alexametrics
23.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Nataru, Kawah Ijen Belum Tentu Buka

Tunggu Surat Edaran Resmi

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Menjelang momen Natal dan tahun baru (Nataru) ini, wisatawan yang hendak mengunjungi Kawah Ijen harus sabar menunggu kepastian. Sebab, pengelola belum bisa memastikan apakah kawasan wisata tersebut akan tetap buka atau justru ditutup pada momen tanggal merah tersebut.

Plh Kepala BKSDA Wilayah III Jember Purwanto menjelaskan kepada Jawa Pos Radar Ijen, pihaknya masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari balai besar. “Belum ada informasi lagi dari balai besar. Tetapi, kalau sementara ini masih tetap buka,” ujarnya.

Pihaknya sementara ini masih menunggu surat resmi dari balai besar pusat. Meski begitu, Purwanto tetap mempersiapkan segala sesuatunya bila tetap buka atau tutup. Bila tetap buka, pihaknya tetap akan memperhatikan protokol kesehatan para pengunjung serta batasan kunjungan setiap harinya. “Kalau momen Nataru tahun lalu tutup. Tahun lalu tutupnya mulai tanggal 31 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021,” jelas Purwanto.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, hingga kini tingkat wisatawan berkunjung ke Kawah Ijen belum naik secara signifikan meskipun sudah cukup lama dibuka dari bulan September lalu. “Biasa saja untuk wisatawan yang datang. Karena memang masih ada pembatasan kuota pengunjung,” beber Purwanto.

Pembatasan kuota itu yakni 150 orang per harinya. Disinggung apakah bila akhir pekan ada lonjakan wisatawan, Purwanto menambahkan, weekend pun tak ada kenaikan pengunjung dengan jumlah besar. “Kalau weekend biasanya lebih ramai dari hari biasa. Tapi, tetap sama saja, tidak sampai melebihi 150 orang,” imbuhnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Menjelang momen Natal dan tahun baru (Nataru) ini, wisatawan yang hendak mengunjungi Kawah Ijen harus sabar menunggu kepastian. Sebab, pengelola belum bisa memastikan apakah kawasan wisata tersebut akan tetap buka atau justru ditutup pada momen tanggal merah tersebut.

Plh Kepala BKSDA Wilayah III Jember Purwanto menjelaskan kepada Jawa Pos Radar Ijen, pihaknya masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari balai besar. “Belum ada informasi lagi dari balai besar. Tetapi, kalau sementara ini masih tetap buka,” ujarnya.

Pihaknya sementara ini masih menunggu surat resmi dari balai besar pusat. Meski begitu, Purwanto tetap mempersiapkan segala sesuatunya bila tetap buka atau tutup. Bila tetap buka, pihaknya tetap akan memperhatikan protokol kesehatan para pengunjung serta batasan kunjungan setiap harinya. “Kalau momen Nataru tahun lalu tutup. Tahun lalu tutupnya mulai tanggal 31 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021,” jelas Purwanto.

Sementara itu, hingga kini tingkat wisatawan berkunjung ke Kawah Ijen belum naik secara signifikan meskipun sudah cukup lama dibuka dari bulan September lalu. “Biasa saja untuk wisatawan yang datang. Karena memang masih ada pembatasan kuota pengunjung,” beber Purwanto.

Pembatasan kuota itu yakni 150 orang per harinya. Disinggung apakah bila akhir pekan ada lonjakan wisatawan, Purwanto menambahkan, weekend pun tak ada kenaikan pengunjung dengan jumlah besar. “Kalau weekend biasanya lebih ramai dari hari biasa. Tapi, tetap sama saja, tidak sampai melebihi 150 orang,” imbuhnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Menjelang momen Natal dan tahun baru (Nataru) ini, wisatawan yang hendak mengunjungi Kawah Ijen harus sabar menunggu kepastian. Sebab, pengelola belum bisa memastikan apakah kawasan wisata tersebut akan tetap buka atau justru ditutup pada momen tanggal merah tersebut.

Plh Kepala BKSDA Wilayah III Jember Purwanto menjelaskan kepada Jawa Pos Radar Ijen, pihaknya masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari balai besar. “Belum ada informasi lagi dari balai besar. Tetapi, kalau sementara ini masih tetap buka,” ujarnya.

Pihaknya sementara ini masih menunggu surat resmi dari balai besar pusat. Meski begitu, Purwanto tetap mempersiapkan segala sesuatunya bila tetap buka atau tutup. Bila tetap buka, pihaknya tetap akan memperhatikan protokol kesehatan para pengunjung serta batasan kunjungan setiap harinya. “Kalau momen Nataru tahun lalu tutup. Tahun lalu tutupnya mulai tanggal 31 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021,” jelas Purwanto.

Sementara itu, hingga kini tingkat wisatawan berkunjung ke Kawah Ijen belum naik secara signifikan meskipun sudah cukup lama dibuka dari bulan September lalu. “Biasa saja untuk wisatawan yang datang. Karena memang masih ada pembatasan kuota pengunjung,” beber Purwanto.

Pembatasan kuota itu yakni 150 orang per harinya. Disinggung apakah bila akhir pekan ada lonjakan wisatawan, Purwanto menambahkan, weekend pun tak ada kenaikan pengunjung dengan jumlah besar. “Kalau weekend biasanya lebih ramai dari hari biasa. Tapi, tetap sama saja, tidak sampai melebihi 150 orang,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/