alexametrics
24.7 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Waspada! Pencurian jadi Kejahatan Paling Dominan di Bondowoso

Tahun Lalu, 2.584 Perkara Pidum Sudah Diputus

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selama tahun 2021 atau tahun kedua pandemi Covid-19, ada sebanyak 2.584 berkas perkara pidana umum (pidum) yang sudah dijatuhi vonis oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bondowoso. Sementara, data dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Bondowoso menunjukkan, pada tahun itu totalnya ada sebanyak 2.597 kasus pidum yang masuk ke meja hijau.

Dari ribuan perkara itu, ada 39 kasus pencurian yang sudah diputuskan. “Untuk perkara pidana pencurian total berkas yang masuk ada 41. Sedangkan perkara yang sudah diputus 39,” ujar Randi Jastian Afandi, Humas PN Bondowoso.

Selain pencurian, kasus kejahatan kesusilaan ada sembilan perkara, penganiayaan mencapai 25 perkara, dan penadahan tujuh perkara. Kasus narkotika pun di tahun lalu total ada 21 perkara. Dan yang sudah diputus masih 17 perkara. “Untuk perkara tilang atau tindak pelanggaran lalu lintas total ada 2.339 yang sudah diputus,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, selama pandemi, penerapan jalannya sidang juga dibatasi. Tak semua pihak dapat menjalani sidang di dalam satu ruangan. Penerapan tersebut sudah dilakukan sejak diterbitkannya keputusan sidang di masa pandemi Covid-19 oleh Mahkamah Agung.

“Untuk proses sidang di PN Bondowoso masih menerapkan protokol kesehatan sebagaimana mestinya. Untuk sidang pidana umum, majelis hakim dan penasihat hukum berada di ruang sidang. Sedangkan terdakwa berada di lapas serta jaksa penuntut umum (JPU) berada di kejaksaan,” ungkap Handry Argatama Ellion, Wakil Ketua sekaligus Plt Ketua PN Bondowoso.

Penting diketahui, apabila ada pihak saksi yang didatangkan oleh JPU, mereka mengikuti jalannya sidang di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso. Sedangkan saksi dari penasihat hukum bisa datang langsung ke PN. Sementara, untuk perkara perdata melalui e-Court, para pihak tak perlu repot bolak-balik datang ke PN. Sebab, beberapa sidang awal mendapat pemberitahuan langsung secara daring. Walaupun untuk sidang agenda pembuktian, para pihak dapat datang langsung ke PN.

Putusan Pidana Umum 2021 di PN Bondowoso

Total Perkara             2.584

Pencurian           39

Penganiayaan            25

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selama tahun 2021 atau tahun kedua pandemi Covid-19, ada sebanyak 2.584 berkas perkara pidana umum (pidum) yang sudah dijatuhi vonis oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bondowoso. Sementara, data dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Bondowoso menunjukkan, pada tahun itu totalnya ada sebanyak 2.597 kasus pidum yang masuk ke meja hijau.

Dari ribuan perkara itu, ada 39 kasus pencurian yang sudah diputuskan. “Untuk perkara pidana pencurian total berkas yang masuk ada 41. Sedangkan perkara yang sudah diputus 39,” ujar Randi Jastian Afandi, Humas PN Bondowoso.

Selain pencurian, kasus kejahatan kesusilaan ada sembilan perkara, penganiayaan mencapai 25 perkara, dan penadahan tujuh perkara. Kasus narkotika pun di tahun lalu total ada 21 perkara. Dan yang sudah diputus masih 17 perkara. “Untuk perkara tilang atau tindak pelanggaran lalu lintas total ada 2.339 yang sudah diputus,” imbuhnya.

Sementara itu, selama pandemi, penerapan jalannya sidang juga dibatasi. Tak semua pihak dapat menjalani sidang di dalam satu ruangan. Penerapan tersebut sudah dilakukan sejak diterbitkannya keputusan sidang di masa pandemi Covid-19 oleh Mahkamah Agung.

“Untuk proses sidang di PN Bondowoso masih menerapkan protokol kesehatan sebagaimana mestinya. Untuk sidang pidana umum, majelis hakim dan penasihat hukum berada di ruang sidang. Sedangkan terdakwa berada di lapas serta jaksa penuntut umum (JPU) berada di kejaksaan,” ungkap Handry Argatama Ellion, Wakil Ketua sekaligus Plt Ketua PN Bondowoso.

Penting diketahui, apabila ada pihak saksi yang didatangkan oleh JPU, mereka mengikuti jalannya sidang di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso. Sedangkan saksi dari penasihat hukum bisa datang langsung ke PN. Sementara, untuk perkara perdata melalui e-Court, para pihak tak perlu repot bolak-balik datang ke PN. Sebab, beberapa sidang awal mendapat pemberitahuan langsung secara daring. Walaupun untuk sidang agenda pembuktian, para pihak dapat datang langsung ke PN.

Putusan Pidana Umum 2021 di PN Bondowoso

Total Perkara             2.584

Pencurian           39

Penganiayaan            25

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selama tahun 2021 atau tahun kedua pandemi Covid-19, ada sebanyak 2.584 berkas perkara pidana umum (pidum) yang sudah dijatuhi vonis oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bondowoso. Sementara, data dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Bondowoso menunjukkan, pada tahun itu totalnya ada sebanyak 2.597 kasus pidum yang masuk ke meja hijau.

Dari ribuan perkara itu, ada 39 kasus pencurian yang sudah diputuskan. “Untuk perkara pidana pencurian total berkas yang masuk ada 41. Sedangkan perkara yang sudah diputus 39,” ujar Randi Jastian Afandi, Humas PN Bondowoso.

Selain pencurian, kasus kejahatan kesusilaan ada sembilan perkara, penganiayaan mencapai 25 perkara, dan penadahan tujuh perkara. Kasus narkotika pun di tahun lalu total ada 21 perkara. Dan yang sudah diputus masih 17 perkara. “Untuk perkara tilang atau tindak pelanggaran lalu lintas total ada 2.339 yang sudah diputus,” imbuhnya.

Sementara itu, selama pandemi, penerapan jalannya sidang juga dibatasi. Tak semua pihak dapat menjalani sidang di dalam satu ruangan. Penerapan tersebut sudah dilakukan sejak diterbitkannya keputusan sidang di masa pandemi Covid-19 oleh Mahkamah Agung.

“Untuk proses sidang di PN Bondowoso masih menerapkan protokol kesehatan sebagaimana mestinya. Untuk sidang pidana umum, majelis hakim dan penasihat hukum berada di ruang sidang. Sedangkan terdakwa berada di lapas serta jaksa penuntut umum (JPU) berada di kejaksaan,” ungkap Handry Argatama Ellion, Wakil Ketua sekaligus Plt Ketua PN Bondowoso.

Penting diketahui, apabila ada pihak saksi yang didatangkan oleh JPU, mereka mengikuti jalannya sidang di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso. Sedangkan saksi dari penasihat hukum bisa datang langsung ke PN. Sementara, untuk perkara perdata melalui e-Court, para pihak tak perlu repot bolak-balik datang ke PN. Sebab, beberapa sidang awal mendapat pemberitahuan langsung secara daring. Walaupun untuk sidang agenda pembuktian, para pihak dapat datang langsung ke PN.

Putusan Pidana Umum 2021 di PN Bondowoso

Total Perkara             2.584

Pencurian           39

Penganiayaan            25

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/