alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Sudah Keluarkan 23.641 Dosis

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejak tanggal 26 Januari lalu vaksin Covid-19 datang pertama kali ke Bondowoso, hingga sekarang masih terus didistribusikan. Sampai saat ini, sudah puluhan dosis vaksin yang sudah diberikan kepada ribuan sasaran.
Hal itu dibenarkan oleh Mohammad Imron, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso, kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin. Sesuai data dari Dinkes Bondowoso, pihaknya sudah mendistribusikan vaksin produksi Sinovac itu ke penerima sasaran. Mulai dari tenaga kesehatan (nakes), nonnakes yang bekerja di fasilitas kesehatan (faskes), para pelayan publik macam ASN, kepolisian, TNI, wartawan, hingga ke orang lanjut usia (lansia).

Pihaknya mengacu kepada Peraturan Menteri (Permen) Kesehatan RI Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi virus korona. “Hingga sekarang ini (kemarin, Red) kami sudah mengeluarkan dosis vaksin sebesar 23.641 dosis. Dosis vaksin itu sudah diberikan kepada penerima dari berbagai unsur masyarakat itu tadi. Karena tahap pertama diutamakan untuk tenaga kesehatan,” ujar pria yang akrab disapa dokter Imron ini.
Dirinya menambahkan, sesuai data juga ada 269 penerima sasaran vaksin yang dikategorikan orang lansia. Para lansia itu juga ada yang masuk dalam nakes, nonnakes, ataupun pelayan publik. “Tetapi khusus untuk lansia, suntikan vaksinnya ada jangka waktu yang berbeda. Umumnya dosis pertama dan dilanjut dosis kedua ada jeda waktu 14 hari. Untuk lansia jeda waktunya 28 hari,” jelas Kadinkes asal Gresik ini.
Sekarang ini, pihaknya masih menyasar para calon penerima dari kalangan pelayan publik dan lansia. “Tahap kedua ini untuk pelayan publik masih belum seratus persen selesai. Kami juga masih menunggu kedatangan vaksin dari pusat lagi,” pungkasnya.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Muchammad Ainul Budi
Editor: Solikhul Huda

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejak tanggal 26 Januari lalu vaksin Covid-19 datang pertama kali ke Bondowoso, hingga sekarang masih terus didistribusikan. Sampai saat ini, sudah puluhan dosis vaksin yang sudah diberikan kepada ribuan sasaran.
Hal itu dibenarkan oleh Mohammad Imron, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso, kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin. Sesuai data dari Dinkes Bondowoso, pihaknya sudah mendistribusikan vaksin produksi Sinovac itu ke penerima sasaran. Mulai dari tenaga kesehatan (nakes), nonnakes yang bekerja di fasilitas kesehatan (faskes), para pelayan publik macam ASN, kepolisian, TNI, wartawan, hingga ke orang lanjut usia (lansia).

Pihaknya mengacu kepada Peraturan Menteri (Permen) Kesehatan RI Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi virus korona. “Hingga sekarang ini (kemarin, Red) kami sudah mengeluarkan dosis vaksin sebesar 23.641 dosis. Dosis vaksin itu sudah diberikan kepada penerima dari berbagai unsur masyarakat itu tadi. Karena tahap pertama diutamakan untuk tenaga kesehatan,” ujar pria yang akrab disapa dokter Imron ini.
Dirinya menambahkan, sesuai data juga ada 269 penerima sasaran vaksin yang dikategorikan orang lansia. Para lansia itu juga ada yang masuk dalam nakes, nonnakes, ataupun pelayan publik. “Tetapi khusus untuk lansia, suntikan vaksinnya ada jangka waktu yang berbeda. Umumnya dosis pertama dan dilanjut dosis kedua ada jeda waktu 14 hari. Untuk lansia jeda waktunya 28 hari,” jelas Kadinkes asal Gresik ini.
Sekarang ini, pihaknya masih menyasar para calon penerima dari kalangan pelayan publik dan lansia. “Tahap kedua ini untuk pelayan publik masih belum seratus persen selesai. Kami juga masih menunggu kedatangan vaksin dari pusat lagi,” pungkasnya.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Muchammad Ainul Budi
Editor: Solikhul Huda

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejak tanggal 26 Januari lalu vaksin Covid-19 datang pertama kali ke Bondowoso, hingga sekarang masih terus didistribusikan. Sampai saat ini, sudah puluhan dosis vaksin yang sudah diberikan kepada ribuan sasaran.
Hal itu dibenarkan oleh Mohammad Imron, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso, kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin. Sesuai data dari Dinkes Bondowoso, pihaknya sudah mendistribusikan vaksin produksi Sinovac itu ke penerima sasaran. Mulai dari tenaga kesehatan (nakes), nonnakes yang bekerja di fasilitas kesehatan (faskes), para pelayan publik macam ASN, kepolisian, TNI, wartawan, hingga ke orang lanjut usia (lansia).

Pihaknya mengacu kepada Peraturan Menteri (Permen) Kesehatan RI Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi virus korona. “Hingga sekarang ini (kemarin, Red) kami sudah mengeluarkan dosis vaksin sebesar 23.641 dosis. Dosis vaksin itu sudah diberikan kepada penerima dari berbagai unsur masyarakat itu tadi. Karena tahap pertama diutamakan untuk tenaga kesehatan,” ujar pria yang akrab disapa dokter Imron ini.
Dirinya menambahkan, sesuai data juga ada 269 penerima sasaran vaksin yang dikategorikan orang lansia. Para lansia itu juga ada yang masuk dalam nakes, nonnakes, ataupun pelayan publik. “Tetapi khusus untuk lansia, suntikan vaksinnya ada jangka waktu yang berbeda. Umumnya dosis pertama dan dilanjut dosis kedua ada jeda waktu 14 hari. Untuk lansia jeda waktunya 28 hari,” jelas Kadinkes asal Gresik ini.
Sekarang ini, pihaknya masih menyasar para calon penerima dari kalangan pelayan publik dan lansia. “Tahap kedua ini untuk pelayan publik masih belum seratus persen selesai. Kami juga masih menunggu kedatangan vaksin dari pusat lagi,” pungkasnya.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Muchammad Ainul Budi
Editor: Solikhul Huda

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/