alexametrics
24.1 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Wisatawan Kawah Ijen Turun Drastis

Per Hari Hanya 50 Orang

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER – Destinasi wisata blue fire di  Kawah Ijen minim pengunjung. Meskipun sudah dibuka kembali setelah momen Natal dan tahun baru beberapa waktu lalu, intensitas wisatawan masih belum banyak.

Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Seksi (Kasi) Konservasi BKSDA Wilayah V Purwantono kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin. Purwantono mengatakan, jumlah wisatawan tak semasif sebelum pandemi. “Meski sudah dibuka untuk umum, tetapi sekarang kondisinya masih sepi. Wisatawan yang nge-camp juga masih sepi,” ungkapnya, melalui pesan singkat WhatsApp.

Kini, dalam sehari hanya ada puluhan wisatawan. Per harinya rata-rata hanya 50 orang saja yang naik hingga Kawah Ijen. Padahal sebelum pandemi Covid-19 melanda, bisa ratusan orang yang ingin melihat blue fire di Kawah Ijen. “Sebelum pandemi, jumlah wisatawan bervariasi. Bahkan bisa lebih dari 500 orang. Kalau sekarang ini, kondisinya bisa dikatakan turun drastis,” tegas Purwantono.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER – Destinasi wisata blue fire di  Kawah Ijen minim pengunjung. Meskipun sudah dibuka kembali setelah momen Natal dan tahun baru beberapa waktu lalu, intensitas wisatawan masih belum banyak.

Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Seksi (Kasi) Konservasi BKSDA Wilayah V Purwantono kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin. Purwantono mengatakan, jumlah wisatawan tak semasif sebelum pandemi. “Meski sudah dibuka untuk umum, tetapi sekarang kondisinya masih sepi. Wisatawan yang nge-camp juga masih sepi,” ungkapnya, melalui pesan singkat WhatsApp.

Kini, dalam sehari hanya ada puluhan wisatawan. Per harinya rata-rata hanya 50 orang saja yang naik hingga Kawah Ijen. Padahal sebelum pandemi Covid-19 melanda, bisa ratusan orang yang ingin melihat blue fire di Kawah Ijen. “Sebelum pandemi, jumlah wisatawan bervariasi. Bahkan bisa lebih dari 500 orang. Kalau sekarang ini, kondisinya bisa dikatakan turun drastis,” tegas Purwantono.

BONDOWOSO, RADARJEMBER – Destinasi wisata blue fire di  Kawah Ijen minim pengunjung. Meskipun sudah dibuka kembali setelah momen Natal dan tahun baru beberapa waktu lalu, intensitas wisatawan masih belum banyak.

Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Seksi (Kasi) Konservasi BKSDA Wilayah V Purwantono kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin. Purwantono mengatakan, jumlah wisatawan tak semasif sebelum pandemi. “Meski sudah dibuka untuk umum, tetapi sekarang kondisinya masih sepi. Wisatawan yang nge-camp juga masih sepi,” ungkapnya, melalui pesan singkat WhatsApp.

Kini, dalam sehari hanya ada puluhan wisatawan. Per harinya rata-rata hanya 50 orang saja yang naik hingga Kawah Ijen. Padahal sebelum pandemi Covid-19 melanda, bisa ratusan orang yang ingin melihat blue fire di Kawah Ijen. “Sebelum pandemi, jumlah wisatawan bervariasi. Bahkan bisa lebih dari 500 orang. Kalau sekarang ini, kondisinya bisa dikatakan turun drastis,” tegas Purwantono.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/