alexametrics
31.2 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Inventaris Rambu Evakuasi di Jalur Ijen Geopark

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Rambu-rambu jalur evakuasi di jalur menuju situs-situs Ijen Geopark wilayah Bondowoso masih minim. Terlebih, di beberapa jalur rawan bencana. Seperti di kawasan Ijen, yang sejumlah jalannya sering terjadi longsor.

BPBD Bondowoso menjadi salah satu dinas penopang dalam rangka persiapan Ijen Geopark menuju diakui UNESCO Global Geopark (UGG). Menurut Adi Sunaryadi, Plt Kalaksa BPBD Bondowoso, kini pihaknya sedang menginventarisasi kawasan-kawasan mana saja yang berstatus rawan bencana dalam rangka persiapan Ijen Geopark.

“Kami juga menyediakan air bersih, melalui tandon-tandon cuci tangan. Untuk rambu-rambu seperti rambu jalur evakuasi, rambu rawan bencana, sekarang ini kami sedang menginventarisasi kawasan mana saja yang dapat diberi rambu itu,” ujar Adi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Adi menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan tim Ijen Geopark melalui rapat koordinasi (rapor). “Seperti sebelumnya, ada peninjauan dari tim Ijen Geopark, koordinasinya masih fokus kepada penyediaan air bersih. Tandon-tandon itu ada di beberapa destinasi wisata (DTW), juga dalam rangka pengendalian penyebaran virus korona,” jelasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Rambu-rambu jalur evakuasi di jalur menuju situs-situs Ijen Geopark wilayah Bondowoso masih minim. Terlebih, di beberapa jalur rawan bencana. Seperti di kawasan Ijen, yang sejumlah jalannya sering terjadi longsor.

BPBD Bondowoso menjadi salah satu dinas penopang dalam rangka persiapan Ijen Geopark menuju diakui UNESCO Global Geopark (UGG). Menurut Adi Sunaryadi, Plt Kalaksa BPBD Bondowoso, kini pihaknya sedang menginventarisasi kawasan-kawasan mana saja yang berstatus rawan bencana dalam rangka persiapan Ijen Geopark.

“Kami juga menyediakan air bersih, melalui tandon-tandon cuci tangan. Untuk rambu-rambu seperti rambu jalur evakuasi, rambu rawan bencana, sekarang ini kami sedang menginventarisasi kawasan mana saja yang dapat diberi rambu itu,” ujar Adi.

Adi menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan tim Ijen Geopark melalui rapat koordinasi (rapor). “Seperti sebelumnya, ada peninjauan dari tim Ijen Geopark, koordinasinya masih fokus kepada penyediaan air bersih. Tandon-tandon itu ada di beberapa destinasi wisata (DTW), juga dalam rangka pengendalian penyebaran virus korona,” jelasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Rambu-rambu jalur evakuasi di jalur menuju situs-situs Ijen Geopark wilayah Bondowoso masih minim. Terlebih, di beberapa jalur rawan bencana. Seperti di kawasan Ijen, yang sejumlah jalannya sering terjadi longsor.

BPBD Bondowoso menjadi salah satu dinas penopang dalam rangka persiapan Ijen Geopark menuju diakui UNESCO Global Geopark (UGG). Menurut Adi Sunaryadi, Plt Kalaksa BPBD Bondowoso, kini pihaknya sedang menginventarisasi kawasan-kawasan mana saja yang berstatus rawan bencana dalam rangka persiapan Ijen Geopark.

“Kami juga menyediakan air bersih, melalui tandon-tandon cuci tangan. Untuk rambu-rambu seperti rambu jalur evakuasi, rambu rawan bencana, sekarang ini kami sedang menginventarisasi kawasan mana saja yang dapat diberi rambu itu,” ujar Adi.

Adi menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan tim Ijen Geopark melalui rapat koordinasi (rapor). “Seperti sebelumnya, ada peninjauan dari tim Ijen Geopark, koordinasinya masih fokus kepada penyediaan air bersih. Tandon-tandon itu ada di beberapa destinasi wisata (DTW), juga dalam rangka pengendalian penyebaran virus korona,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/