alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Ketar-ketir Guru PAUD Menanti Kepastian Honor 2022

Honor guru pendidikan anak usia dini (PAUD) di Bondowoso sempat hampir tak terselamatkan karena tak dianggarkan dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2022 mendatang akibat defisit anggaran. Namun, para guru kini bisa bernapas lega. Akhirnya, dalam penetapan APBD 2022, Jumat (17/12) malam, ada kesepakatan mengenai anggaran tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Rasa deg-degan para guru PAUD kini menghilang. Mereka sempat dibuat ketar-ketir karena terancam mengajar anak-anak usia dini tanpa dibayar. Pasalnya, tak tercantum dalam rancangan APBD terkait besaran honor mereka.

Namun, kini rasa deg-degan itu hilang. Mereka sudah mendapat kepastian bahwa besaran anggaran honor guru PAUD disepakati sekitar Rp 5,6 miliar.

Hal tersebut diketahui dalam laporan Badan Anggaran (Banggar). Bonus terhadap hasil pembahasan Raperda tentang APBD 2022 yang dibacakan oleh Andi Hermanto, juru bicara Banggar. Dirinya menjabarkan, besaran tersebut dialokasikan dengan proporsi nominal, sebagaimana implementasi pada APBD tahun sebelumnya. “Selanjutnya, untuk pemenuhan kekurangan anggaran dapat dilakukan pada Perubahan APBD 2022,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, Tim Anggaran Pemkab Bondowoso akhirnya menganggarkan untuk honor guru PAUD Rp 150 ribu per bulan selama setahun atau Rp 300 ribu per dua bulan selama enam bulan. Namun, Badan Anggaran DPRD Bondowoso menginginkan agar honor guru PAUD tetap seperti tahun sebelumnya, yaitu Rp 350 ribu per bulan.

Setelah melewati berbagai tahapan, akhirnya disepakati honor guru PAUD tetap Rp 350 ribu per bulan selama enam bulan. Sementara, untuk enam bulan berikutnya diusahakan di APBD perubahan.

Walaupun demikian, perlu adanya validasi data terhadap penerima honor guru PAUD. Hal itu agar realisasi anggaran honor PAUD sesuai dengan kebutuhan. Mengingat masih adanya guru PAUD fiktif di Bumi Ki Ronggo.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Rasa deg-degan para guru PAUD kini menghilang. Mereka sempat dibuat ketar-ketir karena terancam mengajar anak-anak usia dini tanpa dibayar. Pasalnya, tak tercantum dalam rancangan APBD terkait besaran honor mereka.

Namun, kini rasa deg-degan itu hilang. Mereka sudah mendapat kepastian bahwa besaran anggaran honor guru PAUD disepakati sekitar Rp 5,6 miliar.

Hal tersebut diketahui dalam laporan Badan Anggaran (Banggar). Bonus terhadap hasil pembahasan Raperda tentang APBD 2022 yang dibacakan oleh Andi Hermanto, juru bicara Banggar. Dirinya menjabarkan, besaran tersebut dialokasikan dengan proporsi nominal, sebagaimana implementasi pada APBD tahun sebelumnya. “Selanjutnya, untuk pemenuhan kekurangan anggaran dapat dilakukan pada Perubahan APBD 2022,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, Tim Anggaran Pemkab Bondowoso akhirnya menganggarkan untuk honor guru PAUD Rp 150 ribu per bulan selama setahun atau Rp 300 ribu per dua bulan selama enam bulan. Namun, Badan Anggaran DPRD Bondowoso menginginkan agar honor guru PAUD tetap seperti tahun sebelumnya, yaitu Rp 350 ribu per bulan.

Setelah melewati berbagai tahapan, akhirnya disepakati honor guru PAUD tetap Rp 350 ribu per bulan selama enam bulan. Sementara, untuk enam bulan berikutnya diusahakan di APBD perubahan.

Walaupun demikian, perlu adanya validasi data terhadap penerima honor guru PAUD. Hal itu agar realisasi anggaran honor PAUD sesuai dengan kebutuhan. Mengingat masih adanya guru PAUD fiktif di Bumi Ki Ronggo.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Rasa deg-degan para guru PAUD kini menghilang. Mereka sempat dibuat ketar-ketir karena terancam mengajar anak-anak usia dini tanpa dibayar. Pasalnya, tak tercantum dalam rancangan APBD terkait besaran honor mereka.

Namun, kini rasa deg-degan itu hilang. Mereka sudah mendapat kepastian bahwa besaran anggaran honor guru PAUD disepakati sekitar Rp 5,6 miliar.

Hal tersebut diketahui dalam laporan Badan Anggaran (Banggar). Bonus terhadap hasil pembahasan Raperda tentang APBD 2022 yang dibacakan oleh Andi Hermanto, juru bicara Banggar. Dirinya menjabarkan, besaran tersebut dialokasikan dengan proporsi nominal, sebagaimana implementasi pada APBD tahun sebelumnya. “Selanjutnya, untuk pemenuhan kekurangan anggaran dapat dilakukan pada Perubahan APBD 2022,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, Tim Anggaran Pemkab Bondowoso akhirnya menganggarkan untuk honor guru PAUD Rp 150 ribu per bulan selama setahun atau Rp 300 ribu per dua bulan selama enam bulan. Namun, Badan Anggaran DPRD Bondowoso menginginkan agar honor guru PAUD tetap seperti tahun sebelumnya, yaitu Rp 350 ribu per bulan.

Setelah melewati berbagai tahapan, akhirnya disepakati honor guru PAUD tetap Rp 350 ribu per bulan selama enam bulan. Sementara, untuk enam bulan berikutnya diusahakan di APBD perubahan.

Walaupun demikian, perlu adanya validasi data terhadap penerima honor guru PAUD. Hal itu agar realisasi anggaran honor PAUD sesuai dengan kebutuhan. Mengingat masih adanya guru PAUD fiktif di Bumi Ki Ronggo.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/