alexametrics
23.3 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Atlet Olahraga Tradisional Hadang Bondowoso Targetkan Raih Medali Emas

Kontingen Hadang dalam Pekan Olahraga Tradisional Provinsi

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejumlah atlet olahraga tradisional hadang asal Bondowoso beberapa waktu lalu berangkat ke Pacitan untuk mengikuti Pekan Olahraga Tradisional tingkat Provinsi. Pada kesempatan itu, kontingen asal Bondowoso menargetkan untuk memperoleh medali emas. Mengingat, dalam beberapa kesempatan sebelumnya, atlet asal Kota Tape ini juga sudah pernah berhasil meraih medali emas. Baik di tingkat provinsi ataupun nasional.

Mashud Gunardi, ofisial tim hadang Bondowoso, mengatakan, pada pekan olahraga yang sempat ditunda karena pandemi ini, pihaknya memiliki target untuk kembali mendapatkan medali emas dari cabor hadang. “Kami bertekad untuk mendapatkan medali emas. Serta mempertahankan gelar kita yang sudah didapatkan sebelumnya,” paparnya.

Untuk mencapai tujuan itu, pihaknya mengaku sudah menyiapkan sejumlah atlet yang siap berlaga dalam pergelaran lomba olahraga tradisional itu. “Atlet sudah sangat siap, sudah 99 persen,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ternyata, para atlet juga lebih semangat untuk mengikuti lomba. Mengingat, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso menjanjikan mereka bonus apabila berhasil menjadi juara. “Kami akan mendapat bonus tambahan yang sudah dijanjikan oleh Bapak Kepala Disparpora Bondowoso,” imbuhnya.

Disebutkan, dalam pekan olahraga tersebut ada empat cabang olahraga (cabor) yang diperlombakan. Di antaranya, hadang, sumpitan, egrang, serta dagongan. Sementara, untuk yang paling bergengsi, menurut dia adalah cabor hadang.

Mirisnya, dari empat cabor yang dilombakan, kontingen asal Bondowoso hanya bisa mengikuti satu cabor saja, yakni cabor hadang. Hal tersebut, menurut dia, karena keterbatasan anggaran yang mereka miliki. “Sebetulnya kami sudah menyiapkan semua cabor,” bebernya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejumlah atlet olahraga tradisional hadang asal Bondowoso beberapa waktu lalu berangkat ke Pacitan untuk mengikuti Pekan Olahraga Tradisional tingkat Provinsi. Pada kesempatan itu, kontingen asal Bondowoso menargetkan untuk memperoleh medali emas. Mengingat, dalam beberapa kesempatan sebelumnya, atlet asal Kota Tape ini juga sudah pernah berhasil meraih medali emas. Baik di tingkat provinsi ataupun nasional.

Mashud Gunardi, ofisial tim hadang Bondowoso, mengatakan, pada pekan olahraga yang sempat ditunda karena pandemi ini, pihaknya memiliki target untuk kembali mendapatkan medali emas dari cabor hadang. “Kami bertekad untuk mendapatkan medali emas. Serta mempertahankan gelar kita yang sudah didapatkan sebelumnya,” paparnya.

Untuk mencapai tujuan itu, pihaknya mengaku sudah menyiapkan sejumlah atlet yang siap berlaga dalam pergelaran lomba olahraga tradisional itu. “Atlet sudah sangat siap, sudah 99 persen,” katanya.

Ternyata, para atlet juga lebih semangat untuk mengikuti lomba. Mengingat, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso menjanjikan mereka bonus apabila berhasil menjadi juara. “Kami akan mendapat bonus tambahan yang sudah dijanjikan oleh Bapak Kepala Disparpora Bondowoso,” imbuhnya.

Disebutkan, dalam pekan olahraga tersebut ada empat cabang olahraga (cabor) yang diperlombakan. Di antaranya, hadang, sumpitan, egrang, serta dagongan. Sementara, untuk yang paling bergengsi, menurut dia adalah cabor hadang.

Mirisnya, dari empat cabor yang dilombakan, kontingen asal Bondowoso hanya bisa mengikuti satu cabor saja, yakni cabor hadang. Hal tersebut, menurut dia, karena keterbatasan anggaran yang mereka miliki. “Sebetulnya kami sudah menyiapkan semua cabor,” bebernya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejumlah atlet olahraga tradisional hadang asal Bondowoso beberapa waktu lalu berangkat ke Pacitan untuk mengikuti Pekan Olahraga Tradisional tingkat Provinsi. Pada kesempatan itu, kontingen asal Bondowoso menargetkan untuk memperoleh medali emas. Mengingat, dalam beberapa kesempatan sebelumnya, atlet asal Kota Tape ini juga sudah pernah berhasil meraih medali emas. Baik di tingkat provinsi ataupun nasional.

Mashud Gunardi, ofisial tim hadang Bondowoso, mengatakan, pada pekan olahraga yang sempat ditunda karena pandemi ini, pihaknya memiliki target untuk kembali mendapatkan medali emas dari cabor hadang. “Kami bertekad untuk mendapatkan medali emas. Serta mempertahankan gelar kita yang sudah didapatkan sebelumnya,” paparnya.

Untuk mencapai tujuan itu, pihaknya mengaku sudah menyiapkan sejumlah atlet yang siap berlaga dalam pergelaran lomba olahraga tradisional itu. “Atlet sudah sangat siap, sudah 99 persen,” katanya.

Ternyata, para atlet juga lebih semangat untuk mengikuti lomba. Mengingat, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso menjanjikan mereka bonus apabila berhasil menjadi juara. “Kami akan mendapat bonus tambahan yang sudah dijanjikan oleh Bapak Kepala Disparpora Bondowoso,” imbuhnya.

Disebutkan, dalam pekan olahraga tersebut ada empat cabang olahraga (cabor) yang diperlombakan. Di antaranya, hadang, sumpitan, egrang, serta dagongan. Sementara, untuk yang paling bergengsi, menurut dia adalah cabor hadang.

Mirisnya, dari empat cabor yang dilombakan, kontingen asal Bondowoso hanya bisa mengikuti satu cabor saja, yakni cabor hadang. Hal tersebut, menurut dia, karena keterbatasan anggaran yang mereka miliki. “Sebetulnya kami sudah menyiapkan semua cabor,” bebernya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/