alexametrics
23.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Pungli di Kalipait, Sudah dari Dulu

Masalah Klasik yang Terus Membelit

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Lagi-lagi muncul keluhan tentang Taman Wisata Alam (TWA) Kalipait. Padahal permasalahan ini sudah mencuat sejak bertahun-tahun. Namun, tidak juga terselesaikan. Seakan menjadi masalah klasik yang terus membelit.

Tahun ini, pungli di TWA Kalipait mencuat karena pada saat seluruh wisata melaksanakan SE bupati untuk tidak beroperasi, justru Kalipait tetap ramai. Bahkan, penjaga yang memungut karcis ilegal juga stand by. Akhirnya, kasus ini diangkat oleh Disparpora Bondowoso dan BKSDA Wilayah III Jember.

Plh Kepala BKSDA Wilayah III Jember Purwantono mengatakan, tindakan penarikan tersebut masuk pungutan liar. Karena tidak sah. Selain itu, hasilnya digunakan untuk kepentingan diri sendiri dan tidak disetorkan ke kas negara.

Mobile_AP_Rectangle 2

Karena itulah, ada rencana melaporkan kasus ini ke polisi agar menjadi efek jera. Mengingat, pelaku yang disebut merupakan warga Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, itu diduga telah berulang kali diingatkan untuk tak melakukan penarikan.

“Nanti kami berkoordinasi dengan Disparpora, dengan polres juga. Rencana, hari ini (kemarin, Red) melaporkan supaya ada efek jera. Karena kami sudah berkali-kali mengingatkan,” ujarnya, saat dikonfirmasi seusai Zoom Meeting di Kantor Disparpora Bondowoso.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Lagi-lagi muncul keluhan tentang Taman Wisata Alam (TWA) Kalipait. Padahal permasalahan ini sudah mencuat sejak bertahun-tahun. Namun, tidak juga terselesaikan. Seakan menjadi masalah klasik yang terus membelit.

Tahun ini, pungli di TWA Kalipait mencuat karena pada saat seluruh wisata melaksanakan SE bupati untuk tidak beroperasi, justru Kalipait tetap ramai. Bahkan, penjaga yang memungut karcis ilegal juga stand by. Akhirnya, kasus ini diangkat oleh Disparpora Bondowoso dan BKSDA Wilayah III Jember.

Plh Kepala BKSDA Wilayah III Jember Purwantono mengatakan, tindakan penarikan tersebut masuk pungutan liar. Karena tidak sah. Selain itu, hasilnya digunakan untuk kepentingan diri sendiri dan tidak disetorkan ke kas negara.

Karena itulah, ada rencana melaporkan kasus ini ke polisi agar menjadi efek jera. Mengingat, pelaku yang disebut merupakan warga Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, itu diduga telah berulang kali diingatkan untuk tak melakukan penarikan.

“Nanti kami berkoordinasi dengan Disparpora, dengan polres juga. Rencana, hari ini (kemarin, Red) melaporkan supaya ada efek jera. Karena kami sudah berkali-kali mengingatkan,” ujarnya, saat dikonfirmasi seusai Zoom Meeting di Kantor Disparpora Bondowoso.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Lagi-lagi muncul keluhan tentang Taman Wisata Alam (TWA) Kalipait. Padahal permasalahan ini sudah mencuat sejak bertahun-tahun. Namun, tidak juga terselesaikan. Seakan menjadi masalah klasik yang terus membelit.

Tahun ini, pungli di TWA Kalipait mencuat karena pada saat seluruh wisata melaksanakan SE bupati untuk tidak beroperasi, justru Kalipait tetap ramai. Bahkan, penjaga yang memungut karcis ilegal juga stand by. Akhirnya, kasus ini diangkat oleh Disparpora Bondowoso dan BKSDA Wilayah III Jember.

Plh Kepala BKSDA Wilayah III Jember Purwantono mengatakan, tindakan penarikan tersebut masuk pungutan liar. Karena tidak sah. Selain itu, hasilnya digunakan untuk kepentingan diri sendiri dan tidak disetorkan ke kas negara.

Karena itulah, ada rencana melaporkan kasus ini ke polisi agar menjadi efek jera. Mengingat, pelaku yang disebut merupakan warga Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, itu diduga telah berulang kali diingatkan untuk tak melakukan penarikan.

“Nanti kami berkoordinasi dengan Disparpora, dengan polres juga. Rencana, hari ini (kemarin, Red) melaporkan supaya ada efek jera. Karena kami sudah berkali-kali mengingatkan,” ujarnya, saat dikonfirmasi seusai Zoom Meeting di Kantor Disparpora Bondowoso.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/