alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Tak Mampu Jadi tempat Relokasi PKL Alun-Alun

Mobile_AP_Rectangle 1

KOTAKULON, Radar Ijen – Lokasi pedagang kaki lima (PKL) yang dibangun di sebelah Jembatan Ki Ronggo hingga saat ini masih di luar ekspektasi. Lokasi yang dibangun pada tahun 2017 sebgai tempat relokasi PKL di Alun-Alun Bondowoso itu tidak berjalan semestinya. Pasalnya, PKL alun-alun hingga kini enggan untuk berjualan di tempat relokasi tersebut.

BACA JUGA : Akhirnya Jalan Multiyears Cakru Selesai

Pasalnya, kondisi PKL di samping Jembatan Ki Ronggo tersebut selalu sepi dan letaknya tak strategis. Bahkan, lokasi tersebut ditempati oleh PKL baru. Hanya terdapat sebagian PKL Alun-Alun Bondowoso yang menempatinya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sepinya tempat PKL Jembatan Ki Ronggo tersebut tetap menjadi alasan bagi pedagang di alun-alun enggan pindah. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu pemilik warung. “Tidak tahu juga, ya, mungkin karena kondisinya sepi,” terang pemilik warung yang enggan disebut namanya tersebut.

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, saat siang hari, tempat PKL Jembatan Ki Ronggo yang dilabeli wisata kuliner tersebut hanya menjadi tempat bermain anak-anak setempat. Hingga pukul 16:30, baru sebagian penjual sudah membuka usaha kulinernya. “Kalau bukanya siang, tidak ada pelanggan,” kata Rofik, pegawai PKL di Jembatan Ki Ronggo itu.

- Advertisement -

KOTAKULON, Radar Ijen – Lokasi pedagang kaki lima (PKL) yang dibangun di sebelah Jembatan Ki Ronggo hingga saat ini masih di luar ekspektasi. Lokasi yang dibangun pada tahun 2017 sebgai tempat relokasi PKL di Alun-Alun Bondowoso itu tidak berjalan semestinya. Pasalnya, PKL alun-alun hingga kini enggan untuk berjualan di tempat relokasi tersebut.

BACA JUGA : Akhirnya Jalan Multiyears Cakru Selesai

Pasalnya, kondisi PKL di samping Jembatan Ki Ronggo tersebut selalu sepi dan letaknya tak strategis. Bahkan, lokasi tersebut ditempati oleh PKL baru. Hanya terdapat sebagian PKL Alun-Alun Bondowoso yang menempatinya.

Sepinya tempat PKL Jembatan Ki Ronggo tersebut tetap menjadi alasan bagi pedagang di alun-alun enggan pindah. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu pemilik warung. “Tidak tahu juga, ya, mungkin karena kondisinya sepi,” terang pemilik warung yang enggan disebut namanya tersebut.

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, saat siang hari, tempat PKL Jembatan Ki Ronggo yang dilabeli wisata kuliner tersebut hanya menjadi tempat bermain anak-anak setempat. Hingga pukul 16:30, baru sebagian penjual sudah membuka usaha kulinernya. “Kalau bukanya siang, tidak ada pelanggan,” kata Rofik, pegawai PKL di Jembatan Ki Ronggo itu.

KOTAKULON, Radar Ijen – Lokasi pedagang kaki lima (PKL) yang dibangun di sebelah Jembatan Ki Ronggo hingga saat ini masih di luar ekspektasi. Lokasi yang dibangun pada tahun 2017 sebgai tempat relokasi PKL di Alun-Alun Bondowoso itu tidak berjalan semestinya. Pasalnya, PKL alun-alun hingga kini enggan untuk berjualan di tempat relokasi tersebut.

BACA JUGA : Akhirnya Jalan Multiyears Cakru Selesai

Pasalnya, kondisi PKL di samping Jembatan Ki Ronggo tersebut selalu sepi dan letaknya tak strategis. Bahkan, lokasi tersebut ditempati oleh PKL baru. Hanya terdapat sebagian PKL Alun-Alun Bondowoso yang menempatinya.

Sepinya tempat PKL Jembatan Ki Ronggo tersebut tetap menjadi alasan bagi pedagang di alun-alun enggan pindah. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu pemilik warung. “Tidak tahu juga, ya, mungkin karena kondisinya sepi,” terang pemilik warung yang enggan disebut namanya tersebut.

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, saat siang hari, tempat PKL Jembatan Ki Ronggo yang dilabeli wisata kuliner tersebut hanya menjadi tempat bermain anak-anak setempat. Hingga pukul 16:30, baru sebagian penjual sudah membuka usaha kulinernya. “Kalau bukanya siang, tidak ada pelanggan,” kata Rofik, pegawai PKL di Jembatan Ki Ronggo itu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/