alexametrics
24 C
Jember
Monday, 8 August 2022

Tak Mampu Jadi tempat Relokasi PKL Alun-Alun

Mobile_AP_Rectangle 1

Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Diskoperindag Bondowoso Didik Muriyanto menjelaskan, pada tempat tersebut memang sudah direkomendasikan beberapa penjual, khususnya pedagang kaki lima. Menurutnya, beberapa kali sudah dilakukan imbauan untuk menempati lokasi tersebut.

Hingga saat ini, lanjut Didik, para PKL yang menempati Alun-Alun Bondowoso tetap tidak mau pindah. Menurutnya, sebelumnya sudah dilakukan pertemuan dengan para PKL. “Semua permintaan PKL sudah dipenuhi, tapi hingga saat ini belum ditempati,” ungkap Didik.

Menurutnya, saat ini, terhitung ada sekitar tujuh PKL yang bersedia menempati lokasi tersebut. Sementara, PKL yang lain masih berjualan di Alun-Alun Bondowoso. Didik menuturkan, sebelumnya sempat dilakukan mediasi antara PKL dengan pemerintah melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso serta beberapa pihak terkait lainnya. “Hingga Komnas HAM turun ke Bondowoso,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, terdapat berbagai permintaan yang menjadi hasil pertemuan tersebut. Di antaranya penambahan lapak dari 74 hingga 125. Menurutnya, hal tersebut sudah dipenuhi. “Bahkan saat ini informasinya ada penambahan hingga 200 lapak,” pungkasnya. (mg5/c2/dwi)

- Advertisement -

Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Diskoperindag Bondowoso Didik Muriyanto menjelaskan, pada tempat tersebut memang sudah direkomendasikan beberapa penjual, khususnya pedagang kaki lima. Menurutnya, beberapa kali sudah dilakukan imbauan untuk menempati lokasi tersebut.

Hingga saat ini, lanjut Didik, para PKL yang menempati Alun-Alun Bondowoso tetap tidak mau pindah. Menurutnya, sebelumnya sudah dilakukan pertemuan dengan para PKL. “Semua permintaan PKL sudah dipenuhi, tapi hingga saat ini belum ditempati,” ungkap Didik.

Menurutnya, saat ini, terhitung ada sekitar tujuh PKL yang bersedia menempati lokasi tersebut. Sementara, PKL yang lain masih berjualan di Alun-Alun Bondowoso. Didik menuturkan, sebelumnya sempat dilakukan mediasi antara PKL dengan pemerintah melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso serta beberapa pihak terkait lainnya. “Hingga Komnas HAM turun ke Bondowoso,” ungkapnya.

Menurutnya, terdapat berbagai permintaan yang menjadi hasil pertemuan tersebut. Di antaranya penambahan lapak dari 74 hingga 125. Menurutnya, hal tersebut sudah dipenuhi. “Bahkan saat ini informasinya ada penambahan hingga 200 lapak,” pungkasnya. (mg5/c2/dwi)

Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Diskoperindag Bondowoso Didik Muriyanto menjelaskan, pada tempat tersebut memang sudah direkomendasikan beberapa penjual, khususnya pedagang kaki lima. Menurutnya, beberapa kali sudah dilakukan imbauan untuk menempati lokasi tersebut.

Hingga saat ini, lanjut Didik, para PKL yang menempati Alun-Alun Bondowoso tetap tidak mau pindah. Menurutnya, sebelumnya sudah dilakukan pertemuan dengan para PKL. “Semua permintaan PKL sudah dipenuhi, tapi hingga saat ini belum ditempati,” ungkap Didik.

Menurutnya, saat ini, terhitung ada sekitar tujuh PKL yang bersedia menempati lokasi tersebut. Sementara, PKL yang lain masih berjualan di Alun-Alun Bondowoso. Didik menuturkan, sebelumnya sempat dilakukan mediasi antara PKL dengan pemerintah melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso serta beberapa pihak terkait lainnya. “Hingga Komnas HAM turun ke Bondowoso,” ungkapnya.

Menurutnya, terdapat berbagai permintaan yang menjadi hasil pertemuan tersebut. Di antaranya penambahan lapak dari 74 hingga 125. Menurutnya, hal tersebut sudah dipenuhi. “Bahkan saat ini informasinya ada penambahan hingga 200 lapak,” pungkasnya. (mg5/c2/dwi)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

Kop Surat Pakai Nama Ijen

Produksi Ikan di Jember Menurun

/