alexametrics
24.6 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Minggu Pagi Dilarang Berjualan di Alun-Alun Bondowoso

Mobile_AP_Rectangle 1

DABASAH, Radar Ijen – Setelah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Bondowoso kembali meningkat dalam beberapa waktu terakhir, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten kembali melarang para pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan di Alun-alun RBA Ki Ronggo, saat minggu pagi. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya kerumunan masyarakat di pusat kota. Kebijakan tersebut mulai diterapkan sejak kemarin (20/2).

Sebelumnya, ketika Kabupaten Bondowoso dilanda Covid-19 kegiatan car free day (CFD) yang biasa dilakukan pada Minggu pagi di pusat kota ini dihentikan sementara. Biasanya kegiatan tersebut turut dimanfaatkan oleh sejumlah pelaku usaha dan PKL untuk memasarkan barang dagangan mereka.

Tapi, dalam beberapa waktu terakhir setelah kondisi kasus korona melandai di Bumi Ki Ronggo ini, para pelaku usaha dan PKL kembali menggelar dagangan mereka di alun-alun saat minggu pagi. Sejumlah masyarakat sekitar yang sedang berolahraga juga terlihat memanfaatkan momen itu, untuk mencicipi kuliner atau hanya sekedar melihat barang-barang lain yang diperjual belikan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bondowoso Slamet Yantoko mengatakan, penghentian penjualan sementara ini berlaku bagi seluruh PKL kuliner, arena permainan serta kegiatan olahraga yang biasa dilakukan setiap Minggu pagi. “Kita juga melakukan penutupan di enam titik dimulai pukul 05.00-09.00 pagi,” ujarnya.

- Advertisement -

DABASAH, Radar Ijen – Setelah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Bondowoso kembali meningkat dalam beberapa waktu terakhir, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten kembali melarang para pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan di Alun-alun RBA Ki Ronggo, saat minggu pagi. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya kerumunan masyarakat di pusat kota. Kebijakan tersebut mulai diterapkan sejak kemarin (20/2).

Sebelumnya, ketika Kabupaten Bondowoso dilanda Covid-19 kegiatan car free day (CFD) yang biasa dilakukan pada Minggu pagi di pusat kota ini dihentikan sementara. Biasanya kegiatan tersebut turut dimanfaatkan oleh sejumlah pelaku usaha dan PKL untuk memasarkan barang dagangan mereka.

Tapi, dalam beberapa waktu terakhir setelah kondisi kasus korona melandai di Bumi Ki Ronggo ini, para pelaku usaha dan PKL kembali menggelar dagangan mereka di alun-alun saat minggu pagi. Sejumlah masyarakat sekitar yang sedang berolahraga juga terlihat memanfaatkan momen itu, untuk mencicipi kuliner atau hanya sekedar melihat barang-barang lain yang diperjual belikan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bondowoso Slamet Yantoko mengatakan, penghentian penjualan sementara ini berlaku bagi seluruh PKL kuliner, arena permainan serta kegiatan olahraga yang biasa dilakukan setiap Minggu pagi. “Kita juga melakukan penutupan di enam titik dimulai pukul 05.00-09.00 pagi,” ujarnya.

DABASAH, Radar Ijen – Setelah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Bondowoso kembali meningkat dalam beberapa waktu terakhir, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten kembali melarang para pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan di Alun-alun RBA Ki Ronggo, saat minggu pagi. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya kerumunan masyarakat di pusat kota. Kebijakan tersebut mulai diterapkan sejak kemarin (20/2).

Sebelumnya, ketika Kabupaten Bondowoso dilanda Covid-19 kegiatan car free day (CFD) yang biasa dilakukan pada Minggu pagi di pusat kota ini dihentikan sementara. Biasanya kegiatan tersebut turut dimanfaatkan oleh sejumlah pelaku usaha dan PKL untuk memasarkan barang dagangan mereka.

Tapi, dalam beberapa waktu terakhir setelah kondisi kasus korona melandai di Bumi Ki Ronggo ini, para pelaku usaha dan PKL kembali menggelar dagangan mereka di alun-alun saat minggu pagi. Sejumlah masyarakat sekitar yang sedang berolahraga juga terlihat memanfaatkan momen itu, untuk mencicipi kuliner atau hanya sekedar melihat barang-barang lain yang diperjual belikan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bondowoso Slamet Yantoko mengatakan, penghentian penjualan sementara ini berlaku bagi seluruh PKL kuliner, arena permainan serta kegiatan olahraga yang biasa dilakukan setiap Minggu pagi. “Kita juga melakukan penutupan di enam titik dimulai pukul 05.00-09.00 pagi,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/