alexametrics
28.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Himasal: Sakalangkong Bapak Bupati!

Mobile_AP_Rectangle 1

Sementara itu, Kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso Muhammad Imron menyampaikan, dari total 10 ribu rapid test, yang sudah siap baru sekitar dua ribu. Ditambah stok tahun 2020 sebanyak 1.500 rapid. “Dalam beberapa hari ke depan, insyaallah akan tercukupi,” jelasnya.

Sebagai informasi, secara terperinci, data-data yang sudah terdaftar di Dinkes Bondowoso, yakni Ponpes Nurul Jadid ada 600-an santri (belum semua), Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo sekitar 1.600-san santri, Ponpes Zainul Hasan Genggong masih 80 santri, kemudian Ponpes Lirboyo sekitar 100 orang, dan Ponpes Sidogiri sekitar 500 santri.

Data santri yang sudah terdaftar diperkirakan masih akan bertambah lagi. “Masih sekitar 3 ribu hingga 4 ribuan, dan itu sangat mungkin bertambah karena belum semuanya memasukkan. Bahkan tujuan Ponpes Gontor, tujuan ponpes di Jember, dan daerah lain, baru masuk hari ini (kemarin, Red). Tapi, tetap kami layani karena mereka juga warga Bondowoso,” tandasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jurnalis: mg3
Editor: Solikhul Huda

- Advertisement -

Sementara itu, Kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso Muhammad Imron menyampaikan, dari total 10 ribu rapid test, yang sudah siap baru sekitar dua ribu. Ditambah stok tahun 2020 sebanyak 1.500 rapid. “Dalam beberapa hari ke depan, insyaallah akan tercukupi,” jelasnya.

Sebagai informasi, secara terperinci, data-data yang sudah terdaftar di Dinkes Bondowoso, yakni Ponpes Nurul Jadid ada 600-an santri (belum semua), Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo sekitar 1.600-san santri, Ponpes Zainul Hasan Genggong masih 80 santri, kemudian Ponpes Lirboyo sekitar 100 orang, dan Ponpes Sidogiri sekitar 500 santri.

Data santri yang sudah terdaftar diperkirakan masih akan bertambah lagi. “Masih sekitar 3 ribu hingga 4 ribuan, dan itu sangat mungkin bertambah karena belum semuanya memasukkan. Bahkan tujuan Ponpes Gontor, tujuan ponpes di Jember, dan daerah lain, baru masuk hari ini (kemarin, Red). Tapi, tetap kami layani karena mereka juga warga Bondowoso,” tandasnya.

Jurnalis: mg3
Editor: Solikhul Huda

Sementara itu, Kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso Muhammad Imron menyampaikan, dari total 10 ribu rapid test, yang sudah siap baru sekitar dua ribu. Ditambah stok tahun 2020 sebanyak 1.500 rapid. “Dalam beberapa hari ke depan, insyaallah akan tercukupi,” jelasnya.

Sebagai informasi, secara terperinci, data-data yang sudah terdaftar di Dinkes Bondowoso, yakni Ponpes Nurul Jadid ada 600-an santri (belum semua), Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo sekitar 1.600-san santri, Ponpes Zainul Hasan Genggong masih 80 santri, kemudian Ponpes Lirboyo sekitar 100 orang, dan Ponpes Sidogiri sekitar 500 santri.

Data santri yang sudah terdaftar diperkirakan masih akan bertambah lagi. “Masih sekitar 3 ribu hingga 4 ribuan, dan itu sangat mungkin bertambah karena belum semuanya memasukkan. Bahkan tujuan Ponpes Gontor, tujuan ponpes di Jember, dan daerah lain, baru masuk hari ini (kemarin, Red). Tapi, tetap kami layani karena mereka juga warga Bondowoso,” tandasnya.

Jurnalis: mg3
Editor: Solikhul Huda

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/