alexametrics
22.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Kecolongan Info ODGJ Dipasung hingga Disabilitas Telantar

Baru Terungkap Satu Rumah Ada ODGJ dan Dua Anak Lumpuh

Mobile_AP_Rectangle 1

WONOSARI, Radar Ijen – Satu keluarga yang terdapat satu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan dua anak lumpuh di Desa Pasarejo, Kecamatan Wonosari, baru diketahui dan dievakuasi. Ketiganya dirawat oleh seorang nenek setiap harinya.

BACA JUGA : Sate Kelinci Disukai Ibu Hamil

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, rumah tersebut sangat sederhana. Temboknya masih berupa bata merah. Dari informasi yang didapat, awalnya hanya ada ODGJ di rumah tersebut. Namun, ternyata juga ada dua anak yang lumpuh atau penyandang disabilitas daksa sejak masih kecil.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Bondowoso Sinung Sudrajat mengaku sangat menyayangkan kondisi keluarga tersebut yang baru diketahui saat ini. Apalagi, lokasi desa tempat keluarga tersebut cukup dekat dengan kota. “Informasi semacam ini baru didengar. Padahal, kondisi rumah tangga yang memiliki satu ODGJ dan dua difabel sudah lama,” paparnya.

Pihaknya menyampaikan, kepala desa harus melakukan pendataan dan selalu update terhadap informasi apa saja yang terjadi di masyarakatnya. “Apalagi persoalan yang seperti ini, seharusnya pemerintah desa sudah tahu duluan,” terang Sinung kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (19/5).

- Advertisement -

WONOSARI, Radar Ijen – Satu keluarga yang terdapat satu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan dua anak lumpuh di Desa Pasarejo, Kecamatan Wonosari, baru diketahui dan dievakuasi. Ketiganya dirawat oleh seorang nenek setiap harinya.

BACA JUGA : Sate Kelinci Disukai Ibu Hamil

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, rumah tersebut sangat sederhana. Temboknya masih berupa bata merah. Dari informasi yang didapat, awalnya hanya ada ODGJ di rumah tersebut. Namun, ternyata juga ada dua anak yang lumpuh atau penyandang disabilitas daksa sejak masih kecil.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Bondowoso Sinung Sudrajat mengaku sangat menyayangkan kondisi keluarga tersebut yang baru diketahui saat ini. Apalagi, lokasi desa tempat keluarga tersebut cukup dekat dengan kota. “Informasi semacam ini baru didengar. Padahal, kondisi rumah tangga yang memiliki satu ODGJ dan dua difabel sudah lama,” paparnya.

Pihaknya menyampaikan, kepala desa harus melakukan pendataan dan selalu update terhadap informasi apa saja yang terjadi di masyarakatnya. “Apalagi persoalan yang seperti ini, seharusnya pemerintah desa sudah tahu duluan,” terang Sinung kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (19/5).

WONOSARI, Radar Ijen – Satu keluarga yang terdapat satu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan dua anak lumpuh di Desa Pasarejo, Kecamatan Wonosari, baru diketahui dan dievakuasi. Ketiganya dirawat oleh seorang nenek setiap harinya.

BACA JUGA : Sate Kelinci Disukai Ibu Hamil

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, rumah tersebut sangat sederhana. Temboknya masih berupa bata merah. Dari informasi yang didapat, awalnya hanya ada ODGJ di rumah tersebut. Namun, ternyata juga ada dua anak yang lumpuh atau penyandang disabilitas daksa sejak masih kecil.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Bondowoso Sinung Sudrajat mengaku sangat menyayangkan kondisi keluarga tersebut yang baru diketahui saat ini. Apalagi, lokasi desa tempat keluarga tersebut cukup dekat dengan kota. “Informasi semacam ini baru didengar. Padahal, kondisi rumah tangga yang memiliki satu ODGJ dan dua difabel sudah lama,” paparnya.

Pihaknya menyampaikan, kepala desa harus melakukan pendataan dan selalu update terhadap informasi apa saja yang terjadi di masyarakatnya. “Apalagi persoalan yang seperti ini, seharusnya pemerintah desa sudah tahu duluan,” terang Sinung kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (19/5).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/