alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Angka Kemiskinan Tak Boleh Naik Drastis

Recovery Ekonomi Dibagi ke Sejumlah OPD

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kemiskinan di Kota Tape masih jadi masalah klasik. Mengentaskan problem kemiskinan memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Terlebih, masih banyak penduduk Bondowoso, apalagi di pelosok desa, yang masih kategori warga miskin.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Bondowoso tentang kemiskinan menunjukkan tingkat kemiskinan tahun lalu meningkat. Total 110.240 warga miskin Bondowoso tahun 2020. Padahal tahun 2019 di angka 103.330 orang.

Menanggapi data itu, Farida, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bondowoso, menyampaikan bahwa usaha pemkab dalam problem itu menjadi kerja bersama organisasi perangkat daerah (OPD).

Mobile_AP_Rectangle 2

“Di Bondowoso untuk program tahun ini masih ada recovery ekonomi melalui beberapa OPD. Seperti Diskoperindag, PTSP, Dinas Pertanian, dan DPMD. Kemudian, diarahkan bagaimana untuk menjaga supaya nilai kemiskinan ini tidak semakin naik,” tutur Farida kepada Jawa Pos Radar Ijen.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kemiskinan di Kota Tape masih jadi masalah klasik. Mengentaskan problem kemiskinan memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Terlebih, masih banyak penduduk Bondowoso, apalagi di pelosok desa, yang masih kategori warga miskin.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Bondowoso tentang kemiskinan menunjukkan tingkat kemiskinan tahun lalu meningkat. Total 110.240 warga miskin Bondowoso tahun 2020. Padahal tahun 2019 di angka 103.330 orang.

Menanggapi data itu, Farida, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bondowoso, menyampaikan bahwa usaha pemkab dalam problem itu menjadi kerja bersama organisasi perangkat daerah (OPD).

“Di Bondowoso untuk program tahun ini masih ada recovery ekonomi melalui beberapa OPD. Seperti Diskoperindag, PTSP, Dinas Pertanian, dan DPMD. Kemudian, diarahkan bagaimana untuk menjaga supaya nilai kemiskinan ini tidak semakin naik,” tutur Farida kepada Jawa Pos Radar Ijen.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kemiskinan di Kota Tape masih jadi masalah klasik. Mengentaskan problem kemiskinan memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Terlebih, masih banyak penduduk Bondowoso, apalagi di pelosok desa, yang masih kategori warga miskin.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Bondowoso tentang kemiskinan menunjukkan tingkat kemiskinan tahun lalu meningkat. Total 110.240 warga miskin Bondowoso tahun 2020. Padahal tahun 2019 di angka 103.330 orang.

Menanggapi data itu, Farida, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bondowoso, menyampaikan bahwa usaha pemkab dalam problem itu menjadi kerja bersama organisasi perangkat daerah (OPD).

“Di Bondowoso untuk program tahun ini masih ada recovery ekonomi melalui beberapa OPD. Seperti Diskoperindag, PTSP, Dinas Pertanian, dan DPMD. Kemudian, diarahkan bagaimana untuk menjaga supaya nilai kemiskinan ini tidak semakin naik,” tutur Farida kepada Jawa Pos Radar Ijen.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/