alexametrics
24.4 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Rutin Gelar Bazar Tingkat Desa

Geliatkan Ekonomi Pedagang Lokal

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Puluhan pedagang berjejer rapi dalam bazar Ramadan di lapangan desa. Ya, tahun ini dua desa di Kecamatan Jambesari mengadakan bazar Ramadan tingkat desa. Yakni Desa Tegal Pasir dan Pengarang.

Sejak awal Ramadan (13/4) lalu, dua desa ini memberikan izin berdagang bagi para pedagang desa untuk berjualan di bazar Ramadan. “Kalau di Desa Tegal Pasir, kegiatan bazar Ramadan ini rutin kami gelar tiap tahunnya. Hanya tahun 2020 kemarin vakum karena awal-awal pandemi yang masih tinggi,” ujar Sujono, Kepala Desa (Kades) Tegal Pasir.

Dirinya menambahkan, bazar Ramadan tahun ini diadakan di sebuah lapangan futsal desa. Dia pun mengungkapkan alasannya, mengapa digelar di lapangan. Total ada sekitar 15-20 pedagang yang berpartisipasi dalam bazar Ramadan itu. “Kalau tahun-tahun sebelumnya digelar di pinggir jalan. Karena sering menimbulkan kemacetan, akhirnya kami pindah ke lapangan saja,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lebih jauh, Sujono mengaku bahwa hanya pedagang yang berasal dari desanya yang diperbolehkan berdagang dalam bazar itu. “Sebenarnya banyak pedagang luar yang ingin ikut berjualan. Tetapi kami ingin fokuskan untuk warga desa saja,” lanjutnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Puluhan pedagang berjejer rapi dalam bazar Ramadan di lapangan desa. Ya, tahun ini dua desa di Kecamatan Jambesari mengadakan bazar Ramadan tingkat desa. Yakni Desa Tegal Pasir dan Pengarang.

Sejak awal Ramadan (13/4) lalu, dua desa ini memberikan izin berdagang bagi para pedagang desa untuk berjualan di bazar Ramadan. “Kalau di Desa Tegal Pasir, kegiatan bazar Ramadan ini rutin kami gelar tiap tahunnya. Hanya tahun 2020 kemarin vakum karena awal-awal pandemi yang masih tinggi,” ujar Sujono, Kepala Desa (Kades) Tegal Pasir.

Dirinya menambahkan, bazar Ramadan tahun ini diadakan di sebuah lapangan futsal desa. Dia pun mengungkapkan alasannya, mengapa digelar di lapangan. Total ada sekitar 15-20 pedagang yang berpartisipasi dalam bazar Ramadan itu. “Kalau tahun-tahun sebelumnya digelar di pinggir jalan. Karena sering menimbulkan kemacetan, akhirnya kami pindah ke lapangan saja,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Lebih jauh, Sujono mengaku bahwa hanya pedagang yang berasal dari desanya yang diperbolehkan berdagang dalam bazar itu. “Sebenarnya banyak pedagang luar yang ingin ikut berjualan. Tetapi kami ingin fokuskan untuk warga desa saja,” lanjutnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Puluhan pedagang berjejer rapi dalam bazar Ramadan di lapangan desa. Ya, tahun ini dua desa di Kecamatan Jambesari mengadakan bazar Ramadan tingkat desa. Yakni Desa Tegal Pasir dan Pengarang.

Sejak awal Ramadan (13/4) lalu, dua desa ini memberikan izin berdagang bagi para pedagang desa untuk berjualan di bazar Ramadan. “Kalau di Desa Tegal Pasir, kegiatan bazar Ramadan ini rutin kami gelar tiap tahunnya. Hanya tahun 2020 kemarin vakum karena awal-awal pandemi yang masih tinggi,” ujar Sujono, Kepala Desa (Kades) Tegal Pasir.

Dirinya menambahkan, bazar Ramadan tahun ini diadakan di sebuah lapangan futsal desa. Dia pun mengungkapkan alasannya, mengapa digelar di lapangan. Total ada sekitar 15-20 pedagang yang berpartisipasi dalam bazar Ramadan itu. “Kalau tahun-tahun sebelumnya digelar di pinggir jalan. Karena sering menimbulkan kemacetan, akhirnya kami pindah ke lapangan saja,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Lebih jauh, Sujono mengaku bahwa hanya pedagang yang berasal dari desanya yang diperbolehkan berdagang dalam bazar itu. “Sebenarnya banyak pedagang luar yang ingin ikut berjualan. Tetapi kami ingin fokuskan untuk warga desa saja,” lanjutnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/