22.8 C
Jember
Tuesday, 7 February 2023

Segera Revitalisasi BUMDes Tidak Produktif

Mobile_AP_Rectangle 1

GRUJUGAN, Radar Ijen – Sejumlah desa di Bondowoso sudah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sayangnya, masih ditemukan yang belum optimal serta butuh revitalisasi. Saat pandemi mulai mereda, seharusnya BUMDes tancap gas, melakukan segala bentuk perbaikan yang dibutuhkan.

BACA JUGA : Tidak Capek di Jalan, Bisa Maksimal Ibadah Makkah–Madinah

Kukuh Rahardjo, Ketua Komisi lV DPRD Bondowoso, menyampaikan, salah satu hal yang patut diperhatikan oleh BUMDes adalah adanya PP Nomor 11 Tahun 2021. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa sebelumnya BUMDes dikomando oleh seorang ketua. Namun, saat ini diubah menjadi direktur. Hal itu, menurutnya, harus dilaksanakan oleh semua BUMDes di Bondowoso.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meskipun antara direktur dan ketua secara tugas dan fungsi peranan pengurus BUMDes masih sama, tapi harus diubah secara susunan struktur, yang memang perlu disesuaikan. Setelah penyesuaian, diharapkan BUMDes dapat berjalan layaknya perusahaan atau badan usaha profesional lainnya. “Pengurusnya memang harus profesional, karena dipimpin direktur,” ujarnya.

- Advertisement -

GRUJUGAN, Radar Ijen – Sejumlah desa di Bondowoso sudah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sayangnya, masih ditemukan yang belum optimal serta butuh revitalisasi. Saat pandemi mulai mereda, seharusnya BUMDes tancap gas, melakukan segala bentuk perbaikan yang dibutuhkan.

BACA JUGA : Tidak Capek di Jalan, Bisa Maksimal Ibadah Makkah–Madinah

Kukuh Rahardjo, Ketua Komisi lV DPRD Bondowoso, menyampaikan, salah satu hal yang patut diperhatikan oleh BUMDes adalah adanya PP Nomor 11 Tahun 2021. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa sebelumnya BUMDes dikomando oleh seorang ketua. Namun, saat ini diubah menjadi direktur. Hal itu, menurutnya, harus dilaksanakan oleh semua BUMDes di Bondowoso.

Meskipun antara direktur dan ketua secara tugas dan fungsi peranan pengurus BUMDes masih sama, tapi harus diubah secara susunan struktur, yang memang perlu disesuaikan. Setelah penyesuaian, diharapkan BUMDes dapat berjalan layaknya perusahaan atau badan usaha profesional lainnya. “Pengurusnya memang harus profesional, karena dipimpin direktur,” ujarnya.

GRUJUGAN, Radar Ijen – Sejumlah desa di Bondowoso sudah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sayangnya, masih ditemukan yang belum optimal serta butuh revitalisasi. Saat pandemi mulai mereda, seharusnya BUMDes tancap gas, melakukan segala bentuk perbaikan yang dibutuhkan.

BACA JUGA : Tidak Capek di Jalan, Bisa Maksimal Ibadah Makkah–Madinah

Kukuh Rahardjo, Ketua Komisi lV DPRD Bondowoso, menyampaikan, salah satu hal yang patut diperhatikan oleh BUMDes adalah adanya PP Nomor 11 Tahun 2021. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa sebelumnya BUMDes dikomando oleh seorang ketua. Namun, saat ini diubah menjadi direktur. Hal itu, menurutnya, harus dilaksanakan oleh semua BUMDes di Bondowoso.

Meskipun antara direktur dan ketua secara tugas dan fungsi peranan pengurus BUMDes masih sama, tapi harus diubah secara susunan struktur, yang memang perlu disesuaikan. Setelah penyesuaian, diharapkan BUMDes dapat berjalan layaknya perusahaan atau badan usaha profesional lainnya. “Pengurusnya memang harus profesional, karena dipimpin direktur,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca