alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Pemasangan Baliho Ijen Geopark Belum Maksimal

Wajib Ada Penambahan Baliho

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pantauan Jawa Pos Radar Ijen mulai dari Kecamatan Klabang, Prajekan, Cermee, menuju salah satu situs geologi Taman Batu So’on, Solor, minim banner atau baliho Ijen Geopark. Bahkan, bisa dibilang tak ada baliho besar terpampang di pinggir jalan.

Pengendara bermotor ataupun masyarakat pun jelas kurang mengetahui Batu So’on, Solor, menjadi salah satu situs andalan Ijen Geopark. Dikonfirmasi, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bondowoso Dwi Wahyudi mengakui bahwa publikasi atau sosialisasi dengan cara pemasangan baliho itu masih kurang maksimal.

Terlebih, di sejumlah titik lokasi strategis lalu lintas Bondowoso. “Perlu kami tambah lagi. Tetapi, sementara ini kemampuan anggarannya ya segitu. Mungkin di perubahan anggaran keuangan (PAK) akan kami ubah,” bebernya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, ketika disinggung mengenai tupoksi Diskominfo dalam tataran Ijen Geopark ini, Dwi menyebut, pihaknya bertugas memublikasikan dan sosialisasi secara masif. “Progres kami sekarang terus sosialisasi mengenai Ijen Geopark,” imbuhnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pantauan Jawa Pos Radar Ijen mulai dari Kecamatan Klabang, Prajekan, Cermee, menuju salah satu situs geologi Taman Batu So’on, Solor, minim banner atau baliho Ijen Geopark. Bahkan, bisa dibilang tak ada baliho besar terpampang di pinggir jalan.

Pengendara bermotor ataupun masyarakat pun jelas kurang mengetahui Batu So’on, Solor, menjadi salah satu situs andalan Ijen Geopark. Dikonfirmasi, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bondowoso Dwi Wahyudi mengakui bahwa publikasi atau sosialisasi dengan cara pemasangan baliho itu masih kurang maksimal.

Terlebih, di sejumlah titik lokasi strategis lalu lintas Bondowoso. “Perlu kami tambah lagi. Tetapi, sementara ini kemampuan anggarannya ya segitu. Mungkin di perubahan anggaran keuangan (PAK) akan kami ubah,” bebernya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai tupoksi Diskominfo dalam tataran Ijen Geopark ini, Dwi menyebut, pihaknya bertugas memublikasikan dan sosialisasi secara masif. “Progres kami sekarang terus sosialisasi mengenai Ijen Geopark,” imbuhnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pantauan Jawa Pos Radar Ijen mulai dari Kecamatan Klabang, Prajekan, Cermee, menuju salah satu situs geologi Taman Batu So’on, Solor, minim banner atau baliho Ijen Geopark. Bahkan, bisa dibilang tak ada baliho besar terpampang di pinggir jalan.

Pengendara bermotor ataupun masyarakat pun jelas kurang mengetahui Batu So’on, Solor, menjadi salah satu situs andalan Ijen Geopark. Dikonfirmasi, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bondowoso Dwi Wahyudi mengakui bahwa publikasi atau sosialisasi dengan cara pemasangan baliho itu masih kurang maksimal.

Terlebih, di sejumlah titik lokasi strategis lalu lintas Bondowoso. “Perlu kami tambah lagi. Tetapi, sementara ini kemampuan anggarannya ya segitu. Mungkin di perubahan anggaran keuangan (PAK) akan kami ubah,” bebernya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai tupoksi Diskominfo dalam tataran Ijen Geopark ini, Dwi menyebut, pihaknya bertugas memublikasikan dan sosialisasi secara masif. “Progres kami sekarang terus sosialisasi mengenai Ijen Geopark,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/