alexametrics
25 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Taekwondo Bondowoso Sabet Empat Emas

Borong Medali, tapi Banyak Evaluasi

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Total ada 14 medali yang berhasil disabet oleh atlet taekwondo Bondowoso dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur, akhir tahun ini. Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia (TI) Bondowoso menerjunkan total 17 taekwondoin dalam kejuaraan yang digelar di Surabaya Jatim Expo, Sabtu (18/12), tersebut.

Ketua Pengkab TI Bondowoso Paginyoto mengatakan, pihaknya sudah memperhitungkan siapa saja atlet yang siap kembali berlaga dalam event sekelas Kejurprov. “Ada 17 atlet yang kami bawa dalam Kejurprov kemarin. Alhamdulillah, kami berhasil meraih empat medali emas, dua perak, dan delapan perunggu,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Belasan atlet tersebut bermain di berbagai kategori. Untuk kelas seni ada senior putra/putri serta junior putri. Sedangkan untuk kelas tarung ada junior putra/putri dan senior putra. Ketika ditanya apakah empat medali emas yang mampu disabet timnya tersebut sudah sesuai target awal, Paginyoto mengaku bahwa raihan empat medali emas itu masih di luar target. “Ada beberapa atlet yang tidak sesuai harapan. Insyaallah, ke depan akan kami benahi kembali agar lebih baik,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lantas, apa yang menjadi faktor target tersebut tak sesuai? Menurut dia, ada sejumlah faktor yang memengaruhi atletnya. Terutama faktor lamanya tidak turun di arena. Sebab, sudah dua tahun tidak ada event. “Jadi, ada atlet kami yang masih grogi, sehingga permainannya telat panas,” bebernya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Total ada 14 medali yang berhasil disabet oleh atlet taekwondo Bondowoso dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur, akhir tahun ini. Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia (TI) Bondowoso menerjunkan total 17 taekwondoin dalam kejuaraan yang digelar di Surabaya Jatim Expo, Sabtu (18/12), tersebut.

Ketua Pengkab TI Bondowoso Paginyoto mengatakan, pihaknya sudah memperhitungkan siapa saja atlet yang siap kembali berlaga dalam event sekelas Kejurprov. “Ada 17 atlet yang kami bawa dalam Kejurprov kemarin. Alhamdulillah, kami berhasil meraih empat medali emas, dua perak, dan delapan perunggu,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Belasan atlet tersebut bermain di berbagai kategori. Untuk kelas seni ada senior putra/putri serta junior putri. Sedangkan untuk kelas tarung ada junior putra/putri dan senior putra. Ketika ditanya apakah empat medali emas yang mampu disabet timnya tersebut sudah sesuai target awal, Paginyoto mengaku bahwa raihan empat medali emas itu masih di luar target. “Ada beberapa atlet yang tidak sesuai harapan. Insyaallah, ke depan akan kami benahi kembali agar lebih baik,” tuturnya.

Lantas, apa yang menjadi faktor target tersebut tak sesuai? Menurut dia, ada sejumlah faktor yang memengaruhi atletnya. Terutama faktor lamanya tidak turun di arena. Sebab, sudah dua tahun tidak ada event. “Jadi, ada atlet kami yang masih grogi, sehingga permainannya telat panas,” bebernya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Total ada 14 medali yang berhasil disabet oleh atlet taekwondo Bondowoso dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur, akhir tahun ini. Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia (TI) Bondowoso menerjunkan total 17 taekwondoin dalam kejuaraan yang digelar di Surabaya Jatim Expo, Sabtu (18/12), tersebut.

Ketua Pengkab TI Bondowoso Paginyoto mengatakan, pihaknya sudah memperhitungkan siapa saja atlet yang siap kembali berlaga dalam event sekelas Kejurprov. “Ada 17 atlet yang kami bawa dalam Kejurprov kemarin. Alhamdulillah, kami berhasil meraih empat medali emas, dua perak, dan delapan perunggu,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Belasan atlet tersebut bermain di berbagai kategori. Untuk kelas seni ada senior putra/putri serta junior putri. Sedangkan untuk kelas tarung ada junior putra/putri dan senior putra. Ketika ditanya apakah empat medali emas yang mampu disabet timnya tersebut sudah sesuai target awal, Paginyoto mengaku bahwa raihan empat medali emas itu masih di luar target. “Ada beberapa atlet yang tidak sesuai harapan. Insyaallah, ke depan akan kami benahi kembali agar lebih baik,” tuturnya.

Lantas, apa yang menjadi faktor target tersebut tak sesuai? Menurut dia, ada sejumlah faktor yang memengaruhi atletnya. Terutama faktor lamanya tidak turun di arena. Sebab, sudah dua tahun tidak ada event. “Jadi, ada atlet kami yang masih grogi, sehingga permainannya telat panas,” bebernya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/