alexametrics
30.1 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Tambah Dua Tersangka Lagi

Kasus PTBG Terus Dikembangkan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Perkara rasuah PT Bondowoso Gemilang (PTBG) kembali mencuat. Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso melakukan penetapan tersangka jilid dua, kemarin. Dalam konferensi pers, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso Asis Widarto mengungkap penetapan dua tersangka tambahan.

Keduanya adalah Surya Kodrat sebagai Plt Direktur Utama (Dirut) PTBG dan Yusriadi dari unit pengelola hasil (UPH) Kelompok Tani Kopi Java Ijen. Menurut Asis, keduanya sudah diperiksa sebagai saksi, sebelum akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

“Kedua tersangka ini bersama-sama atau turut serta, ataupun memberi kesempatan bersama terdakwa pertama dulu, yakni Rudy Hartoyo. Mereka berdua sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Sebelumnya sudah dilakukan penyidikan terhadap saksi-saksi,” jelas Asis kepada awak media.

Mobile_AP_Rectangle 2

Setelah penetapan tersangka, Kejari Bondowoso akan secepatnya membereskan pemberkasan dan melimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya untuk segera disidangkan. Namun, kedua tersangka itu statusnya kini belum ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bondowoso. “Ini masih penetapan. Nantinya akan kami tindak lanjuti dan ditahan di Lapas Bondowoso,” imbuh Asis.

Disinggung mengenai peran kedua tersangka dalam kasus pengadaan kopi yang dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PTBG, kedua tersangka ini saling berkaitan satu sama lainnya. Termasuk dengan Rudy Hartoyo.

“Dua tersangka ini sudah kuat dengan dasar hukum minimal dua alat bukti. Namanya tim, mereka saling berkaitan. Yusriadi termasuk juga dalam kontrak pembelian kopi,” beber Asis.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Perkara rasuah PT Bondowoso Gemilang (PTBG) kembali mencuat. Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso melakukan penetapan tersangka jilid dua, kemarin. Dalam konferensi pers, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso Asis Widarto mengungkap penetapan dua tersangka tambahan.

Keduanya adalah Surya Kodrat sebagai Plt Direktur Utama (Dirut) PTBG dan Yusriadi dari unit pengelola hasil (UPH) Kelompok Tani Kopi Java Ijen. Menurut Asis, keduanya sudah diperiksa sebagai saksi, sebelum akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

“Kedua tersangka ini bersama-sama atau turut serta, ataupun memberi kesempatan bersama terdakwa pertama dulu, yakni Rudy Hartoyo. Mereka berdua sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Sebelumnya sudah dilakukan penyidikan terhadap saksi-saksi,” jelas Asis kepada awak media.

Setelah penetapan tersangka, Kejari Bondowoso akan secepatnya membereskan pemberkasan dan melimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya untuk segera disidangkan. Namun, kedua tersangka itu statusnya kini belum ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bondowoso. “Ini masih penetapan. Nantinya akan kami tindak lanjuti dan ditahan di Lapas Bondowoso,” imbuh Asis.

Disinggung mengenai peran kedua tersangka dalam kasus pengadaan kopi yang dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PTBG, kedua tersangka ini saling berkaitan satu sama lainnya. Termasuk dengan Rudy Hartoyo.

“Dua tersangka ini sudah kuat dengan dasar hukum minimal dua alat bukti. Namanya tim, mereka saling berkaitan. Yusriadi termasuk juga dalam kontrak pembelian kopi,” beber Asis.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Perkara rasuah PT Bondowoso Gemilang (PTBG) kembali mencuat. Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso melakukan penetapan tersangka jilid dua, kemarin. Dalam konferensi pers, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso Asis Widarto mengungkap penetapan dua tersangka tambahan.

Keduanya adalah Surya Kodrat sebagai Plt Direktur Utama (Dirut) PTBG dan Yusriadi dari unit pengelola hasil (UPH) Kelompok Tani Kopi Java Ijen. Menurut Asis, keduanya sudah diperiksa sebagai saksi, sebelum akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

“Kedua tersangka ini bersama-sama atau turut serta, ataupun memberi kesempatan bersama terdakwa pertama dulu, yakni Rudy Hartoyo. Mereka berdua sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Sebelumnya sudah dilakukan penyidikan terhadap saksi-saksi,” jelas Asis kepada awak media.

Setelah penetapan tersangka, Kejari Bondowoso akan secepatnya membereskan pemberkasan dan melimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya untuk segera disidangkan. Namun, kedua tersangka itu statusnya kini belum ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bondowoso. “Ini masih penetapan. Nantinya akan kami tindak lanjuti dan ditahan di Lapas Bondowoso,” imbuh Asis.

Disinggung mengenai peran kedua tersangka dalam kasus pengadaan kopi yang dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PTBG, kedua tersangka ini saling berkaitan satu sama lainnya. Termasuk dengan Rudy Hartoyo.

“Dua tersangka ini sudah kuat dengan dasar hukum minimal dua alat bukti. Namanya tim, mereka saling berkaitan. Yusriadi termasuk juga dalam kontrak pembelian kopi,” beber Asis.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/