alexametrics
31.2 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Ribuan Kartu Keluarga Sejahtera di Bondowoso Bermasalah

Disebabkan Data Ganda, Saldo Nol, dan E-Wallet Tidak Aktif.

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Banyaknya kartu keluarga sejahtera (KKS) yang bermasalah membuat penyaluran bantuan sosial (bansos) di Bondowoso tidak maksimal. Kepala Dinas Sosial Bondowoso Anisatul Hamidah menyebutkan, jumlah awal kartu bermasalah atau keluarga penerima manfaat (KPM) tidak transaksi mencapai 3.300-an.

Jumlah itu baik dari KPM Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Namun, seiring dengan pembenahan yang dilakukan, jumlahnya turun ke angka 2000-an. “Kami pantau terus. Setiap hari datanya bergerak. Sudah tidak sampai 2 ribu,” jelasnya, Rabu (22/9) kemarin.

Dinas Sosial tak bisa menyebut secara pasti berapa jumlah KPM yang tidak bisa transaksi terbaru. Sebab, data itu ada pada pihak BNI 46 selalu bank penyalur bansos. “Kewenangannya itu ada di BNI. Nanti saya tanya dulu ke BNI,” jawabnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Adapun penyebab KPM tidak transaksi disebabkan oleh tiga hal. Yakni karena data ganda, saldo nol, dan e-wallet tidak aktif. “Kalau itu sudah klir baru bisa dicairkan. Kita deteksi dulu,” terangnya.

Anis menegaskan, saat ini pihaknya terus mengumpulkan data KPM tidak transaksi. Sembari terus berkoordinasi dengan BNI memperbaiki KKS bermasalah yang sudah masuk. “Maka dari itu, kami koordinasi terus,” tambahnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Banyaknya kartu keluarga sejahtera (KKS) yang bermasalah membuat penyaluran bantuan sosial (bansos) di Bondowoso tidak maksimal. Kepala Dinas Sosial Bondowoso Anisatul Hamidah menyebutkan, jumlah awal kartu bermasalah atau keluarga penerima manfaat (KPM) tidak transaksi mencapai 3.300-an.

Jumlah itu baik dari KPM Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Namun, seiring dengan pembenahan yang dilakukan, jumlahnya turun ke angka 2000-an. “Kami pantau terus. Setiap hari datanya bergerak. Sudah tidak sampai 2 ribu,” jelasnya, Rabu (22/9) kemarin.

Dinas Sosial tak bisa menyebut secara pasti berapa jumlah KPM yang tidak bisa transaksi terbaru. Sebab, data itu ada pada pihak BNI 46 selalu bank penyalur bansos. “Kewenangannya itu ada di BNI. Nanti saya tanya dulu ke BNI,” jawabnya.

Adapun penyebab KPM tidak transaksi disebabkan oleh tiga hal. Yakni karena data ganda, saldo nol, dan e-wallet tidak aktif. “Kalau itu sudah klir baru bisa dicairkan. Kita deteksi dulu,” terangnya.

Anis menegaskan, saat ini pihaknya terus mengumpulkan data KPM tidak transaksi. Sembari terus berkoordinasi dengan BNI memperbaiki KKS bermasalah yang sudah masuk. “Maka dari itu, kami koordinasi terus,” tambahnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Banyaknya kartu keluarga sejahtera (KKS) yang bermasalah membuat penyaluran bantuan sosial (bansos) di Bondowoso tidak maksimal. Kepala Dinas Sosial Bondowoso Anisatul Hamidah menyebutkan, jumlah awal kartu bermasalah atau keluarga penerima manfaat (KPM) tidak transaksi mencapai 3.300-an.

Jumlah itu baik dari KPM Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Namun, seiring dengan pembenahan yang dilakukan, jumlahnya turun ke angka 2000-an. “Kami pantau terus. Setiap hari datanya bergerak. Sudah tidak sampai 2 ribu,” jelasnya, Rabu (22/9) kemarin.

Dinas Sosial tak bisa menyebut secara pasti berapa jumlah KPM yang tidak bisa transaksi terbaru. Sebab, data itu ada pada pihak BNI 46 selalu bank penyalur bansos. “Kewenangannya itu ada di BNI. Nanti saya tanya dulu ke BNI,” jawabnya.

Adapun penyebab KPM tidak transaksi disebabkan oleh tiga hal. Yakni karena data ganda, saldo nol, dan e-wallet tidak aktif. “Kalau itu sudah klir baru bisa dicairkan. Kita deteksi dulu,” terangnya.

Anis menegaskan, saat ini pihaknya terus mengumpulkan data KPM tidak transaksi. Sembari terus berkoordinasi dengan BNI memperbaiki KKS bermasalah yang sudah masuk. “Maka dari itu, kami koordinasi terus,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/