alexametrics
24.7 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Ngonjuk Bareng Layang-Layang Jadi Event Tahunan Bondowoso

Embrio Kebangkitan Ekonomi dan Wisata

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Langit Desa Wonosuko, Kecamatan Tamanan, dihiasi ratusan layang-layang dengan berbagai ukuran dan hiasan sedemikian rupa, Minggu (23/1) pagi. Ternyata di tempat itu sedang berlangsung acara Ngonjuk Bareng Layang-Layang. Para pesertanya tidak hanya masyarakat desa setempat, melainkan ada peserta yang berasal dari luar kabupaten.

Kepala Desa Wonosuko Safiudin mengatakan, acara tersebut diikuti oleh enam kabupaten di Jawa Timur. Terdiri atas Bondowoso sebagai tuan rumah, kemudian Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Situbondo, serta Kabupaten Sidoarjo. Agenda tersebut direncanakan akan dijadikan sebagai agenda tahunan. “Insyaallah akan menjadi ikon Bondowoso ini. Tahun depan saya kasih hadiah,” katanya.

Pada kegiatan tersebut, lanjut Safiudin, layang-layang yang diterbangkan memang belum dilombakan. Sebab, masih dalam rangka silaturahmi antarkomunitas layang-layang dari berbagai daerah. Beberapa fasilitas pun masih dianggap belum memadai. “Oleh sebab itu, dukungan dari pemerintah kabupaten sangat dibutuhkan untuk pengembangan selanjutnya,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kegiatan yang muncul dari inisiatif masyarakat ini mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat. Bahkan Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir dan Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Mulyadi juga ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

Mulyadi menuturkan, jika berkaca pada animo masyarakat yang dinilai cukup tinggi, kegiatan tersebut memiliki potensi besar untuk dieksplorasi. Hal itu juga dianggap sebagai bagian dari pariwisata, budaya, dan olahraga.

Nantinya, pihaknya berencana akan menggabungkan kegiatan ini dengan beberapa destinasi wisata yang kebanyakan menyajikan pemandangan alam. “Akan lebih menarik kalau ada layang-layang. Ada nilai tersendiri nanti,” tegasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Langit Desa Wonosuko, Kecamatan Tamanan, dihiasi ratusan layang-layang dengan berbagai ukuran dan hiasan sedemikian rupa, Minggu (23/1) pagi. Ternyata di tempat itu sedang berlangsung acara Ngonjuk Bareng Layang-Layang. Para pesertanya tidak hanya masyarakat desa setempat, melainkan ada peserta yang berasal dari luar kabupaten.

Kepala Desa Wonosuko Safiudin mengatakan, acara tersebut diikuti oleh enam kabupaten di Jawa Timur. Terdiri atas Bondowoso sebagai tuan rumah, kemudian Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Situbondo, serta Kabupaten Sidoarjo. Agenda tersebut direncanakan akan dijadikan sebagai agenda tahunan. “Insyaallah akan menjadi ikon Bondowoso ini. Tahun depan saya kasih hadiah,” katanya.

Pada kegiatan tersebut, lanjut Safiudin, layang-layang yang diterbangkan memang belum dilombakan. Sebab, masih dalam rangka silaturahmi antarkomunitas layang-layang dari berbagai daerah. Beberapa fasilitas pun masih dianggap belum memadai. “Oleh sebab itu, dukungan dari pemerintah kabupaten sangat dibutuhkan untuk pengembangan selanjutnya,” ujarnya.

Kegiatan yang muncul dari inisiatif masyarakat ini mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat. Bahkan Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir dan Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Mulyadi juga ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

Mulyadi menuturkan, jika berkaca pada animo masyarakat yang dinilai cukup tinggi, kegiatan tersebut memiliki potensi besar untuk dieksplorasi. Hal itu juga dianggap sebagai bagian dari pariwisata, budaya, dan olahraga.

Nantinya, pihaknya berencana akan menggabungkan kegiatan ini dengan beberapa destinasi wisata yang kebanyakan menyajikan pemandangan alam. “Akan lebih menarik kalau ada layang-layang. Ada nilai tersendiri nanti,” tegasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Langit Desa Wonosuko, Kecamatan Tamanan, dihiasi ratusan layang-layang dengan berbagai ukuran dan hiasan sedemikian rupa, Minggu (23/1) pagi. Ternyata di tempat itu sedang berlangsung acara Ngonjuk Bareng Layang-Layang. Para pesertanya tidak hanya masyarakat desa setempat, melainkan ada peserta yang berasal dari luar kabupaten.

Kepala Desa Wonosuko Safiudin mengatakan, acara tersebut diikuti oleh enam kabupaten di Jawa Timur. Terdiri atas Bondowoso sebagai tuan rumah, kemudian Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Situbondo, serta Kabupaten Sidoarjo. Agenda tersebut direncanakan akan dijadikan sebagai agenda tahunan. “Insyaallah akan menjadi ikon Bondowoso ini. Tahun depan saya kasih hadiah,” katanya.

Pada kegiatan tersebut, lanjut Safiudin, layang-layang yang diterbangkan memang belum dilombakan. Sebab, masih dalam rangka silaturahmi antarkomunitas layang-layang dari berbagai daerah. Beberapa fasilitas pun masih dianggap belum memadai. “Oleh sebab itu, dukungan dari pemerintah kabupaten sangat dibutuhkan untuk pengembangan selanjutnya,” ujarnya.

Kegiatan yang muncul dari inisiatif masyarakat ini mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat. Bahkan Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir dan Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Mulyadi juga ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

Mulyadi menuturkan, jika berkaca pada animo masyarakat yang dinilai cukup tinggi, kegiatan tersebut memiliki potensi besar untuk dieksplorasi. Hal itu juga dianggap sebagai bagian dari pariwisata, budaya, dan olahraga.

Nantinya, pihaknya berencana akan menggabungkan kegiatan ini dengan beberapa destinasi wisata yang kebanyakan menyajikan pemandangan alam. “Akan lebih menarik kalau ada layang-layang. Ada nilai tersendiri nanti,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/