alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 13 August 2022

Baru Dua Bulan Sudah Puluhan Warga Melapor

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Gerakan Tanggap dan Peduli Masyarakat Miskin (Tape Manis) menjadi harapan baru masyarakat miskin untuk mengurai persoalan. Hasilnya cukup mengejutkan. Baru dua bulan beroprasi, ternyata sudah puluhan warga yang melapor.

Gerakan ini sudah berjalan hampir dua bulan semenjak diresmikannya 17 Desember 2019 lalu. Dibukanya pelayanan mulai jam 08.00 sampai 16.00. Setiap harinya, ada sekitar satu sampai dua puluh warga datang melapor.

Pada Desember 2019 lalu, terhitung sejak 13 Desember sampai di launching pada 17 Desember 2019, sudah ada 40 pelapor. Sampai awal tahun ini sudah terhitung 44 pelapor. Keluhan paling banyak terkait keringanan biaya rumah sakit, BPJS dan KIS. Dan masih banyak pengajuan lainnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Salah satunya yang datang melapor adalah Sri Arifiani, Kasi Kesos Kecamatan Binakar. Dia datang pada Selasa (21/1) lalu di Wisma Wabup. Tujuannya untuk melaporkan salah satu warganya di RT 7, Tegal Asri, Desa Karang Anyar.
“Saya disarankan untuk datang ke Tape Manis saja. Kemarin kesini tapi tutup karena terlalu pagi. Jadi sekarang datang lagi, harapan saya supaya bisa cepat selesai dan itu bisa dirawat inap,” ujarnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Gerakan Tanggap dan Peduli Masyarakat Miskin (Tape Manis) menjadi harapan baru masyarakat miskin untuk mengurai persoalan. Hasilnya cukup mengejutkan. Baru dua bulan beroprasi, ternyata sudah puluhan warga yang melapor.

Gerakan ini sudah berjalan hampir dua bulan semenjak diresmikannya 17 Desember 2019 lalu. Dibukanya pelayanan mulai jam 08.00 sampai 16.00. Setiap harinya, ada sekitar satu sampai dua puluh warga datang melapor.

Pada Desember 2019 lalu, terhitung sejak 13 Desember sampai di launching pada 17 Desember 2019, sudah ada 40 pelapor. Sampai awal tahun ini sudah terhitung 44 pelapor. Keluhan paling banyak terkait keringanan biaya rumah sakit, BPJS dan KIS. Dan masih banyak pengajuan lainnya.

Salah satunya yang datang melapor adalah Sri Arifiani, Kasi Kesos Kecamatan Binakar. Dia datang pada Selasa (21/1) lalu di Wisma Wabup. Tujuannya untuk melaporkan salah satu warganya di RT 7, Tegal Asri, Desa Karang Anyar.
“Saya disarankan untuk datang ke Tape Manis saja. Kemarin kesini tapi tutup karena terlalu pagi. Jadi sekarang datang lagi, harapan saya supaya bisa cepat selesai dan itu bisa dirawat inap,” ujarnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Gerakan Tanggap dan Peduli Masyarakat Miskin (Tape Manis) menjadi harapan baru masyarakat miskin untuk mengurai persoalan. Hasilnya cukup mengejutkan. Baru dua bulan beroprasi, ternyata sudah puluhan warga yang melapor.

Gerakan ini sudah berjalan hampir dua bulan semenjak diresmikannya 17 Desember 2019 lalu. Dibukanya pelayanan mulai jam 08.00 sampai 16.00. Setiap harinya, ada sekitar satu sampai dua puluh warga datang melapor.

Pada Desember 2019 lalu, terhitung sejak 13 Desember sampai di launching pada 17 Desember 2019, sudah ada 40 pelapor. Sampai awal tahun ini sudah terhitung 44 pelapor. Keluhan paling banyak terkait keringanan biaya rumah sakit, BPJS dan KIS. Dan masih banyak pengajuan lainnya.

Salah satunya yang datang melapor adalah Sri Arifiani, Kasi Kesos Kecamatan Binakar. Dia datang pada Selasa (21/1) lalu di Wisma Wabup. Tujuannya untuk melaporkan salah satu warganya di RT 7, Tegal Asri, Desa Karang Anyar.
“Saya disarankan untuk datang ke Tape Manis saja. Kemarin kesini tapi tutup karena terlalu pagi. Jadi sekarang datang lagi, harapan saya supaya bisa cepat selesai dan itu bisa dirawat inap,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/