30.2 C
Jember
Sunday, 4 June 2023

Bupati Bondowoso Kebut Gerbong Mutasi

Puluhan Pejabat Eselon IV, Eselon II Segera Menyusul

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sisa enam bulan masa kepemimpinan Bupati Salwa Arifin dan Wakil Irwan Bachtiar Rahmat, Pemkab Bondowoso kembali melakukan pengangkatan ASN eselon IV di lingkungan Dinas Pendidikan dan Struktural Pemerintahan. Di antaranya, 19 kepala sekolah, empat pengawas sekolah, dan dua fungsional penilik. Sementara, di struktural pemerintahan hanya ada satu lurah.

Politik Uang Masih Jadi Ancaman Serius

Setidaknya, total ada 24 ASN di lingkungan Pemkab Bondowoso yang telah dilantik dengan jabatan baru di Pendapa Bondowoso, kemarin (21/3). Mereka diambil sumpah jabatan langsung oleh orang nomor satu di Bumi Ki Ronggo. Disertai komitmen tertulis untuk menjalankan tugas baru sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bupati Bondowoso Salwa Arifin menyebut, dengan dilantiknya para pejabat di posisi yang baru itu, diimbau untuk tidak menyalahgunakan wewenang dan tanggung jawab. Tak hanya itu, dia juga meminta untuk memberikan kinerja yang lebih optimal. “Jabatan ini jangan sampai disalahgunakan. Silakan bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sugiono Eksantoso menjelaskan, pengangkatan kali ini dimaksudkan untuk mengisi sejumlah posisi yang sempat kosong sebelumnya. ¬†Menurutnya, hal itu terjadi karena sejumlah pejabat yang pensiun setiap bulan. “Seperti yang disampaikan oleh bupati, bahwa ini untuk mengisi formasi yang kosong. Agar memberikan kinerja yang optimal dalam setiap UPTD,” timpalnya.

Dia menyebut, dari total pejabat yang dilantik kali ini, mayoritas berada di internal Dinas Pendidikan (Dispendik). Mulai dari kepala sekolah, pengawas sekolah, hingga fungsional penilik. “Ada 19 di UPTD, 2 di pengawas, dan 2 di penilik. Kalau yang lurah hanya ada satu,” imbuhnya.

Dia juga menjawab tentang rencana rotasi PNS eselon II yang dikabarkan akan dilaksanakan tahun ini. Menurutnya, sejauh ini masih menunggu persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Baru asesmen yang eselon II, karena harus ada persetujuan KASN. Kami ajukan semua itu. Tergantung bupati nanti. Saya kan hanya eksekutor saja,” pungkasnya. (mun/c2/fid)

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sisa enam bulan masa kepemimpinan Bupati Salwa Arifin dan Wakil Irwan Bachtiar Rahmat, Pemkab Bondowoso kembali melakukan pengangkatan ASN eselon IV di lingkungan Dinas Pendidikan dan Struktural Pemerintahan. Di antaranya, 19 kepala sekolah, empat pengawas sekolah, dan dua fungsional penilik. Sementara, di struktural pemerintahan hanya ada satu lurah.

Politik Uang Masih Jadi Ancaman Serius

Setidaknya, total ada 24 ASN di lingkungan Pemkab Bondowoso yang telah dilantik dengan jabatan baru di Pendapa Bondowoso, kemarin (21/3). Mereka diambil sumpah jabatan langsung oleh orang nomor satu di Bumi Ki Ronggo. Disertai komitmen tertulis untuk menjalankan tugas baru sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Bupati Bondowoso Salwa Arifin menyebut, dengan dilantiknya para pejabat di posisi yang baru itu, diimbau untuk tidak menyalahgunakan wewenang dan tanggung jawab. Tak hanya itu, dia juga meminta untuk memberikan kinerja yang lebih optimal. “Jabatan ini jangan sampai disalahgunakan. Silakan bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sugiono Eksantoso menjelaskan, pengangkatan kali ini dimaksudkan untuk mengisi sejumlah posisi yang sempat kosong sebelumnya. ¬†Menurutnya, hal itu terjadi karena sejumlah pejabat yang pensiun setiap bulan. “Seperti yang disampaikan oleh bupati, bahwa ini untuk mengisi formasi yang kosong. Agar memberikan kinerja yang optimal dalam setiap UPTD,” timpalnya.

Dia menyebut, dari total pejabat yang dilantik kali ini, mayoritas berada di internal Dinas Pendidikan (Dispendik). Mulai dari kepala sekolah, pengawas sekolah, hingga fungsional penilik. “Ada 19 di UPTD, 2 di pengawas, dan 2 di penilik. Kalau yang lurah hanya ada satu,” imbuhnya.

Dia juga menjawab tentang rencana rotasi PNS eselon II yang dikabarkan akan dilaksanakan tahun ini. Menurutnya, sejauh ini masih menunggu persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Baru asesmen yang eselon II, karena harus ada persetujuan KASN. Kami ajukan semua itu. Tergantung bupati nanti. Saya kan hanya eksekutor saja,” pungkasnya. (mun/c2/fid)

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sisa enam bulan masa kepemimpinan Bupati Salwa Arifin dan Wakil Irwan Bachtiar Rahmat, Pemkab Bondowoso kembali melakukan pengangkatan ASN eselon IV di lingkungan Dinas Pendidikan dan Struktural Pemerintahan. Di antaranya, 19 kepala sekolah, empat pengawas sekolah, dan dua fungsional penilik. Sementara, di struktural pemerintahan hanya ada satu lurah.

Politik Uang Masih Jadi Ancaman Serius

Setidaknya, total ada 24 ASN di lingkungan Pemkab Bondowoso yang telah dilantik dengan jabatan baru di Pendapa Bondowoso, kemarin (21/3). Mereka diambil sumpah jabatan langsung oleh orang nomor satu di Bumi Ki Ronggo. Disertai komitmen tertulis untuk menjalankan tugas baru sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Bupati Bondowoso Salwa Arifin menyebut, dengan dilantiknya para pejabat di posisi yang baru itu, diimbau untuk tidak menyalahgunakan wewenang dan tanggung jawab. Tak hanya itu, dia juga meminta untuk memberikan kinerja yang lebih optimal. “Jabatan ini jangan sampai disalahgunakan. Silakan bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sugiono Eksantoso menjelaskan, pengangkatan kali ini dimaksudkan untuk mengisi sejumlah posisi yang sempat kosong sebelumnya. ¬†Menurutnya, hal itu terjadi karena sejumlah pejabat yang pensiun setiap bulan. “Seperti yang disampaikan oleh bupati, bahwa ini untuk mengisi formasi yang kosong. Agar memberikan kinerja yang optimal dalam setiap UPTD,” timpalnya.

Dia menyebut, dari total pejabat yang dilantik kali ini, mayoritas berada di internal Dinas Pendidikan (Dispendik). Mulai dari kepala sekolah, pengawas sekolah, hingga fungsional penilik. “Ada 19 di UPTD, 2 di pengawas, dan 2 di penilik. Kalau yang lurah hanya ada satu,” imbuhnya.

Dia juga menjawab tentang rencana rotasi PNS eselon II yang dikabarkan akan dilaksanakan tahun ini. Menurutnya, sejauh ini masih menunggu persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Baru asesmen yang eselon II, karena harus ada persetujuan KASN. Kami ajukan semua itu. Tergantung bupati nanti. Saya kan hanya eksekutor saja,” pungkasnya. (mun/c2/fid)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca