alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Edukasi Hukum Perlu Diadakan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Setiap orang adalah polisi bagi dirinya sendiri. Mereka mempunyai kemampuan untuk melindungi diri sendiri dalam keadaan yang membahayakan. Hal ini yang menjadi pembahasan oleh Kasat Reskrim Polres Bondowoso AKP Agus Purnomo dalam mengedukasi masyarakat. Sebab, perlindungan pertama tetap muncul dari diri sendiri, sebelum dari aparat penegak hukum.

Agus Purnomo mengatakan, pentingnya edukasi bagi masyarakat untuk menghadapi tindakan kriminal harus mulai dimasifkan. Apalagi yang mengancam nyawa dan harta bendanya. Agar mereka bisa melindungi dirinya dalam situasi terancam. Namun, tanpa melakukan diskriminasi balik kepada pelaku tindakan kriminal tersebut. Dalam hal ini, masyarakat harus menjadi polisi pada diri sendiri.

Dia menyampaikan, di kalangan masyarakat sering terjadi penanganan kasus yang dihakimi secara pribadi. Hal itu disebabkan kurang pahamnya masyarakat dalam menangani persoalan kasus. Bahkan kerap menghilangkan nyawa pelaku tindak kriminal. “Mereka harus diberikan edukasi yang baik. Tidak hanya agar masyarakat mampu membela diri yang mengancam nyawa dan harga benda. Tapi juga diberi pemahaman agar tidak main hakim sendiri,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menambahkan, penting bagi masyarakat untuk mengantisipasi adanya tindakan kriminal. Sehingga masyarakat dapat memahami situasi dan kondisi dirinya berada. “Ada warga yang dirampok, membela diri untuk menyelamatkan diri dan harta bendanya, justru mendapat banyak dukungan dari masyarakat,” terang AKP Agus Purnomo kepada Jawa Pos Radar Ijen.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Setiap orang adalah polisi bagi dirinya sendiri. Mereka mempunyai kemampuan untuk melindungi diri sendiri dalam keadaan yang membahayakan. Hal ini yang menjadi pembahasan oleh Kasat Reskrim Polres Bondowoso AKP Agus Purnomo dalam mengedukasi masyarakat. Sebab, perlindungan pertama tetap muncul dari diri sendiri, sebelum dari aparat penegak hukum.

Agus Purnomo mengatakan, pentingnya edukasi bagi masyarakat untuk menghadapi tindakan kriminal harus mulai dimasifkan. Apalagi yang mengancam nyawa dan harta bendanya. Agar mereka bisa melindungi dirinya dalam situasi terancam. Namun, tanpa melakukan diskriminasi balik kepada pelaku tindakan kriminal tersebut. Dalam hal ini, masyarakat harus menjadi polisi pada diri sendiri.

Dia menyampaikan, di kalangan masyarakat sering terjadi penanganan kasus yang dihakimi secara pribadi. Hal itu disebabkan kurang pahamnya masyarakat dalam menangani persoalan kasus. Bahkan kerap menghilangkan nyawa pelaku tindak kriminal. “Mereka harus diberikan edukasi yang baik. Tidak hanya agar masyarakat mampu membela diri yang mengancam nyawa dan harga benda. Tapi juga diberi pemahaman agar tidak main hakim sendiri,” katanya.

Dia menambahkan, penting bagi masyarakat untuk mengantisipasi adanya tindakan kriminal. Sehingga masyarakat dapat memahami situasi dan kondisi dirinya berada. “Ada warga yang dirampok, membela diri untuk menyelamatkan diri dan harta bendanya, justru mendapat banyak dukungan dari masyarakat,” terang AKP Agus Purnomo kepada Jawa Pos Radar Ijen.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Setiap orang adalah polisi bagi dirinya sendiri. Mereka mempunyai kemampuan untuk melindungi diri sendiri dalam keadaan yang membahayakan. Hal ini yang menjadi pembahasan oleh Kasat Reskrim Polres Bondowoso AKP Agus Purnomo dalam mengedukasi masyarakat. Sebab, perlindungan pertama tetap muncul dari diri sendiri, sebelum dari aparat penegak hukum.

Agus Purnomo mengatakan, pentingnya edukasi bagi masyarakat untuk menghadapi tindakan kriminal harus mulai dimasifkan. Apalagi yang mengancam nyawa dan harta bendanya. Agar mereka bisa melindungi dirinya dalam situasi terancam. Namun, tanpa melakukan diskriminasi balik kepada pelaku tindakan kriminal tersebut. Dalam hal ini, masyarakat harus menjadi polisi pada diri sendiri.

Dia menyampaikan, di kalangan masyarakat sering terjadi penanganan kasus yang dihakimi secara pribadi. Hal itu disebabkan kurang pahamnya masyarakat dalam menangani persoalan kasus. Bahkan kerap menghilangkan nyawa pelaku tindak kriminal. “Mereka harus diberikan edukasi yang baik. Tidak hanya agar masyarakat mampu membela diri yang mengancam nyawa dan harga benda. Tapi juga diberi pemahaman agar tidak main hakim sendiri,” katanya.

Dia menambahkan, penting bagi masyarakat untuk mengantisipasi adanya tindakan kriminal. Sehingga masyarakat dapat memahami situasi dan kondisi dirinya berada. “Ada warga yang dirampok, membela diri untuk menyelamatkan diri dan harta bendanya, justru mendapat banyak dukungan dari masyarakat,” terang AKP Agus Purnomo kepada Jawa Pos Radar Ijen.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/