alexametrics
30.1 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Destinasi Wisata di Bondowoso Tidak Ditutup Selama Momen Nataru

Siapkan Prokes Ketat di Kawasan Wisata

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejumlah destinasi wisata di Bondowoso tidak ditutup selama momen Natal dan tahun baru mendatang. Namun, penerapan protokol kesehatan akan semakin diperketat. Dengan catatan harus melengkapi sarana dan prasarana yang ada di tempat tersebut.

Untuk memastikan hal tersebut, Kapolres Bondowoso AKBP Herman Priyanto bersama sejumlah organisasi perangkat daerah terkait lainnya melakukan pemantauan secara langsung ke tempat-tempat wisata. Salah satunya di wisata Pemandangan Arak-Arak Bondowoso, Rabu (22/12) pagi.

Herman menyampaikan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap kesiapan sarana protokol kesehatan dan penerapannya. Mengingat, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), seluruh tempat wisata diperbolehkan untuk beroperasi. “Kami cek terkait kapasitas (pengunjung, Red) dan sebagainya,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pemantauan dilakukan di beberapa tempat, khususnya destinasi wisata yang dinilai berpotensi dikunjungi banyak orang. Dirinya menyebut Batu Soon Solor, Kawah Wurung, hingga Arak-Arak. “Spotnya strategis atau potensial untuk dikunjungi masyarakat banyak,” katanya.

Selain itu, dirinya juga menegaskan, pembatasan terhadap kapasitas atau jumlah pengunjung juga harus ditentukan secara pasti. Bahkan, tidak boleh lagi menggunakan persentase 75 persen, karena hal itu dinilai kurang efektif dalam mencegah kerumunan. “Boleh 75 persen kalau tempatnya luas. Kan bisa ribuan juga pengunjung itu,” imbuhnya.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan, menurutnya, adalah sterilisasi tempat wisata secara berkala. Pengunjung yang akan datang ke tempat wisata juga akan dibagi menjadi beberapa sesi. Hal itu dinilai sebagai langkah untuk mencegah dan mengurangi terjadinya kerumunan pengunjung di tempat wisata.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejumlah destinasi wisata di Bondowoso tidak ditutup selama momen Natal dan tahun baru mendatang. Namun, penerapan protokol kesehatan akan semakin diperketat. Dengan catatan harus melengkapi sarana dan prasarana yang ada di tempat tersebut.

Untuk memastikan hal tersebut, Kapolres Bondowoso AKBP Herman Priyanto bersama sejumlah organisasi perangkat daerah terkait lainnya melakukan pemantauan secara langsung ke tempat-tempat wisata. Salah satunya di wisata Pemandangan Arak-Arak Bondowoso, Rabu (22/12) pagi.

Herman menyampaikan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap kesiapan sarana protokol kesehatan dan penerapannya. Mengingat, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), seluruh tempat wisata diperbolehkan untuk beroperasi. “Kami cek terkait kapasitas (pengunjung, Red) dan sebagainya,” terangnya.

Pemantauan dilakukan di beberapa tempat, khususnya destinasi wisata yang dinilai berpotensi dikunjungi banyak orang. Dirinya menyebut Batu Soon Solor, Kawah Wurung, hingga Arak-Arak. “Spotnya strategis atau potensial untuk dikunjungi masyarakat banyak,” katanya.

Selain itu, dirinya juga menegaskan, pembatasan terhadap kapasitas atau jumlah pengunjung juga harus ditentukan secara pasti. Bahkan, tidak boleh lagi menggunakan persentase 75 persen, karena hal itu dinilai kurang efektif dalam mencegah kerumunan. “Boleh 75 persen kalau tempatnya luas. Kan bisa ribuan juga pengunjung itu,” imbuhnya.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan, menurutnya, adalah sterilisasi tempat wisata secara berkala. Pengunjung yang akan datang ke tempat wisata juga akan dibagi menjadi beberapa sesi. Hal itu dinilai sebagai langkah untuk mencegah dan mengurangi terjadinya kerumunan pengunjung di tempat wisata.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejumlah destinasi wisata di Bondowoso tidak ditutup selama momen Natal dan tahun baru mendatang. Namun, penerapan protokol kesehatan akan semakin diperketat. Dengan catatan harus melengkapi sarana dan prasarana yang ada di tempat tersebut.

Untuk memastikan hal tersebut, Kapolres Bondowoso AKBP Herman Priyanto bersama sejumlah organisasi perangkat daerah terkait lainnya melakukan pemantauan secara langsung ke tempat-tempat wisata. Salah satunya di wisata Pemandangan Arak-Arak Bondowoso, Rabu (22/12) pagi.

Herman menyampaikan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap kesiapan sarana protokol kesehatan dan penerapannya. Mengingat, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), seluruh tempat wisata diperbolehkan untuk beroperasi. “Kami cek terkait kapasitas (pengunjung, Red) dan sebagainya,” terangnya.

Pemantauan dilakukan di beberapa tempat, khususnya destinasi wisata yang dinilai berpotensi dikunjungi banyak orang. Dirinya menyebut Batu Soon Solor, Kawah Wurung, hingga Arak-Arak. “Spotnya strategis atau potensial untuk dikunjungi masyarakat banyak,” katanya.

Selain itu, dirinya juga menegaskan, pembatasan terhadap kapasitas atau jumlah pengunjung juga harus ditentukan secara pasti. Bahkan, tidak boleh lagi menggunakan persentase 75 persen, karena hal itu dinilai kurang efektif dalam mencegah kerumunan. “Boleh 75 persen kalau tempatnya luas. Kan bisa ribuan juga pengunjung itu,” imbuhnya.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan, menurutnya, adalah sterilisasi tempat wisata secara berkala. Pengunjung yang akan datang ke tempat wisata juga akan dibagi menjadi beberapa sesi. Hal itu dinilai sebagai langkah untuk mencegah dan mengurangi terjadinya kerumunan pengunjung di tempat wisata.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/