alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Tren Budi Daya Ikan Koi Jadi Peluang Bisnis Menggiurkan

Peluang hingga Luar Daerah

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Budi daya ikan koi kini menjadi tren tersendiri. Ikan warna-warni ini ternyata bisa menjadi lahan bisnis yang menggiurkan. Di Bondowoso, budi daya ikan koi mulai diminati pembeli lokal hingga luar kota.

Namun, sejak awal 2021 ini pengiriman luar kota belum bisa terpenuhi, lantaran terbatasnya oksigen menjadi kendala utama. Sebab, bila dipaketkan hingga luar kota, ikan koi memerlukan ketersediaan oksigen yang dibungkus dalam plastik besar.

Sebagaimana diketahui, ikan koi menjadi tren sejak beberapa tahun terakhir. Baik menjadi bisnis jual beli maupun hanya sebagai koleksi tersendiri. Di Bondowoso tren ikan koi sudah merambah ke beberapa pelosok desa. Sejumlah warga pun mulai memanfaatkan naik daunnya ikan bermotif ini. Seperti yang dilakukan Darmono, salah seorang pembudi daya ikan koi asal Desa Koncer Kidul, Kecamatan Tenggarang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Perawatan yang dilakukannya untuk budi daya ikan koi tak sembarangan. Harus teliti, jeli, serta telaten. “Harus dirawat mulai pemijahan hingga perawatan untuk ikan koi kualitas super,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Kini, selama pandemi dan masih dalam kondisi PPKM, pemasaran ikan koi masih melalui daring. “Saya jual sementara ini melalui media sosial. Juga ada beberapa pelanggan dari kota tetangga seperti Jember atau Situbondo yang datang langsung,” imbuhnya.

Pemisahan kolam koi pun harus dilakukan. Mulai dari kolam ikan koi kecil, sedang, hingga besar yang berukuran 20 sampai 40 sentimerer, serta untuk kolam ikan indukan. Menurut dia, sekarang ini ada tiga jenis ikan koi yang ramai diburu pembeli. “Ada ikan koi jenis showa, sanke, dan shiro. Tiga jenis itu ramai peminatnya,” lanjutnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Budi daya ikan koi kini menjadi tren tersendiri. Ikan warna-warni ini ternyata bisa menjadi lahan bisnis yang menggiurkan. Di Bondowoso, budi daya ikan koi mulai diminati pembeli lokal hingga luar kota.

Namun, sejak awal 2021 ini pengiriman luar kota belum bisa terpenuhi, lantaran terbatasnya oksigen menjadi kendala utama. Sebab, bila dipaketkan hingga luar kota, ikan koi memerlukan ketersediaan oksigen yang dibungkus dalam plastik besar.

Sebagaimana diketahui, ikan koi menjadi tren sejak beberapa tahun terakhir. Baik menjadi bisnis jual beli maupun hanya sebagai koleksi tersendiri. Di Bondowoso tren ikan koi sudah merambah ke beberapa pelosok desa. Sejumlah warga pun mulai memanfaatkan naik daunnya ikan bermotif ini. Seperti yang dilakukan Darmono, salah seorang pembudi daya ikan koi asal Desa Koncer Kidul, Kecamatan Tenggarang.

Perawatan yang dilakukannya untuk budi daya ikan koi tak sembarangan. Harus teliti, jeli, serta telaten. “Harus dirawat mulai pemijahan hingga perawatan untuk ikan koi kualitas super,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Kini, selama pandemi dan masih dalam kondisi PPKM, pemasaran ikan koi masih melalui daring. “Saya jual sementara ini melalui media sosial. Juga ada beberapa pelanggan dari kota tetangga seperti Jember atau Situbondo yang datang langsung,” imbuhnya.

Pemisahan kolam koi pun harus dilakukan. Mulai dari kolam ikan koi kecil, sedang, hingga besar yang berukuran 20 sampai 40 sentimerer, serta untuk kolam ikan indukan. Menurut dia, sekarang ini ada tiga jenis ikan koi yang ramai diburu pembeli. “Ada ikan koi jenis showa, sanke, dan shiro. Tiga jenis itu ramai peminatnya,” lanjutnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Budi daya ikan koi kini menjadi tren tersendiri. Ikan warna-warni ini ternyata bisa menjadi lahan bisnis yang menggiurkan. Di Bondowoso, budi daya ikan koi mulai diminati pembeli lokal hingga luar kota.

Namun, sejak awal 2021 ini pengiriman luar kota belum bisa terpenuhi, lantaran terbatasnya oksigen menjadi kendala utama. Sebab, bila dipaketkan hingga luar kota, ikan koi memerlukan ketersediaan oksigen yang dibungkus dalam plastik besar.

Sebagaimana diketahui, ikan koi menjadi tren sejak beberapa tahun terakhir. Baik menjadi bisnis jual beli maupun hanya sebagai koleksi tersendiri. Di Bondowoso tren ikan koi sudah merambah ke beberapa pelosok desa. Sejumlah warga pun mulai memanfaatkan naik daunnya ikan bermotif ini. Seperti yang dilakukan Darmono, salah seorang pembudi daya ikan koi asal Desa Koncer Kidul, Kecamatan Tenggarang.

Perawatan yang dilakukannya untuk budi daya ikan koi tak sembarangan. Harus teliti, jeli, serta telaten. “Harus dirawat mulai pemijahan hingga perawatan untuk ikan koi kualitas super,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Kini, selama pandemi dan masih dalam kondisi PPKM, pemasaran ikan koi masih melalui daring. “Saya jual sementara ini melalui media sosial. Juga ada beberapa pelanggan dari kota tetangga seperti Jember atau Situbondo yang datang langsung,” imbuhnya.

Pemisahan kolam koi pun harus dilakukan. Mulai dari kolam ikan koi kecil, sedang, hingga besar yang berukuran 20 sampai 40 sentimerer, serta untuk kolam ikan indukan. Menurut dia, sekarang ini ada tiga jenis ikan koi yang ramai diburu pembeli. “Ada ikan koi jenis showa, sanke, dan shiro. Tiga jenis itu ramai peminatnya,” lanjutnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/