapatkan. “Vaksin untuk lansia masih sedikit,” jelasnya.

Jumlah logistik masih menjadi kendala utama mengapa vaksinasi belum usai. Apalagi, menurut Imron, untuk mendapatkan vaksin, pihaknya mengikuti teknis atau standard operating procedure (SOP) Provinsi Jawa Timur. “Kami ini nanti tidak langsung di-handle oleh polda, melainkan oleh rekanan pihak ketiga,” ujarnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Vaksin bagi orang lanjut usia (lansia) dan pelayanan publik di Kabupaten Bondowoso sudah dilaksanakan. Namun, saat ini masih banyak lansia yang belum mendapatkan vaksinasi. Ketersediaan logistik vaksin masih menjadi kendala.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso dr Muhammad Imron menyampaikan, vaksinasi di Bondowoso secara keseluruhan sudah mencapai sekitar 34 ribu dosis. Artinya, sebanyak 34 ribu orang sudah mendapatkan vaksinasi. “Itu sudah total mulai dari awal,” tegasnya. Ada vaksin yang baru tiba untuk sekitar 1.500 orang.

Dijelaskannya, vaksinasi tahap pertama, yakni untuk tenaga kesehatan (nakes), sudah selesai semua. Sementara, untuk vaksinasi tahap kedua, yakni petugas pelayan publik dan lansia, belum semuanya mendapatkan. “Vaksin untuk lansia masih sedikit,” jelasnya.

Jumlah logistik masih menjadi kendala utama mengapa vaksinasi belum usai. Apalagi, menurut Imron, untuk mendapatkan vaksin, pihaknya mengikuti teknis atau standard operating procedure (SOP) Provinsi Jawa Timur. “Kami ini nanti tidak langsung di-handle oleh polda, melainkan oleh rekanan pihak ketiga,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/