alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Delapan Warga Meninggal

Dari Zona Oranye Berubah Jadi Zona Kuning

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penyebaran virus korona alias Covid-19 harus benar-benar diwaspadai. Sebab, dalam sebulan terakhir, sudah ada delapan warga Bondowoso yang meninggal.

Data tersebut diketahui sejak 20 hingga 19 November 2020. Berdasarkan data Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur (Jatim), jumlah warga Bondowoso yang terpapar sudah tembus angka 31 orang. Padahal, sampai 20 Oktober 2020 baru 23 orang yang meninggal dunia setelah terpapar Covid-19. Tim gugus tugas kian banyak memakamkan pasien yang meninggal dunia di rumah sakit dengan protokol kesehatan.

Meski demikian, berdasarkan update dari satgas Covid-19 pusat, Bondowoso kini sudah masuk zona kuning dari sebelumnya yang masuk zona oranye. Hal itu menunjukkan bahwa penyebaran Covid-19 di Bondowoso rendah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kendati demikian, tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 tidak mau lengah. “Jangan sampai ada klaster baru Covid-19 di Bondowoso,” kata dr Mohammad Imron, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penyebaran virus korona alias Covid-19 harus benar-benar diwaspadai. Sebab, dalam sebulan terakhir, sudah ada delapan warga Bondowoso yang meninggal.

Data tersebut diketahui sejak 20 hingga 19 November 2020. Berdasarkan data Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur (Jatim), jumlah warga Bondowoso yang terpapar sudah tembus angka 31 orang. Padahal, sampai 20 Oktober 2020 baru 23 orang yang meninggal dunia setelah terpapar Covid-19. Tim gugus tugas kian banyak memakamkan pasien yang meninggal dunia di rumah sakit dengan protokol kesehatan.

Meski demikian, berdasarkan update dari satgas Covid-19 pusat, Bondowoso kini sudah masuk zona kuning dari sebelumnya yang masuk zona oranye. Hal itu menunjukkan bahwa penyebaran Covid-19 di Bondowoso rendah.

Kendati demikian, tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 tidak mau lengah. “Jangan sampai ada klaster baru Covid-19 di Bondowoso,” kata dr Mohammad Imron, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penyebaran virus korona alias Covid-19 harus benar-benar diwaspadai. Sebab, dalam sebulan terakhir, sudah ada delapan warga Bondowoso yang meninggal.

Data tersebut diketahui sejak 20 hingga 19 November 2020. Berdasarkan data Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur (Jatim), jumlah warga Bondowoso yang terpapar sudah tembus angka 31 orang. Padahal, sampai 20 Oktober 2020 baru 23 orang yang meninggal dunia setelah terpapar Covid-19. Tim gugus tugas kian banyak memakamkan pasien yang meninggal dunia di rumah sakit dengan protokol kesehatan.

Meski demikian, berdasarkan update dari satgas Covid-19 pusat, Bondowoso kini sudah masuk zona kuning dari sebelumnya yang masuk zona oranye. Hal itu menunjukkan bahwa penyebaran Covid-19 di Bondowoso rendah.

Kendati demikian, tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 tidak mau lengah. “Jangan sampai ada klaster baru Covid-19 di Bondowoso,” kata dr Mohammad Imron, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/