alexametrics
22 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Jadwal Pemilihan Kepala Desa Ditunda, Berikut Informasinya

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Beberapa waktu lalu, warga dibuat bingung terkait kabar penundaan jadwal pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Bondowoso. Kabar penundaan pemilihan yang diikuti oleh 171 desa itu tersebar dalam sebuah dokumen di media sosial.

Berdasarkan dokumen tersebut diketahui pilkades serentak ditunda selama 25 hari dari jadwal yang sudah ditetapkan. Sebelumnya, jadwal pemilihan direncanakan akan dilakukan pada 20 Oktober mendatang. Tapi, dalam jadwal yang beredar itu berubah menjadi 15 November.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bondowoso Haeriyah Yuliati mengaku bahwa dokumen yang sudah tersebar itu statusnya belum final. “Belum final, baru rencana. Nanti pastinya akan kami infokan lagi,” katanya ketika dikonfirmasi, kemarin (20/8) siang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Walaupun demikian, menurut dia, kemungkinan besar pelaksanaan pilkades serentak memang ditunda. Tapi, untuk ketentuannya masih belum bisa dipastikan, dan belum ada keputusan final. “Tetapi, jadwal yang beredar itu belum final,” imbuhnya,

Pihaknya juga sudah melakukan rapat koordinasi dengan legislatif terkait surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 141/4251/SJ, tentang larangan tahapan pilkades yang menimbulkan kerumunan di tengah pandemi. Pihaknya mengaku masih mendalami hasil koordinasi tersebut. “Karena banyak masukan dari legislatif,” imbuhnya.

Oleh karena itu, kata dia, sekarang masih tetap menggunakan jadwal yang lama. Di mana tahapannya adalah pendaftaran calon kepala desa. “Desa yang akan melangsungkan pilkades serentak untuk tetap melanjutkan tahapan sesuai jadwal yang lama,” jelasnya.

Selanjutnya, saat jadwal baru selesai akan secara resmi diumumkan kepada seluruh panitia desa yang menggelar pilkades serentak, pihaknya berharap warga tetap kondusif. “Secepatnya kami selesaikan. Panitia di desa dan warga yang akan mendaftarkan diri tetap berjalan. Silakan lanjutkan sebelum ada informasi resmi dari kami,” paparnya.

Sebagai informasi, jika mengacu pada jadwal lama pelaksanaan pilkades serentak Kabupaten Bondowoso, sudah masuk tahapan pendaftaran sejak 16 Agustus lalu.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Beberapa waktu lalu, warga dibuat bingung terkait kabar penundaan jadwal pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Bondowoso. Kabar penundaan pemilihan yang diikuti oleh 171 desa itu tersebar dalam sebuah dokumen di media sosial.

Berdasarkan dokumen tersebut diketahui pilkades serentak ditunda selama 25 hari dari jadwal yang sudah ditetapkan. Sebelumnya, jadwal pemilihan direncanakan akan dilakukan pada 20 Oktober mendatang. Tapi, dalam jadwal yang beredar itu berubah menjadi 15 November.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bondowoso Haeriyah Yuliati mengaku bahwa dokumen yang sudah tersebar itu statusnya belum final. “Belum final, baru rencana. Nanti pastinya akan kami infokan lagi,” katanya ketika dikonfirmasi, kemarin (20/8) siang.

Walaupun demikian, menurut dia, kemungkinan besar pelaksanaan pilkades serentak memang ditunda. Tapi, untuk ketentuannya masih belum bisa dipastikan, dan belum ada keputusan final. “Tetapi, jadwal yang beredar itu belum final,” imbuhnya,

Pihaknya juga sudah melakukan rapat koordinasi dengan legislatif terkait surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 141/4251/SJ, tentang larangan tahapan pilkades yang menimbulkan kerumunan di tengah pandemi. Pihaknya mengaku masih mendalami hasil koordinasi tersebut. “Karena banyak masukan dari legislatif,” imbuhnya.

Oleh karena itu, kata dia, sekarang masih tetap menggunakan jadwal yang lama. Di mana tahapannya adalah pendaftaran calon kepala desa. “Desa yang akan melangsungkan pilkades serentak untuk tetap melanjutkan tahapan sesuai jadwal yang lama,” jelasnya.

Selanjutnya, saat jadwal baru selesai akan secara resmi diumumkan kepada seluruh panitia desa yang menggelar pilkades serentak, pihaknya berharap warga tetap kondusif. “Secepatnya kami selesaikan. Panitia di desa dan warga yang akan mendaftarkan diri tetap berjalan. Silakan lanjutkan sebelum ada informasi resmi dari kami,” paparnya.

Sebagai informasi, jika mengacu pada jadwal lama pelaksanaan pilkades serentak Kabupaten Bondowoso, sudah masuk tahapan pendaftaran sejak 16 Agustus lalu.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Beberapa waktu lalu, warga dibuat bingung terkait kabar penundaan jadwal pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Bondowoso. Kabar penundaan pemilihan yang diikuti oleh 171 desa itu tersebar dalam sebuah dokumen di media sosial.

Berdasarkan dokumen tersebut diketahui pilkades serentak ditunda selama 25 hari dari jadwal yang sudah ditetapkan. Sebelumnya, jadwal pemilihan direncanakan akan dilakukan pada 20 Oktober mendatang. Tapi, dalam jadwal yang beredar itu berubah menjadi 15 November.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bondowoso Haeriyah Yuliati mengaku bahwa dokumen yang sudah tersebar itu statusnya belum final. “Belum final, baru rencana. Nanti pastinya akan kami infokan lagi,” katanya ketika dikonfirmasi, kemarin (20/8) siang.

Walaupun demikian, menurut dia, kemungkinan besar pelaksanaan pilkades serentak memang ditunda. Tapi, untuk ketentuannya masih belum bisa dipastikan, dan belum ada keputusan final. “Tetapi, jadwal yang beredar itu belum final,” imbuhnya,

Pihaknya juga sudah melakukan rapat koordinasi dengan legislatif terkait surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 141/4251/SJ, tentang larangan tahapan pilkades yang menimbulkan kerumunan di tengah pandemi. Pihaknya mengaku masih mendalami hasil koordinasi tersebut. “Karena banyak masukan dari legislatif,” imbuhnya.

Oleh karena itu, kata dia, sekarang masih tetap menggunakan jadwal yang lama. Di mana tahapannya adalah pendaftaran calon kepala desa. “Desa yang akan melangsungkan pilkades serentak untuk tetap melanjutkan tahapan sesuai jadwal yang lama,” jelasnya.

Selanjutnya, saat jadwal baru selesai akan secara resmi diumumkan kepada seluruh panitia desa yang menggelar pilkades serentak, pihaknya berharap warga tetap kondusif. “Secepatnya kami selesaikan. Panitia di desa dan warga yang akan mendaftarkan diri tetap berjalan. Silakan lanjutkan sebelum ada informasi resmi dari kami,” paparnya.

Sebagai informasi, jika mengacu pada jadwal lama pelaksanaan pilkades serentak Kabupaten Bondowoso, sudah masuk tahapan pendaftaran sejak 16 Agustus lalu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/