alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Paralayang di Puncak Megasari Bondowoso

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Paralayang merupakan salah satu cabang olahraga yang kini banyak digemari. Tak terkecuali di Bondowoso. Olahraga paralayang biasanya lepas landas dari sebuah lereng bukit atau dataran tinggi dengan memanfaatkan angin sebagai media utamanya. Meski terlihat sangat menantang dan mengasyikkan, tidak semua orang boleh mengikuti cabang olahraga ini.

Pengurus Kabupaten (Pengkab) Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Bondowoso pun berharap olahraga udara ini tetap eksis. Apalagi, bukti nyata salah satu atlet paralayang asal Bondowoso, Widodo, berhasil meraih medali perak di PON Papua, kemarin.

Menurut Sinung Sudrajad, Ketua FASI Bondowoso, pihaknya terus mempersiapkan diri ke depannya. Beberapa rencana pembinaan atlet maupun upaya menggandeng pihak terkait untuk mendukung olahraga dirgantara ini terus dilakukan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bahkan, dengan atletnya yang sudah berbicara banyak di level nasional, FASI Bondowoso berharap event paralayang dapat kembali digelar. “Semoga nantinya tetap bisa digelar di Bondowoso. Dan kami akan segera membuat rencananya, dengan bukti yang ada, atlet kami meraih medali di PON Papua,” bebernya.

Pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Bondowoso ini menambahkan, pihaknya mengharap dukungan dari pemerintah. “Kami harap support dari Pemprov Jawa Timur juga. Untuk pengembangan dan pembibitan atlet dirgantara di Bondowoso ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, menurut Sinung, Puncak Megasari, lokasi yang biasa digunakan untuk terbang landas paralayang, sangat representatif. “Puncak Megasari sudah standar nasional. Bahkan beberapa atlet paralayang luar negeri juga sudah pernah menjajal. Dengan tingkat kesulitan yang cukup susah,” urainya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Paralayang merupakan salah satu cabang olahraga yang kini banyak digemari. Tak terkecuali di Bondowoso. Olahraga paralayang biasanya lepas landas dari sebuah lereng bukit atau dataran tinggi dengan memanfaatkan angin sebagai media utamanya. Meski terlihat sangat menantang dan mengasyikkan, tidak semua orang boleh mengikuti cabang olahraga ini.

Pengurus Kabupaten (Pengkab) Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Bondowoso pun berharap olahraga udara ini tetap eksis. Apalagi, bukti nyata salah satu atlet paralayang asal Bondowoso, Widodo, berhasil meraih medali perak di PON Papua, kemarin.

Menurut Sinung Sudrajad, Ketua FASI Bondowoso, pihaknya terus mempersiapkan diri ke depannya. Beberapa rencana pembinaan atlet maupun upaya menggandeng pihak terkait untuk mendukung olahraga dirgantara ini terus dilakukan.

Bahkan, dengan atletnya yang sudah berbicara banyak di level nasional, FASI Bondowoso berharap event paralayang dapat kembali digelar. “Semoga nantinya tetap bisa digelar di Bondowoso. Dan kami akan segera membuat rencananya, dengan bukti yang ada, atlet kami meraih medali di PON Papua,” bebernya.

Pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Bondowoso ini menambahkan, pihaknya mengharap dukungan dari pemerintah. “Kami harap support dari Pemprov Jawa Timur juga. Untuk pengembangan dan pembibitan atlet dirgantara di Bondowoso ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, menurut Sinung, Puncak Megasari, lokasi yang biasa digunakan untuk terbang landas paralayang, sangat representatif. “Puncak Megasari sudah standar nasional. Bahkan beberapa atlet paralayang luar negeri juga sudah pernah menjajal. Dengan tingkat kesulitan yang cukup susah,” urainya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Paralayang merupakan salah satu cabang olahraga yang kini banyak digemari. Tak terkecuali di Bondowoso. Olahraga paralayang biasanya lepas landas dari sebuah lereng bukit atau dataran tinggi dengan memanfaatkan angin sebagai media utamanya. Meski terlihat sangat menantang dan mengasyikkan, tidak semua orang boleh mengikuti cabang olahraga ini.

Pengurus Kabupaten (Pengkab) Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Bondowoso pun berharap olahraga udara ini tetap eksis. Apalagi, bukti nyata salah satu atlet paralayang asal Bondowoso, Widodo, berhasil meraih medali perak di PON Papua, kemarin.

Menurut Sinung Sudrajad, Ketua FASI Bondowoso, pihaknya terus mempersiapkan diri ke depannya. Beberapa rencana pembinaan atlet maupun upaya menggandeng pihak terkait untuk mendukung olahraga dirgantara ini terus dilakukan.

Bahkan, dengan atletnya yang sudah berbicara banyak di level nasional, FASI Bondowoso berharap event paralayang dapat kembali digelar. “Semoga nantinya tetap bisa digelar di Bondowoso. Dan kami akan segera membuat rencananya, dengan bukti yang ada, atlet kami meraih medali di PON Papua,” bebernya.

Pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Bondowoso ini menambahkan, pihaknya mengharap dukungan dari pemerintah. “Kami harap support dari Pemprov Jawa Timur juga. Untuk pengembangan dan pembibitan atlet dirgantara di Bondowoso ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, menurut Sinung, Puncak Megasari, lokasi yang biasa digunakan untuk terbang landas paralayang, sangat representatif. “Puncak Megasari sudah standar nasional. Bahkan beberapa atlet paralayang luar negeri juga sudah pernah menjajal. Dengan tingkat kesulitan yang cukup susah,” urainya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/