alexametrics
28.6 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Perlu Solusi ODGJ Hasil Tangkapan, Rata-Rata Tak Punya BPJS

Mobile_AP_Rectangle 1

BADEAN, Radar Ijen – Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang datang silih berganti di pintu masuk RSU dr H Koesnadi, Bondowoso, menjadi penting untuk diperhatikan. Pasalnya, hingga saat ini banyak pasien yang dimasukkan, namun tanpa adanya BPJS Kesehatan.

Menurut Kepala Rawat Inap Jiwa Paviliun Seroja RSU dr H Koesnadi Syaiful Walid, para pasien ODGJ yang tanpa BPJS tersebut rata-rata hasil tangkapan dari satpol PP. Kemudian, dimasukkan ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan.

Persoalan ODGJ memang tidak pernah selesai, termasuk di Bondowoso. Keluar masuk ke rawat inap jiwa juga terus terjadi. Pasien rawat inap jiwa ini tidak hanya dari Bondowoso, tapi juga dari daerah sekitar seperti Situbondo, Jember, dan Banyuwangi. Sebab, RSU yang memiliki rawat inap jiwa di wilayah bagian timur Jatim hanya ada di Bondowoso. “Jatim bagian timur bahkan daerah karesidenan,” ujarnya.

- Advertisement -

BADEAN, Radar Ijen – Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang datang silih berganti di pintu masuk RSU dr H Koesnadi, Bondowoso, menjadi penting untuk diperhatikan. Pasalnya, hingga saat ini banyak pasien yang dimasukkan, namun tanpa adanya BPJS Kesehatan.

Menurut Kepala Rawat Inap Jiwa Paviliun Seroja RSU dr H Koesnadi Syaiful Walid, para pasien ODGJ yang tanpa BPJS tersebut rata-rata hasil tangkapan dari satpol PP. Kemudian, dimasukkan ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan.

Persoalan ODGJ memang tidak pernah selesai, termasuk di Bondowoso. Keluar masuk ke rawat inap jiwa juga terus terjadi. Pasien rawat inap jiwa ini tidak hanya dari Bondowoso, tapi juga dari daerah sekitar seperti Situbondo, Jember, dan Banyuwangi. Sebab, RSU yang memiliki rawat inap jiwa di wilayah bagian timur Jatim hanya ada di Bondowoso. “Jatim bagian timur bahkan daerah karesidenan,” ujarnya.

BADEAN, Radar Ijen – Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang datang silih berganti di pintu masuk RSU dr H Koesnadi, Bondowoso, menjadi penting untuk diperhatikan. Pasalnya, hingga saat ini banyak pasien yang dimasukkan, namun tanpa adanya BPJS Kesehatan.

Menurut Kepala Rawat Inap Jiwa Paviliun Seroja RSU dr H Koesnadi Syaiful Walid, para pasien ODGJ yang tanpa BPJS tersebut rata-rata hasil tangkapan dari satpol PP. Kemudian, dimasukkan ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan.

Persoalan ODGJ memang tidak pernah selesai, termasuk di Bondowoso. Keluar masuk ke rawat inap jiwa juga terus terjadi. Pasien rawat inap jiwa ini tidak hanya dari Bondowoso, tapi juga dari daerah sekitar seperti Situbondo, Jember, dan Banyuwangi. Sebab, RSU yang memiliki rawat inap jiwa di wilayah bagian timur Jatim hanya ada di Bondowoso. “Jatim bagian timur bahkan daerah karesidenan,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Patenkan Target Masuk Final

Hanya Punya Satu Dokter Hewan

Pabrik Pupuk Gagal Dibangun!

Bahagia, Ibadah Bersama Keluarga

Wajib Dibaca

/