alexametrics
23.7 C
Jember
Saturday, 24 September 2022

Usut Sumber Pupuknya

Mobile_AP_Rectangle 1

TENGGARANG, Radar Ijen – Kios pupuk dengan nama UD Lancar Jaya di Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, menjadi temuan pansus dalam sidak, Selasa (20/9) kemarin. Kios tersebut tidak mengantongi izin. Tapi anehnya, memiliki dan menjual pupuk subsidi.

BACA JUGA : Subsidi Listrik 450 VA Akan Dihapuskan?

Diketahui, kios ilegal itu berada di wilayah kerja Syamsul Arifin, distributor pupuk subsidi urea dan NPK yang memasarkan di Kecamatan Jambesari, Tlogosari, Pujer. Namun, Syamsul mengaku tidak pernah menyalurkan pupuk pada kios bernama UD Lancar Jaya di Desa Pengarang tersebut. Pasalnya, kios itu sudah tidak memiliki izin, bahkan sudah dicabut sebagai penyalur pupuk subsidi. “Kios itu ilegal. Bahkan izinnya tidak diperpanjang sejak bulan Maret tahun 2019 lalu,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (21/9).

Mobile_AP_Rectangle 2

Syamsul mengaku tidak mengetahui asal-muasal keberadaan pupuk subsidi pada kios itu. Yang jelas, selama izinnya sudah dicabut, pihaknya tidak lagi menyalurkan pupuk subsidi pada kios tersebut. “Saya tidak pernah menyalurkan pupuk pada kios itu,” bebernya.

- Advertisement -

TENGGARANG, Radar Ijen – Kios pupuk dengan nama UD Lancar Jaya di Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, menjadi temuan pansus dalam sidak, Selasa (20/9) kemarin. Kios tersebut tidak mengantongi izin. Tapi anehnya, memiliki dan menjual pupuk subsidi.

BACA JUGA : Subsidi Listrik 450 VA Akan Dihapuskan?

Diketahui, kios ilegal itu berada di wilayah kerja Syamsul Arifin, distributor pupuk subsidi urea dan NPK yang memasarkan di Kecamatan Jambesari, Tlogosari, Pujer. Namun, Syamsul mengaku tidak pernah menyalurkan pupuk pada kios bernama UD Lancar Jaya di Desa Pengarang tersebut. Pasalnya, kios itu sudah tidak memiliki izin, bahkan sudah dicabut sebagai penyalur pupuk subsidi. “Kios itu ilegal. Bahkan izinnya tidak diperpanjang sejak bulan Maret tahun 2019 lalu,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (21/9).

Syamsul mengaku tidak mengetahui asal-muasal keberadaan pupuk subsidi pada kios itu. Yang jelas, selama izinnya sudah dicabut, pihaknya tidak lagi menyalurkan pupuk subsidi pada kios tersebut. “Saya tidak pernah menyalurkan pupuk pada kios itu,” bebernya.

TENGGARANG, Radar Ijen – Kios pupuk dengan nama UD Lancar Jaya di Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, menjadi temuan pansus dalam sidak, Selasa (20/9) kemarin. Kios tersebut tidak mengantongi izin. Tapi anehnya, memiliki dan menjual pupuk subsidi.

BACA JUGA : Subsidi Listrik 450 VA Akan Dihapuskan?

Diketahui, kios ilegal itu berada di wilayah kerja Syamsul Arifin, distributor pupuk subsidi urea dan NPK yang memasarkan di Kecamatan Jambesari, Tlogosari, Pujer. Namun, Syamsul mengaku tidak pernah menyalurkan pupuk pada kios bernama UD Lancar Jaya di Desa Pengarang tersebut. Pasalnya, kios itu sudah tidak memiliki izin, bahkan sudah dicabut sebagai penyalur pupuk subsidi. “Kios itu ilegal. Bahkan izinnya tidak diperpanjang sejak bulan Maret tahun 2019 lalu,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (21/9).

Syamsul mengaku tidak mengetahui asal-muasal keberadaan pupuk subsidi pada kios itu. Yang jelas, selama izinnya sudah dicabut, pihaknya tidak lagi menyalurkan pupuk subsidi pada kios tersebut. “Saya tidak pernah menyalurkan pupuk pada kios itu,” bebernya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/