alexametrics
22.7 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Penyembelihan Dilakukan Sehari setelah Salat Id

Bupati dan Gubernur Sumbangkan Hewan Kurban

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Satu hari setelah pelaksanaan salat Idul Adha, penyembelihan hewan kurban masih terus dilakukan. Seperti yang terlihat di Masjid Agung At Taqwa Bondowoso, Rabu (21/7) pagi. Tercatat 34 hewan kurban yang dipotong. Terdiri atas 12 ekor sapi dan 22 ekor kambing.

Di antara hewan kurban itu, dua ekor sapi merupakan pemberian dari Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso. Serta satu ekor dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Sisanya adalah hewan kurban yang diserahkan oleh jamah masjid.

Ketua Takmir Masjid At Taqwa Bondowoso H Ahmad Sodiq menyampaikan, awalnya dia tidak menyangka jumlah hewan kurban di masjid yang dia kelola akan sebanyak itu. Dijelaskan, biasanya para jamaah memberikan kurban berupa uang dengan nominal seharga satu ekor kambing. Kalau sudah ada tujuh orang yang demikian, maka pihaknya akan mengumpulkan uang tersebut untuk membeli satu ekor sapi. Hal tersebut karena daging sapi dinilai akan lebih banyak daripada daging kambing. “Sistem kami seperti itu. Sudah kami sampaikan juga kepada para jamaah,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Untuk daging kurban kali ini sasarannya akan diberikan kepada sebanyak 1.500 orang. Dengan perincian 500 di antaranya diberikan khusus kepada para jamaahnya. Sementara, sisanya akan diberikan kepada warga sekitar dengan dikoordinasi oleh beberapa orang. “Jadi, tidak semua penerima harus datang ke tempat pembagian daging. Kami kirim ke koordinator. Nanti mereka yang akan bagi ke sekitarnya. Sehingga semua nggak harus ke sini,” ujarnya.

Sementara bagi jamaah, menurut dia, untuk bisa mengambil daging kurban, mereka harus datang langsung ke Masjid At Taqwa sesuai dengan waktu yang ditentukan dalam kupon masing-masing penerima yang sudah dibagikan sebelumnya. Di tempat tersebut disediakan empat titik untuk pembagian daging kurban. Tujuannya adalah untuk mengurangi kerumunan orang saat penyaluran daging.

Pihaknya juga menyampaikan, proses penyembelihan hewan kurban tidak dilakukan di halaman masjid. Melainkan dilakukan di tempat penyembelihan hewan resmi. “Di sini tinggal menimbang dan membagi daging,” ucapnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Satu hari setelah pelaksanaan salat Idul Adha, penyembelihan hewan kurban masih terus dilakukan. Seperti yang terlihat di Masjid Agung At Taqwa Bondowoso, Rabu (21/7) pagi. Tercatat 34 hewan kurban yang dipotong. Terdiri atas 12 ekor sapi dan 22 ekor kambing.

Di antara hewan kurban itu, dua ekor sapi merupakan pemberian dari Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso. Serta satu ekor dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Sisanya adalah hewan kurban yang diserahkan oleh jamah masjid.

Ketua Takmir Masjid At Taqwa Bondowoso H Ahmad Sodiq menyampaikan, awalnya dia tidak menyangka jumlah hewan kurban di masjid yang dia kelola akan sebanyak itu. Dijelaskan, biasanya para jamaah memberikan kurban berupa uang dengan nominal seharga satu ekor kambing. Kalau sudah ada tujuh orang yang demikian, maka pihaknya akan mengumpulkan uang tersebut untuk membeli satu ekor sapi. Hal tersebut karena daging sapi dinilai akan lebih banyak daripada daging kambing. “Sistem kami seperti itu. Sudah kami sampaikan juga kepada para jamaah,” jelasnya.

Untuk daging kurban kali ini sasarannya akan diberikan kepada sebanyak 1.500 orang. Dengan perincian 500 di antaranya diberikan khusus kepada para jamaahnya. Sementara, sisanya akan diberikan kepada warga sekitar dengan dikoordinasi oleh beberapa orang. “Jadi, tidak semua penerima harus datang ke tempat pembagian daging. Kami kirim ke koordinator. Nanti mereka yang akan bagi ke sekitarnya. Sehingga semua nggak harus ke sini,” ujarnya.

Sementara bagi jamaah, menurut dia, untuk bisa mengambil daging kurban, mereka harus datang langsung ke Masjid At Taqwa sesuai dengan waktu yang ditentukan dalam kupon masing-masing penerima yang sudah dibagikan sebelumnya. Di tempat tersebut disediakan empat titik untuk pembagian daging kurban. Tujuannya adalah untuk mengurangi kerumunan orang saat penyaluran daging.

Pihaknya juga menyampaikan, proses penyembelihan hewan kurban tidak dilakukan di halaman masjid. Melainkan dilakukan di tempat penyembelihan hewan resmi. “Di sini tinggal menimbang dan membagi daging,” ucapnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Satu hari setelah pelaksanaan salat Idul Adha, penyembelihan hewan kurban masih terus dilakukan. Seperti yang terlihat di Masjid Agung At Taqwa Bondowoso, Rabu (21/7) pagi. Tercatat 34 hewan kurban yang dipotong. Terdiri atas 12 ekor sapi dan 22 ekor kambing.

Di antara hewan kurban itu, dua ekor sapi merupakan pemberian dari Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso. Serta satu ekor dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Sisanya adalah hewan kurban yang diserahkan oleh jamah masjid.

Ketua Takmir Masjid At Taqwa Bondowoso H Ahmad Sodiq menyampaikan, awalnya dia tidak menyangka jumlah hewan kurban di masjid yang dia kelola akan sebanyak itu. Dijelaskan, biasanya para jamaah memberikan kurban berupa uang dengan nominal seharga satu ekor kambing. Kalau sudah ada tujuh orang yang demikian, maka pihaknya akan mengumpulkan uang tersebut untuk membeli satu ekor sapi. Hal tersebut karena daging sapi dinilai akan lebih banyak daripada daging kambing. “Sistem kami seperti itu. Sudah kami sampaikan juga kepada para jamaah,” jelasnya.

Untuk daging kurban kali ini sasarannya akan diberikan kepada sebanyak 1.500 orang. Dengan perincian 500 di antaranya diberikan khusus kepada para jamaahnya. Sementara, sisanya akan diberikan kepada warga sekitar dengan dikoordinasi oleh beberapa orang. “Jadi, tidak semua penerima harus datang ke tempat pembagian daging. Kami kirim ke koordinator. Nanti mereka yang akan bagi ke sekitarnya. Sehingga semua nggak harus ke sini,” ujarnya.

Sementara bagi jamaah, menurut dia, untuk bisa mengambil daging kurban, mereka harus datang langsung ke Masjid At Taqwa sesuai dengan waktu yang ditentukan dalam kupon masing-masing penerima yang sudah dibagikan sebelumnya. Di tempat tersebut disediakan empat titik untuk pembagian daging kurban. Tujuannya adalah untuk mengurangi kerumunan orang saat penyaluran daging.

Pihaknya juga menyampaikan, proses penyembelihan hewan kurban tidak dilakukan di halaman masjid. Melainkan dilakukan di tempat penyembelihan hewan resmi. “Di sini tinggal menimbang dan membagi daging,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/