alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Ajak Warga Kibarkan Merah Putih

Peringatan Momen Tragedi Gerbong Maut

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Surat edaran yang berisi perintah untuk mengibarkan bendera merah putih, pada Selasa (23/11) mendatang, sudah tersebar di mayoritas masyarakat Bondowoso. Hal tersebut diperintahkan untuk memperingati peristiwa Gerbong Maut di Bondowoso. Seluruh instansi hingga rumah-rumah warga diminta untuk mengibarkan bendera satu tiang.

Dalam surat edaran dengan nomor 451/2115/430.6.2/2021 tentang Peringatan Peristiwa Gerbong Maut Tahun 2021 itu dijelaskan, seluruh instansi yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso diminta untuk turut mengibarkan bendera pada hari itu. Dalam surat yang ditandatangani oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Soekaryo itu dijelaskan, pengibaran bendera merah putih tersebut juga harus diselenggarakan oleh instansi vertikal, lembaga pendidikan negeri maupun swasta. Selain itu, BUMD, BUMN bahkan setiap tempat tinggal warga juga diminta mengibarkan bendera merah putih.

Pengibaran bendera merah putih satu tiang penuh berdasarkan instruksi dalam surat edaran tersebut dimulai pukul 06.00 hingga 18.00. Pj Sekda Bondowoso Soekaryo mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan agar para aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat secara umum tidak melupakan sejarah para pahlawan. Termasuk para pahlawan yang tumbang saat tragedi Gerbong Maut di Bondowoso.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dirinya mengatakan, mereka memiliki jasa yang tidak boleh dilupakan, bahkan harus dihormati. “Kita harus menghormati jasa para pejuang, pahlawan kita, dengan cara seperti itu,” ungkap pria yang juga menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Timur ini.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Surat edaran yang berisi perintah untuk mengibarkan bendera merah putih, pada Selasa (23/11) mendatang, sudah tersebar di mayoritas masyarakat Bondowoso. Hal tersebut diperintahkan untuk memperingati peristiwa Gerbong Maut di Bondowoso. Seluruh instansi hingga rumah-rumah warga diminta untuk mengibarkan bendera satu tiang.

Dalam surat edaran dengan nomor 451/2115/430.6.2/2021 tentang Peringatan Peristiwa Gerbong Maut Tahun 2021 itu dijelaskan, seluruh instansi yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso diminta untuk turut mengibarkan bendera pada hari itu. Dalam surat yang ditandatangani oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Soekaryo itu dijelaskan, pengibaran bendera merah putih tersebut juga harus diselenggarakan oleh instansi vertikal, lembaga pendidikan negeri maupun swasta. Selain itu, BUMD, BUMN bahkan setiap tempat tinggal warga juga diminta mengibarkan bendera merah putih.

Pengibaran bendera merah putih satu tiang penuh berdasarkan instruksi dalam surat edaran tersebut dimulai pukul 06.00 hingga 18.00. Pj Sekda Bondowoso Soekaryo mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan agar para aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat secara umum tidak melupakan sejarah para pahlawan. Termasuk para pahlawan yang tumbang saat tragedi Gerbong Maut di Bondowoso.

Dirinya mengatakan, mereka memiliki jasa yang tidak boleh dilupakan, bahkan harus dihormati. “Kita harus menghormati jasa para pejuang, pahlawan kita, dengan cara seperti itu,” ungkap pria yang juga menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Timur ini.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Surat edaran yang berisi perintah untuk mengibarkan bendera merah putih, pada Selasa (23/11) mendatang, sudah tersebar di mayoritas masyarakat Bondowoso. Hal tersebut diperintahkan untuk memperingati peristiwa Gerbong Maut di Bondowoso. Seluruh instansi hingga rumah-rumah warga diminta untuk mengibarkan bendera satu tiang.

Dalam surat edaran dengan nomor 451/2115/430.6.2/2021 tentang Peringatan Peristiwa Gerbong Maut Tahun 2021 itu dijelaskan, seluruh instansi yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso diminta untuk turut mengibarkan bendera pada hari itu. Dalam surat yang ditandatangani oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Soekaryo itu dijelaskan, pengibaran bendera merah putih tersebut juga harus diselenggarakan oleh instansi vertikal, lembaga pendidikan negeri maupun swasta. Selain itu, BUMD, BUMN bahkan setiap tempat tinggal warga juga diminta mengibarkan bendera merah putih.

Pengibaran bendera merah putih satu tiang penuh berdasarkan instruksi dalam surat edaran tersebut dimulai pukul 06.00 hingga 18.00. Pj Sekda Bondowoso Soekaryo mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan agar para aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat secara umum tidak melupakan sejarah para pahlawan. Termasuk para pahlawan yang tumbang saat tragedi Gerbong Maut di Bondowoso.

Dirinya mengatakan, mereka memiliki jasa yang tidak boleh dilupakan, bahkan harus dihormati. “Kita harus menghormati jasa para pejuang, pahlawan kita, dengan cara seperti itu,” ungkap pria yang juga menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Timur ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/