alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Esok, Objek Wisata Buka Kembali

Mayoritas Saat Ini Siapkan Alat Prokes

Mobile_AP_Rectangle 1

Sebelumnya, Disparpora terus mengimbau pengelola wisata agar tetap memperhatikan prokes yang ada. Menurut Retno Wulandari, Plt Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora), pihaknya akan melakukan rapid antigen secara acak kepada para pengelola destinasi wisata. Serta kepada para wisatawan di tempat destinasi wisata yang ramai dikunjungi.

Jumlah pengunjung destinasi wisata, lanjut Retno, setelah dibuka kembali nantinya tidak lagi sebanyak 50 persen. Melainkan, pihaknya akan langsung menentukan jumlah pengunjung berdasarkan luas wilayah destinasi tersebut. “Akan kami target langsung nantinya. Wisata ini berapa, begitu. Jadi, setiap destinasi jumlah maksimal pengunjung tidak akan sama,” ujarnya.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi, mg3
Fotografer: Istimewa
Editor: Solikhul Huda

- Advertisement -

Sebelumnya, Disparpora terus mengimbau pengelola wisata agar tetap memperhatikan prokes yang ada. Menurut Retno Wulandari, Plt Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora), pihaknya akan melakukan rapid antigen secara acak kepada para pengelola destinasi wisata. Serta kepada para wisatawan di tempat destinasi wisata yang ramai dikunjungi.

Jumlah pengunjung destinasi wisata, lanjut Retno, setelah dibuka kembali nantinya tidak lagi sebanyak 50 persen. Melainkan, pihaknya akan langsung menentukan jumlah pengunjung berdasarkan luas wilayah destinasi tersebut. “Akan kami target langsung nantinya. Wisata ini berapa, begitu. Jadi, setiap destinasi jumlah maksimal pengunjung tidak akan sama,” ujarnya.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi, mg3
Fotografer: Istimewa
Editor: Solikhul Huda

Sebelumnya, Disparpora terus mengimbau pengelola wisata agar tetap memperhatikan prokes yang ada. Menurut Retno Wulandari, Plt Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora), pihaknya akan melakukan rapid antigen secara acak kepada para pengelola destinasi wisata. Serta kepada para wisatawan di tempat destinasi wisata yang ramai dikunjungi.

Jumlah pengunjung destinasi wisata, lanjut Retno, setelah dibuka kembali nantinya tidak lagi sebanyak 50 persen. Melainkan, pihaknya akan langsung menentukan jumlah pengunjung berdasarkan luas wilayah destinasi tersebut. “Akan kami target langsung nantinya. Wisata ini berapa, begitu. Jadi, setiap destinasi jumlah maksimal pengunjung tidak akan sama,” ujarnya.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi, mg3
Fotografer: Istimewa
Editor: Solikhul Huda

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/