alexametrics
24.1 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Bupati Ingin Pilkades Kondusif

151 Desa Berakhir di Bulan Juni

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 2021 bakal digelar pada 20 Oktober mendatang. Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin berharap seluruh lapisan masyarakat menyambut pesta demokrasi lima tahunan tersebut dengan penuh khidmat.

“Tentu saya berharap masyarakat menyambut pesta demokrasi ini dengan rukun,” harapnya. Pengasuh PP. Manbaul Ulum, Tangsil Wetan, tersebut tak ingin ada perselisihan antarwarga hanya karena memiliki perbedaan pilihan.

Ia ingin adanya perbedaan pilihan yang timbul dalam pemilihan dimaknai sebagai keniscayaan dalam berdemokrasi yang harus dihadapi dengan penuh kebijaksanaan. “Jaga kondusivitas keamanan, agar tidak terjadi konflik di masyarakat,” pintanya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 2021 bakal digelar pada 20 Oktober mendatang. Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin berharap seluruh lapisan masyarakat menyambut pesta demokrasi lima tahunan tersebut dengan penuh khidmat.

“Tentu saya berharap masyarakat menyambut pesta demokrasi ini dengan rukun,” harapnya. Pengasuh PP. Manbaul Ulum, Tangsil Wetan, tersebut tak ingin ada perselisihan antarwarga hanya karena memiliki perbedaan pilihan.

Ia ingin adanya perbedaan pilihan yang timbul dalam pemilihan dimaknai sebagai keniscayaan dalam berdemokrasi yang harus dihadapi dengan penuh kebijaksanaan. “Jaga kondusivitas keamanan, agar tidak terjadi konflik di masyarakat,” pintanya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 2021 bakal digelar pada 20 Oktober mendatang. Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin berharap seluruh lapisan masyarakat menyambut pesta demokrasi lima tahunan tersebut dengan penuh khidmat.

“Tentu saya berharap masyarakat menyambut pesta demokrasi ini dengan rukun,” harapnya. Pengasuh PP. Manbaul Ulum, Tangsil Wetan, tersebut tak ingin ada perselisihan antarwarga hanya karena memiliki perbedaan pilihan.

Ia ingin adanya perbedaan pilihan yang timbul dalam pemilihan dimaknai sebagai keniscayaan dalam berdemokrasi yang harus dihadapi dengan penuh kebijaksanaan. “Jaga kondusivitas keamanan, agar tidak terjadi konflik di masyarakat,” pintanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/