alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

PPKM Turun Level, Terminal Bondowoso Tetap Lengang

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selama penerapan PPKM darurat level empat dari awal Juli hingga saat ini sudah turun level 3, aktivitas penumpang di Terminal Bondowoso masih belum mengalami peningkatan secara signifikan. Pagi hingga siang hari pun tak ada kepadatan penumpang. Meskipun memasuki libur akhir pekan sekalipun.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Regu C Terminal Bondowoso Suwito mengatakan, bus antarkota dalam provinsi (AKDP) seperti jurusan ke Surabaya hanya tiba dan berangkat satu kali dalam sehari. Hanya ada satu bus patas, yakni berangkat pukul 03.00 dini hari menuju Terminal Bungurasih, Surabaya.

Sebaliknya, dari Surabaya singgah ke Bondowoso diperkirakan tiba pada siang hari. Selain itu, ada juga bus yang menuju pulau Madura, berangkat sesuai jadwal pukul 18.00. Juga hanya ada satu bus selama sehari.

Mobile_AP_Rectangle 2

Penumpang yang naik ataupun turun pun tak lebih dari belasan orang. “Biasanya sekitar lima atau tujuh orang saja yang naik dan turun,” ujar Suwito.

Sementara itu, operasional bus relasi tiga kota, Jember-Bondowoso-Situbondo, yang biasa dilayani PO Jember Indah kini juga berkurang. “Sekarang selama PPKM darurat, bus mini itu dalam sehari hanya beroperasi dua atau tiga armada saja. Biasanya, sebelum adanya PPKM darurat ini sehari bisa enam hingga tujuh bus yang jalan,” katanya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selama penerapan PPKM darurat level empat dari awal Juli hingga saat ini sudah turun level 3, aktivitas penumpang di Terminal Bondowoso masih belum mengalami peningkatan secara signifikan. Pagi hingga siang hari pun tak ada kepadatan penumpang. Meskipun memasuki libur akhir pekan sekalipun.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Regu C Terminal Bondowoso Suwito mengatakan, bus antarkota dalam provinsi (AKDP) seperti jurusan ke Surabaya hanya tiba dan berangkat satu kali dalam sehari. Hanya ada satu bus patas, yakni berangkat pukul 03.00 dini hari menuju Terminal Bungurasih, Surabaya.

Sebaliknya, dari Surabaya singgah ke Bondowoso diperkirakan tiba pada siang hari. Selain itu, ada juga bus yang menuju pulau Madura, berangkat sesuai jadwal pukul 18.00. Juga hanya ada satu bus selama sehari.

Penumpang yang naik ataupun turun pun tak lebih dari belasan orang. “Biasanya sekitar lima atau tujuh orang saja yang naik dan turun,” ujar Suwito.

Sementara itu, operasional bus relasi tiga kota, Jember-Bondowoso-Situbondo, yang biasa dilayani PO Jember Indah kini juga berkurang. “Sekarang selama PPKM darurat, bus mini itu dalam sehari hanya beroperasi dua atau tiga armada saja. Biasanya, sebelum adanya PPKM darurat ini sehari bisa enam hingga tujuh bus yang jalan,” katanya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selama penerapan PPKM darurat level empat dari awal Juli hingga saat ini sudah turun level 3, aktivitas penumpang di Terminal Bondowoso masih belum mengalami peningkatan secara signifikan. Pagi hingga siang hari pun tak ada kepadatan penumpang. Meskipun memasuki libur akhir pekan sekalipun.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Regu C Terminal Bondowoso Suwito mengatakan, bus antarkota dalam provinsi (AKDP) seperti jurusan ke Surabaya hanya tiba dan berangkat satu kali dalam sehari. Hanya ada satu bus patas, yakni berangkat pukul 03.00 dini hari menuju Terminal Bungurasih, Surabaya.

Sebaliknya, dari Surabaya singgah ke Bondowoso diperkirakan tiba pada siang hari. Selain itu, ada juga bus yang menuju pulau Madura, berangkat sesuai jadwal pukul 18.00. Juga hanya ada satu bus selama sehari.

Penumpang yang naik ataupun turun pun tak lebih dari belasan orang. “Biasanya sekitar lima atau tujuh orang saja yang naik dan turun,” ujar Suwito.

Sementara itu, operasional bus relasi tiga kota, Jember-Bondowoso-Situbondo, yang biasa dilayani PO Jember Indah kini juga berkurang. “Sekarang selama PPKM darurat, bus mini itu dalam sehari hanya beroperasi dua atau tiga armada saja. Biasanya, sebelum adanya PPKM darurat ini sehari bisa enam hingga tujuh bus yang jalan,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/