alexametrics
23.3 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Dugaan Jual Beli Jabatan, KASN Panggil Putri Bupati Bondowoso

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Buntut lelang jabatan tinggi pratama atau open bidding, enam bulan lalu, di lingkungan Pemkab Bondowoso masih bergulir. Adanya pengaduan masyarakat terkait dugaan jual beli jabatan seakan membuat babak baru.

Open bidding untuk 14 kursi tersebut kini masih terus menyisakan drama. Beberapa hari lalu, beredar kabar bahwa Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) meminta keterangan dan data sejumlah orang di Bondowoso. Mulai dari pejabat teras lingkungan Pemkab Bondowoso hingga beberapa anggota dewan.

Pada 17 Desember lalu, KASN berkirim surat kepada Siti Musyrafatul Manna Wassalwa atau yang biasa disapa Ning Ulfa, putri dari Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin, yang juga menjadi anggota DPRD Bondowoso. Surat tersebut perihal undangan kedua tindak lanjut klarifikasi atas pengaduan masyarakat terhadap dugaan jual beli jabatan di Kabupaten Bondowoso.

Mobile_AP_Rectangle 2

Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua KASN Agus Pramusinto. Namun, hingga kini belum jelas keterlibatan Ning Ufa dalam dugaan jual beli jabatan tersebut serta apa kapasitasnya.

Jawa Pos Radar Ijen mengonfirmasi undangan tersebut kepada KASN. Rudi Suwarwono, Komisioner KASN, membenarkan terkait undangan klarifikasi tersebut kepada Ning Ufa. “Iya benar, sudah saya cek. Betul ada pemanggilan untuk klarifikasi oleh Pokja NKK-Net KASN, terima kasih,” kata Rudi melalui pesan singkat.

Rudi juga menambahkan bahwa tim Pokja NKK-Net tersebut adalah Pokja Nilai Dasar, Kode Etik, Kode Perilaku, dan Netralitas ASN. Namun, Rudi juga tak menjelaskan apa maksud dan tujuan undangan tersebut ditujukan kepada Ning Ulfa. Ketika ditanya, sudah berapa orang, baik pejabat eksekutif ataupun legislatif, dari Bondowoso yang sudah dipanggil KASN untuk dimintai klarifikasi, Rudi juga belum menanggapinya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Buntut lelang jabatan tinggi pratama atau open bidding, enam bulan lalu, di lingkungan Pemkab Bondowoso masih bergulir. Adanya pengaduan masyarakat terkait dugaan jual beli jabatan seakan membuat babak baru.

Open bidding untuk 14 kursi tersebut kini masih terus menyisakan drama. Beberapa hari lalu, beredar kabar bahwa Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) meminta keterangan dan data sejumlah orang di Bondowoso. Mulai dari pejabat teras lingkungan Pemkab Bondowoso hingga beberapa anggota dewan.

Pada 17 Desember lalu, KASN berkirim surat kepada Siti Musyrafatul Manna Wassalwa atau yang biasa disapa Ning Ulfa, putri dari Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin, yang juga menjadi anggota DPRD Bondowoso. Surat tersebut perihal undangan kedua tindak lanjut klarifikasi atas pengaduan masyarakat terhadap dugaan jual beli jabatan di Kabupaten Bondowoso.

Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua KASN Agus Pramusinto. Namun, hingga kini belum jelas keterlibatan Ning Ufa dalam dugaan jual beli jabatan tersebut serta apa kapasitasnya.

Jawa Pos Radar Ijen mengonfirmasi undangan tersebut kepada KASN. Rudi Suwarwono, Komisioner KASN, membenarkan terkait undangan klarifikasi tersebut kepada Ning Ufa. “Iya benar, sudah saya cek. Betul ada pemanggilan untuk klarifikasi oleh Pokja NKK-Net KASN, terima kasih,” kata Rudi melalui pesan singkat.

Rudi juga menambahkan bahwa tim Pokja NKK-Net tersebut adalah Pokja Nilai Dasar, Kode Etik, Kode Perilaku, dan Netralitas ASN. Namun, Rudi juga tak menjelaskan apa maksud dan tujuan undangan tersebut ditujukan kepada Ning Ulfa. Ketika ditanya, sudah berapa orang, baik pejabat eksekutif ataupun legislatif, dari Bondowoso yang sudah dipanggil KASN untuk dimintai klarifikasi, Rudi juga belum menanggapinya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Buntut lelang jabatan tinggi pratama atau open bidding, enam bulan lalu, di lingkungan Pemkab Bondowoso masih bergulir. Adanya pengaduan masyarakat terkait dugaan jual beli jabatan seakan membuat babak baru.

Open bidding untuk 14 kursi tersebut kini masih terus menyisakan drama. Beberapa hari lalu, beredar kabar bahwa Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) meminta keterangan dan data sejumlah orang di Bondowoso. Mulai dari pejabat teras lingkungan Pemkab Bondowoso hingga beberapa anggota dewan.

Pada 17 Desember lalu, KASN berkirim surat kepada Siti Musyrafatul Manna Wassalwa atau yang biasa disapa Ning Ulfa, putri dari Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin, yang juga menjadi anggota DPRD Bondowoso. Surat tersebut perihal undangan kedua tindak lanjut klarifikasi atas pengaduan masyarakat terhadap dugaan jual beli jabatan di Kabupaten Bondowoso.

Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua KASN Agus Pramusinto. Namun, hingga kini belum jelas keterlibatan Ning Ufa dalam dugaan jual beli jabatan tersebut serta apa kapasitasnya.

Jawa Pos Radar Ijen mengonfirmasi undangan tersebut kepada KASN. Rudi Suwarwono, Komisioner KASN, membenarkan terkait undangan klarifikasi tersebut kepada Ning Ufa. “Iya benar, sudah saya cek. Betul ada pemanggilan untuk klarifikasi oleh Pokja NKK-Net KASN, terima kasih,” kata Rudi melalui pesan singkat.

Rudi juga menambahkan bahwa tim Pokja NKK-Net tersebut adalah Pokja Nilai Dasar, Kode Etik, Kode Perilaku, dan Netralitas ASN. Namun, Rudi juga tak menjelaskan apa maksud dan tujuan undangan tersebut ditujukan kepada Ning Ulfa. Ketika ditanya, sudah berapa orang, baik pejabat eksekutif ataupun legislatif, dari Bondowoso yang sudah dipanggil KASN untuk dimintai klarifikasi, Rudi juga belum menanggapinya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/