22.9 C
Jember
Tuesday, 7 February 2023

Terus Lakukan Verifikasi DTKS

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Persoalan kemiskinan tentu tidak boleh dibiarkan begitu saja. Terlebih, kondisinya di Bondowoso masih terbilang cukup tinggi. Salah satu caranya dengan memberikan bantuan kepada masyarakat miskin. Namun, hal tersebut tentu belum cukup untuk mengatasinya. Mengingat dari tahun ke tahun angka kemiskinan masih saja tinggi.

BACA JUGA : Benarkah Perpanjangan Masa Jabatan sebagai Solusi Problem Desa?

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso Anisatul Hamidah menyampaikan, ada beberapa langkah yang sudah dilakukan untuk mengatasi masalah klasik kemiskinan. Salah satunya dengan terus melakukan verifikasi dan validasi data, terkait Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). “Untuk meminimalisasi data exclusion error dan inclusion error,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, Anis mengatakan, juga melayani pengaduan masyarakat miskin, dengan empat tracing secara bertahap. Di antaranya kepemilikan administrasi kependudukan yang bersangkutan. Jika belum memiliki, maka akan langsung difasilitasi bersama dinas terkait. “Untuk lansia dan disabilitas disediakan layanan perekaman di lokasi,” tegasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Persoalan kemiskinan tentu tidak boleh dibiarkan begitu saja. Terlebih, kondisinya di Bondowoso masih terbilang cukup tinggi. Salah satu caranya dengan memberikan bantuan kepada masyarakat miskin. Namun, hal tersebut tentu belum cukup untuk mengatasinya. Mengingat dari tahun ke tahun angka kemiskinan masih saja tinggi.

BACA JUGA : Benarkah Perpanjangan Masa Jabatan sebagai Solusi Problem Desa?

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso Anisatul Hamidah menyampaikan, ada beberapa langkah yang sudah dilakukan untuk mengatasi masalah klasik kemiskinan. Salah satunya dengan terus melakukan verifikasi dan validasi data, terkait Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). “Untuk meminimalisasi data exclusion error dan inclusion error,” katanya.

Selain itu, Anis mengatakan, juga melayani pengaduan masyarakat miskin, dengan empat tracing secara bertahap. Di antaranya kepemilikan administrasi kependudukan yang bersangkutan. Jika belum memiliki, maka akan langsung difasilitasi bersama dinas terkait. “Untuk lansia dan disabilitas disediakan layanan perekaman di lokasi,” tegasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Persoalan kemiskinan tentu tidak boleh dibiarkan begitu saja. Terlebih, kondisinya di Bondowoso masih terbilang cukup tinggi. Salah satu caranya dengan memberikan bantuan kepada masyarakat miskin. Namun, hal tersebut tentu belum cukup untuk mengatasinya. Mengingat dari tahun ke tahun angka kemiskinan masih saja tinggi.

BACA JUGA : Benarkah Perpanjangan Masa Jabatan sebagai Solusi Problem Desa?

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso Anisatul Hamidah menyampaikan, ada beberapa langkah yang sudah dilakukan untuk mengatasi masalah klasik kemiskinan. Salah satunya dengan terus melakukan verifikasi dan validasi data, terkait Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). “Untuk meminimalisasi data exclusion error dan inclusion error,” katanya.

Selain itu, Anis mengatakan, juga melayani pengaduan masyarakat miskin, dengan empat tracing secara bertahap. Di antaranya kepemilikan administrasi kependudukan yang bersangkutan. Jika belum memiliki, maka akan langsung difasilitasi bersama dinas terkait. “Untuk lansia dan disabilitas disediakan layanan perekaman di lokasi,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca