Masih Ditemui Spanduk Menyalahi Aturan

Berpotensi Merugikan Pemerintah Kabupaten

BONDOWOSO, RADARJEMBER.IDSatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bondowoso melakukan penertiban spanduk liar yang tidak memiliki izin dan spanduk yang sudah kedaluwarsa perizinannya, Senin (21/6). Penertiban itu dilakukan dengan menyisir sepanjang jalan A Yani, dan jalur utama kota Bondowoso.

Eko Yuda, Komandan Regu Satpol PP Bondowoso, menyampaikan, pihaknya melakukan penertiban berdasarkan Perbup Nomor 255 Tahun 2008 serta Perda Nomor 09 Tahun 2016 tentang Ketertiban Umum. Oleh sebab itu, poster atau spanduk yang dianggap melanggar akan terus ditertibkan oleh pihaknya secara terus-menerus.

Dari kegiatan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan puluhan poster yang dianggap melanggar aturan. Barang-barang yang ditertibkan kemudian dibawa menggunakan mobil patroli satpol PP. “Beberapa spanduk dan poster yang kami tertibkan ini berkaitan dengan pemanfaatan jalur hijau,” ungkapnya.

Menurut dia, selain permasalahan izin, hal yang perlu diperhatikan adalah pemasangan spanduk dan poster tidak boleh dipaku pada pohon. Pemasangannya harus menggunakan alat bantu. Seperti bambu yang ditancapkan ke tanah. Selain dilarang dipaku pada pohon, pemasangan pada tiang juga tidak diperbolehkan. Sebab, tiang merupakan fasilitas pemerintah dan harus ada izin khusus untuk memasang di tempat itu.

Selama ini, lanjut Eko, pihaknya masih menemukan banyak spanduk yang tidak memiliki izin. Dibuktikan dengan tidak adanya stempel bukti lunas pajak dari dinas pendapatan daerah. Hal itu menandakan bahwa poster atau spanduk tidak memenuhi unsur perizinan.